Dear journalists, 
   
  Mohon dibantu.... 
  Rekan-rekan non jurnalis mungkin bisa bantu dengan memforward pada kolega 
jurnalis. 
   
  Thanks a lot,
  Regads,
  Lia
   
   
   -----------
  Rekan Media, 
  Dengan segala keredahan hati, kami dari SLB Nurani mohon bantuannya untuk 
mem-publish siaran pers ini.
  Terima kasih.
   
  Salam,
  Rakhmatullah
  Ketua Yayasan Nurani
  0856-5919-0808
   
  PRESS RELEASE
  SLB Nurani: Pemkot Cimahi Segera Gusur Sekolah Kami
   
   
  Sekolah Luar Biasa Nurani yang berdiri 1981 itu menampung lebih dari 50 siswa 
tuli bisu, IQ rendah dan autis. Di dalam bangunan yang hanya berukuran 3,5 m x 
13 m, mereka bersosialisasi menambah warna dalam hidupnya. Tanpa kepastian 
nasib, kini bangunan sekolah luar biasa di Cimindi itu segera digusur 
pemerintah kota Cimahi. 
   
  Mengantongi ijin dari Dinas pendidikan Cimahi Selatan--Kabupaten Bandung 
waktu itu--SLB Nurani menempati dua lokal kelas milik SD Pelita Cimindi, pada 
awal berdirinya. Sedangkan Yayasan Nurani yang menaunginya berkantor tidak jauh 
dari sana, berdiri di atas tanah milik pemerintah yang hak pakainya dibeli dari 
pemakai awal, Koperasi Guru Cimahi Selatan. Awal 1990-an, ruang belajar 
pinjaman dari SD Pelita itu akhirnya runtuh diterjang banjir. Anak-anak cacat 
didikan SLB Nurani hijrah bergabung dengan kantor yayasan. 
   
  3 September 2007, Yayasan Nurani tiba-tiba didatangi empat tokoh Pemkot 
Cimahi, yang diantaranya bernama  Ade Permana, dan Zaeni. Mereka menurunkan 
perintah kepada SLB Nurani untuk meninggalkan bangunan, karena tanah sempit 
tersebut akan menjadi bagian dari proyek pembangunan SD Cibeureum Mandiri I. 
"Kami tidak pernah menerima peringatan sebelumnya, tidak juga pernah diajak 
berdiskusi," terang Rakhmatullah, ketua Yayasan Nurani. 
   
  Perintah pengosongan tanpa surat resmi itu tentu saja memaksa yayasan 
menghadap Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, 5 September 2007. Hasilnya, 
Kadiknas Pemkot Cimahi menjanjikan akan meminjami SLB Nurani ruangan untuk 
belajar dan akan mengganti asset yayasan pada anggaran tahun 2008. Janji lisan 
ini tak kunjung berwujud surat, hingga akhirnya Yayasan Nurani lagi-lagi 
menerima perintah pengosongan bangunan, 13 September 2007. 
   
  Perintah kali ini berupa surat resmi dari Sekretaris Daerah (Setda). Di 
dalamnya Setda menyebutkan telah mengirim surat perintah pengosongan bangunan 
sebelumnya, tertanggal 30 Agustus 2007, bernomor 01/PLK/VIII/2007, "Kami tidak 
pernah menerima surat yang disebutkan Setda," tukas Rakhmatullah. Surat 
tersebut menegaskan bahwa bangunan SLB Nurani telah menghalangi jalannya proyek 
pembangunan SD Cibeureum Mandiri I, yang notabene hanyalah salah satu dari 
beberapa SD dalam kompleks sekolah tersebut. 
   
  SLB Nurani, satu-satunya SLB di area Cimindi ini, berharap pemerintah 
menyadari kesamaan pentingnya pendidikan bagi anak-anak cacat dengan anak-anak 
normal. "Kalaupun harus digusur, kami berharap janji Kadiknas Pemkot Cimahi 
dapat diwujudkan dalam bentuk surat perjanjian, agar nasib anak-anak didik kami 
jelas." harap Rakhmatullah. Kini, Rakhmatullah dan anak-anak didiknya berencana 
menggelar do'a bersama, "Kami akan terus berjuang, tanpa melupakan do'a," 
tegasnya. 
     

   
  SLB Nurani/Yayasan Nurani
  Contact Person:
  Rakhmatullah, Drs.
  Ketua Yayasan Nurani
  Jl. Leuwigajah No. 35, Cimindi-Cimahi Selatan
  0856-5919-0808
  [EMAIL PROTECTED] (Rakhmatullah at gmail dot com)
   

       
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.

Kirim email ke