http://www.kompas.com/kompas-cetak/0709/12/utama/3832721.htm

SIDANG ISBAT


Kamis, 13 September, Awal Ramadhan 

Jakarta, Kompas - Sidang isbat yang dilakukan pemerintah bersama ormas Islam 
memutuskan awal Ramadhan 1428 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 13 September. 
Ketetapan ini dibuat setelah mendengarkan masukan dari berbagai ormas Islam dan 
kesaksian di 45 lokasi pemantauan di seluruh Indonesia. 

"Saat ini semua sudah punya arah yang sama, tetapi memang ada kekhawatiran awal 
Syawal bisa tidak sama. Karena itu, kami berharap akan segera ada kriteria yang 
bisa disepakati bersama yang akan dipakai dalam sidang isbat," ujar Menteri 
Agama Maftuh Basyuni seusai sidang isbat di Jakarta, Selasa (11/9). 

Sidang isbat antara lain dihadiri Menkominfo Mohammad Nuh, Ketua Majelis Ulama 
Indonesia Umar Shihab, Ketua PBNU Chotibul Umam, Sekretaris PP Muhammadiyah 
Goodwill Zubair, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Tarmizi Taher, Wakil Ketua 
Komisi VIII DPR Yoyoh Yusro, anggota Badan Hisab dan Rukyat Departemen Agama, 
serta wakil dari berbagai ormas Islam. 

"Kami berharap kriteria yang diharapkan itu bisa segera terwujud agar persatuan 
umat tetap terjaga," ujar Maftuh. 

Jamaludin dari Lapan yang juga hadir mengkhawatirkan ketiadaan kriteria tentang 
hilal. Pasalnya, samanya keputusan awal Ramadhan kali ini bukan karena adanya 
kesepakatan, melainkan karena posisi hilal secara astronomi tidak dapat 
dilihat. 

"Selama tidak ada kesepakatan tentang kriteria hilal, selama itu pula ilmu 
pengetahuan bisa berbeda dengan ahli hisab. Kami yang memakai teropong tidak 
melihat hilal, bisa kalah dengan kiai yang mengatakan melihat hilal," ujarnya. 

Mohammad Nuh mengatakan, keterlibatan Depkominfo dalam sidang isbat hanyalah 
pendukung, dan Depkominfo memiliki kemampuan teknologi informasi yang dapat 
dimanfaatkan. 

Ketua Lajnah Falaqiah Nahdlatul Ulama (NU) Ahmad Ghozali mengatakan, NU tidak 
pernah membuat keputusan tentang awal Ramadhan yang mendahului keputusan sidang 
isbat. 

Ia menambahkan, Muhammadiyah yang sudah melakukan rukyat di Yogyakarta dan 
pertemuan internasional, sepakat awal Ramadhan jatuh Kamis. "Kami bahagia awal 
Ramadhan kali ini bisa bersama-sama dan besok malam kita akan sahur," ujarnya. 
(MAM) 

Kirim email ke