Sajak Sajak A. Kohar Ibrahim:
  Kereta Kencana Elka & Terkenang Kerawan-Bekasi
  http://www.bekasinews.com/
   
   
   
  Kereta Kencana Elka
   
  Oleh : A.Kohar Ibrahim
   
   
  dalam rindu
  terkenang masa mesra 
  baru setahun lalu
  dalam gerbong kereta api
  jakarta-cirebon via bekasi 
  lalu ke subang di kampung gunung 
  di sana lah dalam mesjid nyaris rampung
  kita baca doa seraya bersumpah di hadapan allah
  khusuk syahdu mengucap kata-kata akad nikah
  bersaksikan petugas aturan dunia dan agama
  serta para wakil kaluarga tercinta kita
  demi membina keluarga cita-cinta
  sakinah-mawadah-warahmah
  insya allah
  syukur alhamdulillah
  keberangkatan kembali dikau duduk di sisi
  bukan lagi sebagai kekasih melainkan sang isteri
  dalam gerbong kereta api bak kereta kencana 
  dari cirebon ke jakarta via bekasi
  kita telusuri perjalanan cinta-kasih
  dengan keteguh-tabahan sekalian kesabaran
  layaknya hamba tuhan menghadapi segala ujian
  gandeng bergandengan tangan
  seiring seperjuangan
  selama hayat dikandung badan
  hingga menggapai tujuan tertinggi
  di hari nanti
  insya allah
   
  24.08.2007
   
  *
   
   
  Terkenang Kerawang-Bekasi
   
  Oleh : A.Kohar Ibrahim
   
   
   
  kasih, 
  iya memang iya
  dalam direjam rindu
  ku tulis baris baris puitis itu
  pertanda suara
  hatinurani ku
  untuk mu
  dalam menunggu
  juga merindu lelaki mu
  aku
  perantau jauh dari dikau
  nun jauh di hamparan pulau riau
  kasih oh kasih
  dalam mengenang mu
  terkenang aku
  kita duduk mesra dalam kereta kencana
  menelusuri perjalanan akad nikah
  anugerah allah
  jakarta subang pergi pulang
  via bekasi karawang
   teriring iringan sangkala
  bermakna tiada kepalang
  kasih, oh, kekasih
  iya memang iya
  dalam merindu
  dalam mengenang
  detik detik bermakna segala
  terkenang pula kisah kisah romantika
  para pahlawan kemerdekaan berlaga
  di medan juang bekasi karawang
  seperti terpateri puisi abadi
  penyair chairil anwar
  « karawang-bekasi »
  pun rivai apin dalam « elegi »
  penguak takdir kaum pejuang
  rela berkorban jiwa raga
   demi kemerdekaan
  rakyat dan bangsa tercinta
  demi kibar sangsaka merah-putih
  demi gema irama lagu syahdu di angkasa
  indonesia raya
  merdeka
  merdeka
  merdeka
  !
  *
  (25 Agustus 2007)
   
   

       
---------------------------------
 Ne gardez plus qu'une seule adresse mail ! Copiez vos mails vers Yahoo! Mail 

Kirim email ke