Basi mas, tetanggaku ada yg istrinya sudah mantap pake pakaian tertutup 
sepanjang waktu tp akhirnya balik lagi ke pakaian normal krn si suami ternyata 
lebih suka memandangi wanita dgn pakaian yg kekurangan bahan kalo lagi jalan di 
mall. Bisa cari bahan perenungan yg lain ga ?



----- Original Message ----
From: Erwin Arianto <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, September 13, 2007 11:44:42 AM
Subject: [mediacare] Wanita yang telanjang

Memasuki bulan ramadhan, semua orang bergegas dan mempersiapkan diri untuk 
berubah, saling memaafkan, menahan diri, para wanita berubah mulai menutup 
auratnya semua berlomba mendapat pahala yang berlimpah… saat ini tuhan sedang 
mengadakan cuci gudang untuk pahala. Seandainya ini bisa berlangsung setiap 
bulan sangat indah dan menggugah. 
 
Dalam pelajaran sewaktu saya SMP seorang guru agama saya sempat berkata salah 
satu tanda kiamat akan dating adalah salah satunya adalah " Bila wanita 
berpakain tetapi seperti telanjang", saat saya kecil saya belum memahami betul 
makna dari pembicaraan guru saya. 
 
Keadaan saaat ini mengingatkan kembali perkataan guru saya tersebut, dimana 
hampir di sudut kota, saya melihat banyak wanita yang memakai pakaian yang 
diesebutkan guru saya tersebut, para wanita memerkan lekuk tubuhmeraka seperti 
tidak berpakaian. Mungkin masalah ini sudah banyak dibicarakan orang, tetapi 
saya hanya ingin mengingatkan kepada para sahabat semua, tentang cara 
berpakaian tersebut. 
 
Efek dari globalisasi mungkin salah satu penyebab kenapa banyak wanita yang 
saat ini terobsesi dengan perkataan seksi, dan cantik. Saya tidak menyalahkan 
bila seorang wanita ingin berpenampilan cantik, karena itu adalah kodrat wanita 
untuk dapat dibilang cantik. 
 
Tetapi apakah cantik dan sexy tersebut harus dengan mengenakan pakaian yang 
terbuka…? Menurut saya tidak. Percaya atau tidak sesuatu yang bernilai mahal 
dan ekslusif biasanya selalu dalam kondisi terbungkus, indah , rapi, sehingga 
menimbulkan kesan ekskusif. Dan sesuatu yang tidak terbungkus identik dengan 
suatu benda murahan. Dalam hal ini saya tegaskan saya   tidak 
mengidentifikasikan wanita yang menggunakan pakaian yang mengundang syahwat dan 
memperlihatkan lekuk tubuh sebagai wanita murahan, penilaian penuh saya 
serahkan kepada para sahabat sekalian. 
 
Sering saya berjalan ke pusat perbelanjaan, saya melihat dari anak kecil, 
sampai usia lanjut yang mengenakan pakaian yang saya sebut pakaian kurang 
bahan, atau pakaian kesempitan, yang menurut saya pakaian-pakain jenis tersebut 
justru di jual dengan harga tinggi, karya designer terkenal., yang menurut saya 
designer adalah orang yang pandai dan ahli dalam merancang pakaian, karena 
meraka harus belajar dan sekolah dulu untuk dapat menjadi perancang pakaian, 
tetapi   menurut saya kenapa hasilnya selalu baju yang kekurangan bahan dan 
kesempitan….  Siapa yang bodoh, perancang busana, atau pembeli pakaian 
tersebut…. Mungki saya lah yang bodoh tidak mengetahui nilai dari pakaian yang 
kurang bahan dan kesempitan tersebut. 
 
Sering saya membaca informasi suatu perkosaan, dan tindakan assusila lainya, 
yang mungkin hasil dari banyaknya pakaian yang kurang bahan dan kesempitan 
tersebut. Wanita yang menggunakan pakain model tersebut dengan bangga memerkan 
bentuk tubuhnya, yang secara tidak sadar dalam bahasa tubuh mereka mungkin 
berkata "lihat lah saya, saya seksi, memiliki bentuk tubuh yang indah, 
pandangilah saya" 
 
Secara kodrati, laki-laki sangat menyukai wanita, karena akan terdapat kontak 
dengan birahi laki-laki bila melihat wanita memerkan bentuk tubuh mereka, 
sehingga bila laki-laki tersebut tidak dapat menahan diri, dan para wanita yang 
menggunakan pakaian kurang bahan dan kesempitan memamerkan tubuhnya. Maka kita 
pun dapat memastikan bahwa tindakan assusila bisa saja terjadi. 
 
Berdasarkan akar budaya, kita bangsa Indonesia adalah bangsa yang menghormati 
kaum wanita, dan menjaga sopan santun, termaksud dalam mengenakan pakaian. Tapi 
saat ini yang anehnya bila kita tidak pakai-pakaian yang kurang bahan dan 
kesempitan akan dibilang kuno, cupu (Culun punya), engga gaul, apakah dengan 
memakai pakaian yang tertutp dan sopan kita dibilang tidak gaul. Tidak kah 
terpikir dengan menggunakan pakaian kesempitan dan kurang bahan, kita dibilang 
gaul, dengan resiko kita bisa digauli paksa oleh penjahat, bisa berupa 
pelecehan seksual, pemerkosaan, dan tindakan asusila lainya. 
 
Hanya sekedar saran kepada para sahabat wanita ku, cobalah pakai-pakaian yang 
sopan, tertutuo sehingga anda akan dihargai oleh laki-laki, dan dengan pakaian 
yang baik wanita akan terlihat anggun. Semoga dapat memberi inspirasi kepada 
wanita. Dan mari kita dukung stop kekerasan dan tindakan yang tidak tercela 
kepada para wanita 
 
Semoga bulan ramadhan ini bisa menjadi awal yang indah untuk memulai perubahan 
dirikita menjadi insan yang baik dan bertaqwa. dan bagi para wanita janganlah 
pamerkan tubuhmu sia-sia 
 
" jagalah auratmu, karena allah membenci wanita yang memerkan auratnya. "
 
" Wanita yang bisa menjaga dan menutup tubuhnya, adalah lebuh berharga dan 
indah dimata Tuhan dan pasti dimata manusia yang memandangnya" 
 
 
Dalam perenunganku, Untuk meningkatkan harkat dan martabat wanita
Cikarang, 13 September 2007 11:38
Erwin Arianto
Main ke blog aku di http://blogerwinari anto.blogspot. com 


-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE
えるウィン アリアンと
Internal Auditor  
PT.Sanyo Indonesia
Ejip Industrial Park Plot 1a Cikarang-Bekasi
------------ --------- --------- --------- ----- 
See my Article On http://blogerwinari anto.blogspot. com/ 



      
____________________________________________________________________________________
Tonight's top picks. What will you watch tonight? Preview the hottest shows on 
Yahoo! TV.
http://tv.yahoo.com/ 

Kirim email ke