Didik, "maksud elo,...apa?" satu sisi elo nolak bagi yang merokok, satu sisi 
elo malah mendukung yang merokok?..
Gue jadi bingung, kenapa ya orang seperti elo tuch bisa tinggal di bali?...,

alasan gue begini karna
orang yang seperti elo ini orang "Provokator". Saran gue untuk orang bali:
tolong deh awasi orang yang seperti ini!!!.
Tentang rokok ini solusi dari Gue  :
1. Tolong ditambah warning (peringatan) di tulisan kotak rokok ini dengan :
    adanya kerjasama pihak Industri rokok dengan seluruh pihak PEMDA di
negara Republik Indonesia ini
    membuat Suatu PERDA (peraturan Daerah) yang "MEMBERIKAN SANGSI/DENDA
TERHADAP TOKO/WARUNG
    YANG MENJUAL ROKO KEPADA ANAK DIBAWAH 17 TH ATAU PELAJAR!!!"
    contoh :
    misalnya : " SANGSI BAGI WARUNG/TOKO YANG MENJUAL ROKOK KEPADA DI BAWAH
UMUR 18 TH / PELAJAR"
                       SESUAI PERDA NO...../ TH.......
2. DIWAJIBKAN kepada pengusaha rokok memberikan sumbangan/bantuan kepada
pihak Rumah Sakit atau
    Pasien yang disebabkan penyakit karna merokok.
    Ini mungkin dapat di tegaskan di PP (Peraturan Pemerintah) atau KEPMENT
(Keputusan Mentri (yang bersangkutan)) dan bahkan
    kalau bisa KEPRES (Keputusan Presiden)!!!!.

Maaf sebelumnya jika saya sedikit seperti ini. Bukannya saya naif atau
lain-lain, saya hanyalah merupakan salah satu bagian
generasi Persada ini yang kesal terhadap Pemimpin - Pemimpin bangsa ini yang
semakin "Dobrok".
Mulai dari kampus saya sebagai salah satu Activis Kampus ( dan sempat
menjabat salah satu keorganisasian di kampus yang
selalu menjadi Oposisi Senat. Banyak oknum mahasiswa - mahasiswa lebih
kurang jaman saya 12 th yang lalu mahasiswa yang
berjiwa "Sendal Buntut" yang memiliki Oponi - opini "Kompeni" dan berahklak
pada "Bourjuisme".
Saudara - saudaraku, sebangsa dan setanah air satu yang harus kita pendam
dan selalu di buat penghijauan yaitu "Konsukwen".
bagi saya Itulah yang dibutuhkan di bangsa ini!!!!!....!!!!!!

ttd,


Rio Darma Persada.

  -----Original Message-----
  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Behalf Of didik purwanto
  Sent: Wednesday, September 12, 2007 9:31 AM
  To: [email protected]
  Subject: Re: [mediacare] Pengikut PKS memang tidak merokok



  Kalo katanya Gus Pur (Republik Mimpi), gitu aja koq repot!!!
  Hukum merokok menurut yang saya ketahui adalah makruh. Artinya bagi yang
menjalankan, tidak berpahala. Sebaliknya, yang meninggalkan, malah
berpahala.
  Mo pilih mana?
  Masa dikasih pahala ga mau?
  Toh, para perusahaan rokok sudah mewanti-wanti, rokok bisa menimbulkan
impotensi dan gangguan janin serta penyakit berbahaya lainnya.
  Masalahnya, bukan kita tidak bisa baca tulisan itu, tapi malas baca karena
saking asyik menikmati rokoknya.
  Ya kalo perusahaan sudah memberi peringatan besar-besar seperti itu, terus
Anda langgar, berarti resiko ditanggung pribadi.
  Ga apalah, saya berterima kasih buat yang merokok. Anda telah menyumbang
pendapatan terbesar dari bea cukai (rokok kan cukainya besar) sehingga bisa
menambah kas negara terlebih di kota/kabupaten tempat perusahaan rokok itu
berproduksi.
  Walau say! a tidak merokok, terima kasih buat Gudang Garam (asal lahir
saya di Kediri Jatim) yang telah membangun sarana & prasarana untuk
keindahan Kediri yang makin BERSINAR INDAH.
  Buat PKS, salut!! teruskan perjuanganmu....

  Didik
  Salam dari Bali



  andree stroo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Saat saya dulu bergabung di PKS memang di larang keras merokok. Sebab
saat itu saya masih duduk di kelas 5 SD.

    PKS yang saya maksud adalah Patroli Keamanan Sekolah, yang membantu
teman-teman menyeberang jalan...he...he...he...

    respati putra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
      menurut saya ini bahasan yg bodoh dan dicari2, apakah salah kalau
tidak merokok? apakah ada kaitannya tdk merokok dengan partai? merokok atau
tdk adalah hak azasi bukan? saya ingin bertanya pada anda semua, apa sih yg
anda takuti dari PKS? padahal anda belum mengenal betul mereka, ibarat
menilai isi rumah orang lain tapi anda hanya menilai dari sebrang jalan yg
gak mungkin anda dapat melihat apa isi di dalam rumah tersebut....


      ----- Original Message ----
      From: Widi <[EMAIL PROTECTED]>
      To: [email protected]
      Sent: Saturday, September 8, 2007 11:05:11 AM
      Subject: Re: [mediacare] Pengikut PKS memang tidak merokok


      kok mirip dengan jawaban2 pak Wido beberapa bulan yang lalu mengenai
mengenal PKS ya?
      meskipun waktu itu topiknya bukan mengenai merokok.
      atau kader2 PKS memang mendapat training begitu?

      salam,
      widi

Kirim email ke