Hahaha, kalau masyarakat di Jawa sebagian besar tidak kebagian siaran
favoritnya baru seperti kebakaran jenggot. sampai2 urusan bisnis tayangan
seperti ELP ini diurus oleh Depkominfo dan KPI. Bahkan sampai menjadi urusan
KPPU! Luar biasa. Apa iya urusan tayangan langsung EPL ini dapat
dikategorikan sebagai "KEPENTINGAN PUBLIK"? Yang benar saja.

Ketika berkali-kali masyrakat di luar Jawa, terutama yg daerahnya tidak ada
pemancar TV swasta seperti RCTI, SCTV, dll tidak bisa menikmati siaran2
langsung olahraga semacam Piala Dunia baru2 ini karena SCTV memblok siaran
tsb sehingga tidak bisa diterima lewat parabola, bukan termasuk kepentingan
umum, ya, Bapak2 di Depkominfo dan KPI?

Masyarakat luar Jawa, seperti Papua sangat haus atas hiburan. Salah satunya
adalah lewat siaran2 TV swasta, yang karena di daerahnya tidak ada pemancar
TV swasta, maka mereka biasanya menangkapnya via parabola.

Masyarakat Papua adalah masyarakat yang dikenal dgn "gila sepakbola." Dapat
dibayangkan bagaimana gundahnya masyarakt di sana ketika sekalipun sudah
punya parabola tetapi tidak bisa ikut menyaksikan Piala Dunia karena SCTV
sebagai pemegang lisensi hak siarnya membloknya? Sampai2 sebagian masyarakat
asli Papua bereaksi berlebihan dgn berteriak: "Kalau begini terus, jangan
heran orang Papua minta M !" (M= Merdeka).

Seebenarnya, bukan hanya masyarakat Papua, sebagian besar masyarakat di luar
pulau Jawa dan kota2 besar lainnya di Indonesia Barat, tidak bisa ikut
menyaksikan siaran langsung Piada Dunia tsb, kok tidak ada ribut2 seperti
sekarang ini?

Apa bedanya, ya?


Tolong dijawab.



----- Original Message ----- 
From: "radenayu asli" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, September 12, 2007 11:23 PM
Subject: Re: [mediacare] KPI awasi konspirasi media global (www.bisnis.com)


> Kenapa sih harus ribut-ribut? Dunia bisnis memang
> begitu. Ketika Pertamina memonopoli distribusi BBM di
> Tanah Air, koq semua diam? Baru sekarang saja sudah
> masuk perusahaan lain, yang juga asing. Ini sekedar
> contoh. Lebih baik dipikirkan bagaimana harga-harga
> sembako bisa melambung begitu tinggi sekarang ini.
> Bagaimana cara mengatasinya. Ini langsung dirasakan
> rakyat. Jangan belokkan issue ke EPL. Belum pernah
> harga-harga melambung setinggi langit seperti sekarang
> ini dalam sejarah Republik tercinta ini. Bayangkan,
> BBM naik lebih dari 100persen! Baru sekarang. Jadi
> jangan alihkan issue yang lebih substantial itu ke
> EPL.
>
>
>
> --- "socio.pathos" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>> Rabu, 12/09/2007
>> Astro dipaksa buka akses EPL ke publik
>> KPI awasi konspirasi media global
>>
>> JAKARTA: Menkominfo dan Komisi Penyiaran Indonesia
>> (KPI) mengancam
>> akan menghentikan penyiaran Liga Inggris di
>> Indonesia bila hingga
>> akhir bulan ini PT Direct Vision (Astro) tidak
>> segera membuka akses
>> kepada publik dalam penayangan Liga Primer Inggris
>> (English Premiere
>> League/EPL).
>>
>> KPI juga akan mengamati dan memungkinkan adanya
>> konspirasi media
>> global oleh Bos Star TV Rupert Murdoch melalui
>> pembukaan akses kanal
>> Astro ke Lativi dan Antv, yang merupakan grup Star
>> TV milik Murdoch.
>> Hal itu diungkapkan Ketua KPI Sasa Djuarsa Sendjaja
>> menyusul temuan
>> mantan anggota KPI Amelia Hezkasari Day dan
>> kawan-kawan.
>>
>> Sasa Djuarsa mengatakan mengingat banyaknya keluhan
>> dari sebagian
>> besar masyarakat pencinta sepak bola maupun oleh
>> lembaga penyiaran di
>> Indonesia terhadap hak siar EPL oleh Astro, maka
>> Depkominfo dan KPI
>> telah berkoordinasi dalam upaya perlindungan publik
>> secara menyeluruh.
>>
>> "Sambil menunggu keputusan KPPU, apabila dalam batas
>> waktu yang telah
>> ditentukan pihak PT Direct Vision [Astro] belum
>> membuka akses kepada
>> publik, pemerintah bersama KPI akan melakukan
>> tindakan konkret sesuai
>> ketentuan yang berlaku. Itu hasil pertemuan KPI dan
>> Menkominfo,"
>> ujarnya, pada jumpa pers, kemarin.
>>
>> Pemerintah dan KPI sepakat untuk bersama-sama
>> mengupayakan agar
>> kepentingan publik dapat diletakkan di atas
>> segala-galanya.
>>
>> Anggota KPI Bimo Nugroho mengatakan apabila dalam
>> tempo satu bulan PT
>> Direct Vision tidak membuka akses tayangan tersebut
>> bagi publik, maka
>> KPI akan menghentikan penayangan EPL di Astro.
>>
>> "Kalau hingga akhir September Astro tidak membuka
>> akses tayangan Liga
>> Inggris bagi publik, maka kami dapat menghentikan
>> penayangan Liga
>> Inggris oleh Astro. Hal ini ada dalam kewenangan
>> kami, KPI," tandasnya.&#65533;
>>
>> Tiga langkah
>>
>> Langkah-langkah yang telah ditempuh Depkominfo dan
>> KPI guna
>> penyelesaian hal ini a.l. Pertama, Depkominfo maupun
>> KPI secara
>> terpisah telah memanggil PT Direct Vision dan
>> sejumlah lembaga
>> penyiaran berlangganan untuk meminta klarifikasi
>> tentang hak siar Liga
>> Inggris oleh PT Direct Vision.
>>
>> Kedua, Pelaksana Tugas Dirjen Sarana Komunikasi dan
>> Diseminasi
>> Informasi Freddy Tulung mengatakan Depkominfo telah
>> mengirimkan surat
>> kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang
>> isinya meminta
>> KPPU dapat menyikapi ketidakpuasan sebagian besar
>> masyarakat pencinta
>> sepak bola di Indonesia yang tidak dapat menikmati
>> tayangan Liga
>> Inggris dikarenakan hanya disiarkan oleh Astro.
>>
>> Ketiga, surat kepada Astro yang berisi tentang
>> permintaan untuk segera
>> membuka akses kepada publik atas siaran Liga Inggris
>> telah dikirimkan
>> pada 7 September 2007.
>>
>> Sasa menjelaskan pada pekan ini Depkominfo dan KPI
>> pekan ini akan
>> meminta keterangan dari Astro dan Direct Vision
>> menyoal langkah apa
>> yang akan diambil keduanya guna merealisasikan
>> kesepakatan terhadap
>> pembukaan akses tersebut kepada publik.
>>
>> "Temuan mantan anggota KPI Amelia Hezkasari Day itu
>> memang ada
>> kemungkinan dan akan kami amati. Bisa ya, bisa
>> tidak, bahwa Rupert
>> Murdoch ada di balik ini semua dan kemungkinan
>> pembukaan kanal akan
>> diarahkan pada grup Star TV di Indonesia, yaitu
>> Lativi dan ANTV. Kami
>> akan amati prosesnya," ungkapnya.
>>
>> Dia menjelaskan pihaknya akan menawarkan dua
>> alternatif kepada Astro,
>> yaitu kerja sama nonkomersial dengan TVRI yang akan
>> diatur juga soal
>> bagi hasilnya. Dan alternatif lain, yaitu open
>> bidding kepada stasiun
>> televisi free-to-air melalui paket-paket tertentu,
>> bukan keseluruhan
>> tayangan EPL. (sylviana.pravita@ bisnis.co.id)
>>
>> Oleh Sylviana Pravita R.K.N.
>> Bisnis Indonesia
>>
>>
> ------------------------------------------------------------
>> Rabu, 12/09/2007 18:43 WIB
>> Astro siap tawarkan siaran langsung Liga Inggris
>> oleh : Algooth Putranto
>>
>> JAKARTA (Bisnis): PT Direct Vision (Astro Indonesia)
>> sesuai
>> kesepakatan dengan Depkominfo 21 Agustus siap
>> menawarkan program
>> siaran langsung Liga Inggris (EPL) seminggu sekali
>> ditambah siaran
>> tunda dan highlight pertandingan kepada televisi
>> swasta Indonesia.
>>
>> Vice President Corporate Affairs Astro Indonesia
>> Halim Mahfudz
>> mengatakan pihaknya sudah menyampaikan permintaan
>> pemerintah Indonesia
>> guna memberikan akses publik untuk menikmati siaran
>> EPL secara gratis.
>>
>> "Kami sudah sampaikan kepada Astro Malaysia
>> permintaan pemerintah
>> untuk memberikan akses kepada publik itu. Astro
>> Malaysia kemudian
>> menyampaikan hal tersebut kepada ESPN Star Sports
>> (ESS)," tutur Halim.
>>
>> Saat ini anak usaha Walt Disney dan New Corporation
>> Limited, pemilik
>> siaran EPL di Asia-Pasifik itu, sedang mengembangkan
>> paket siaran
>> langsung pertandingan yang akan ditawarkan kepada
>> televisi swasta lokal.
>>
>> Pihak Astro juga berterima kasih pada Komisi
>> Penyiaran Indonesia (KPI)
>> dan Depkominfo karena telah membawa kasus EPL
>> melalui Komisi Pengawas
>> Persaingan Usaha (KPPU) sebagai lembaga yang
>> berwenang menangani
>> masalah dugaan monopoli.
>>
>> Meski demikian Astro membantah tudingan praktek
>> monopoli karena saat
>> ini sudah banyak dilakukan substitusi/pengganti
>> siaran sepak bola
>> selain Liga Inggris di televisi nasional a.l. Liga
>> Spanyol, Liga
>> Italia, Liga Jerman. (tw)
>>
>>



Mailing list:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Blog: 
http://mediacare.blogspot.com

http://www.mediacare.biz


 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mediacare/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke