Laporan Singkat AirPutih Emergency Response Team
Bengkulu - Sumatera
Updated 16 September 2007 Jam 12.00 WIB

(update regular ada di www.mediacenter.or.id, termasuk foto-foto di
menu Galeri)

AirPutih berangkat ke Bengkulu dengan dua arah gerak.
Pertama, Imron Fauzi dan Indra Wahyudi membentuk gabungan kerja dengan 
Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) yakni Lisa Suroso dan Eric Satyadi.
Tim pertama ini berangkat dari Padang, dilanjutkan perjalanan darat
selama 8 jam lebih ke Mukomuko. Kedua, Ahmad Suwandi, dari Bengkulu,
menelusuri jalur selatan menuju Mukomuko melalui jalan darat bersama
tim medis Departemen Kesehatan.


Kondisi Umum:
Sepanjang jalur darat dari Bengkulu ke Mukomuko, masyarakat tidur di
tenda-tenda terpal apa adanya di depan rumah masing-masing. Banyak
ditemui di Kec. Air Besi, Katuhan dan sekitarnya.
Di Kec. Lais, Di Mukomuko seperti kota mati. Warung-warung dan toko
banyak yang tutup.
Kebanyakan mengungsi ke Satuan Pemukiman Transmigran (SP) 2, SP 3, SP
5 dan SP 6. Karena wilayah-wilayah ini terletak di ketinggian dan
relatif jauh dari pantai, sekitar 15 KM. Sedangkan Mukomuko, sekitar
200 meter dari pantai.

Kebutuhan pengungsi terutama adalah tenda, selimut, obat-obatan dan
makanan bayi/anak.

Laporan Posko Pengungsi:
Klik
http://www.mediacenter.or.id/pusatdata/51/tahun/2007/bulan/09/tanggal/15/id/2506/
Klik
http://www.mediacenter.or.id/pusatdata/51/tahun/2007/bulan/09/tanggal/15/id/2504/


Sarana Telekomunikasi:
Sinyal GSM semua operator (Three belum dihitung, tidak punya kartunya)
bisa.
Telepon PSTN lokal bisa berfungsi, namun jarang digunakan karena hanya
dimiliki oleh instansi-instansi saja.
Ketergantungan pada listrik sangat tinggi, di sisi lain, ketersediaan 
listrik minim. PLN mati. Perbaikan sedang dilakukan.

Koneksi internet menggunakan bantuan warnet Mukomuko (www.mukomuko.net)
yang memiliki VSAT KU-Band.
Koneksi internet Mukomuko tersedia di Polresta, Posko Satkorlak Rumah
Bupati dan Warnet Mukomuko Jl. Sudirman).


Aktifitas AirPutih:

1. Membantu Mukomuko.Net membangun saluran komunikasi darurat berbasis
internet di Posko Satkorlak Kabupaten Mukomuko, di Rumas Dinas Bupati
dan Polresta Mukomuko.

2. Update informasi realtime langsung dari lapangan melalui situs
www.mediacenter.or.id.

3. Implementasi Early Warning System berbasis internet.

4. Memfasilitasi media dan relawan untuk penggunaan internet sebagai
sarana sharing informasi.


Rencana AirPutih:

1. Menuju Mentawai, memfasilitasi saluran komunikasi darurat berbasis
internet.

2. Stabilisasi dan pemeliharaan koneksi internet di Mukomuko.

3. Memasang EWS dan sosialisasi di kamp pengungsian dan wilayah
yang masih terputus jalur telekomunikasinya.

4. Update kondisi Mukomuko dan sekitarnya secara regular melalui

www.mediacenter.or.id.

Referensi Data:
http://airputih.or.id/files/gempa-bengkulu/ : Peta dan data gempa.
http://202.155.61.15/gis/map.phtml : SIGAP, Sistem Informasi Gempa
AirPutih
http://files.airputih.or.id/ews/ : Aplikasi EWS real time
www.mediacenter.or.id : Portal Bencana Alam Indonesia


Ini semua adalah kerja kolaboratif antara:
Mukomuko.Net, warnet di Mukomuko yang adminnya anak Jasakom
(Hi Sto!) Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Kementrian Riset dan
Teknologi, khususnya Pak KK, Menristek, yang telah rela begadang
setiap malam memantau gerak dan membantu peralatan melalui berbagai
vendor serta operator.
Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Jajaran Polisi Resort Mukomuko 
dan Polsek Ipuh, atas tumpangan dan fasilitasnya.
Onno W. Purbo, dengan penyediaan modem 3G-GPRS-nya.
XL, atas kartu SIM-nya yang bisa dipakai online.
IndosatM2, dengan penyediaan hosting semua aplikasi dan data AirPutih.
Ibu Judith M. S., *speechless*
BMG. Indosat, modem GPRS-nya on the way ke Mukomuko.
Departemen Kesehatan, atas tumpangannya menelusuri jalur darat pesisir 
barat.  Semuanya!

Tim AirPutih:
Imron Fauzi (koordinator lapangan, 081574860710)
Indra Wahyudi (pendataan dan upload data, 081511190164)
Ahmad Suwandi (site boy, bukan office boy, 081514440101)
*bukan iklan kalo pake Indosat semua...*

Daftar Kebutuhan Sarana Telekomunikasi:
1. 5 buah Modem GPRS 
Akan dipasang di Posko Satkorlak Mukomuko, Posko Pengungsian Ipuh,
di Media Center Mukomuko dan  kebutuhan mobile unit.
2. 3 buah Genset Portabel
Akan dipasang di Media Center, Posko Pengungsian Ipuh dan back up
mobile unit.
3. 10 buah HT
Untuk diseminasi informasi dari early warning system ke masyarakat.
4. VSAT untuk dibawa ke Mentawai dan stay di Mukomuko.


Jabat erat,

Wandi
------------------
http://wandi.airputih.or.id | www.airputih.tk
Y!M suwandiahmad | HP 081514440101 


Kirim email ke