Nampaknya kesadisan manusia masih dibudayakan negara yg dihormati sebagai neagara asal Nabi ini. Sungguh mereka sangat ketinggalan dibanding dengan akhlak manusia di dunia lain. ternyata kemakmuran mereka hanya seperi rejeki nomplok tanpa disertai akhlak manusiawi dan ilmu pengetahuan. Orang kaya yang bodoh (biadab)? mungkin lebih tepat jadi julukan bagi mereka.
Mereka dianugerahi kekayaan minyak, maksudnya agar mereka sedikit terhormat, tapi ternyata tabiat mereka masih tidak jauh dari ciptaan berkaki empat. Salam Roslina Sunny wrote: > > http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=38581&ik=6 > <http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=38581&ik=6> > *Seperti Cerita Bersambung. Di Arab, Pembantu Dianiaya Lagi * > *Minggu 16 September 2007, Jam: 19:40:00 * ** > ** > *JAKARTA (Pos Kota) – Seperti cerita bersambung. Penyiksaan keji > terhadap pembantu rumahtangga (PRT) di luar negeri tak pernah putus. > Belum beres kasus tewasnya dua PRT, seorang pembantu asal Indonesia > kembali diperlakukan keji majikan di Arab Saudi. > > Dr Nora Al Jumaih, anggota Saudi National Society for Human Rights, > semacam Komnas HAM Saudi Arabia, mengungkapkan seorang pembantu asal > Indonesia dianiaya sepasang majikan, 14 September 2007. > > Pembantu yang belum diketahui identitas lengkapnya ini, seperti > dilansir siaran pers LSM Migrant Care, Minggu (16/9), kini tengah > tergolek dalam kondisi kritis setelah menjalani operasi amputasi > tangan dan kaki. > > Penyiksaan keji yang diterima PRT asal Indonesia ini berlangsung > selama satu bulan. Setiap hari, pembantu tersebut dipukuli dengan > batang besi hingga bibirnya robek dan gigitnya copot. Tak puas sampai > di situ, sepasang majikannya kemudian menjemur di tengah terik matahari. > > PROSES HUKUM > Aksi ganas sang majikan sedang dipantau dan ditindaklanjuti Saudi > National Society for Human Rights. Bahkan lembaga ini mendesak adanya > proses hukum terhadap kasus ini. > > Dengan ada informasi ini, Migrant Care mendesak pemerintah terutama > KBRI Saudi Arabia untuk menindaklanjuti dan melanjutkan penuntasan > terhadap kasus empat PRT lain. > > "Migrant Care juga mendukung inisiatif Saudi National Society for > Human Rights memonitor dan menindaklanjuti kasus pelanggaran HAM > terhadap buruh migran di Saudi Arabia," jelas Anis Hidayah Direktur > eksekutif Migrant Care*. > > (agus w) > > Mailing list: http://groups.yahoo.com/group/mediacare/ Blog: http://mediacare.blogspot.com http://www.mediacare.biz Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/mediacare/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/mediacare/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
