nano
biak_papua
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0709/20/opini/3857295.htm
Rekor Koruptor "Top Markotop"
M Fadjroel Rachman
Ban Ki-moon, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, patut diacungi
jempol karena ia meluncurkan program global Stolen Asset Recovery Initiative di
Markas Besar PBB, New York (Senin, 17/9). Korupsi di mana pun di dunia,
termasuk di Indonesia, adalah kejahatan terhadap umat manusia (crimes against
humanity), bukan sekadar kejahatan luar biasa (extraordinary crime). Dan yang
terpenting, korupsi di suatu negara kini bukan lagi masalah negara itu sendiri,
tetapi sudah menjadi kepedulian semua bangsa dan negara di dunia.
"From now on it should be harder for kleptocrats to steal the publics money,
and easier for the public to get its money back," kata Antonio Maria Costa,
Direktur Eksekutif UN Office on Drugs and Crime (UNODC), badan PBB yang
bertanggung jawab atas program Stolen Asset Recovery (StaR) Initiative ini.
Alhasil, Soeharto dan keluarganya kini tak boleh buru-buru senang dengan
putusan Mahkamah Agung yang mengganjarnya ganti rugi Rp 1 triliun atas
kemenangannya terhadap majalah Time yang membeberkan kekayaan keluarga Cendana
ini mencapai miliaran dollar AS, yang diduga hasil KKN selama berkuasa. Menurut
versi StAR PBB, Soeharto menduduki peringkat pertama koruptor dunia,
"menggelapkan" 15 miliar-35 miliar dollar AS.
Korupsi Soeharto
Indonesia ikut menandatangani UN Convention against Corruption (2003), tentu
terikat menyukseskan program StAR. Kehadiran Adiyatwidi Adiwoso, Deputi
Perwakilan Tetap RI untuk PBB, dan Arif Havas Oegroseno, Direktur Perjanjian
Internasional Departemen Luar Negeri RI, menegaskan Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) harus bergerak cepat menuntaskan kasus korupsi yang disorot
Sekjen PBB Ban Ki- moon dan UNODC.
SBY harus bergerak cepat? Karena StAR Initiative PBB (Lihat
http://siteresources. worldbank.org/NEWS/Resources/Star- rep-full.pdf)
menegaskan fokus program pada sepuluh nama, high earning political leaders who
have been accused of corruption and stealing from the people, yaitu (1)
Soeharto, Indonesia (1967-1998), 15 miliar- 35 miliar dollar AS; (2) Ferdinand
E Marcos, Filipina (1972-1986), 5 miliar-10 miliar dollar AS; (3) Mobutu Sese
Seko, Kongo (1965-1997), 2 miliar-5 miliar dollar AS; (4) Sani Abacha, Nigeria
(1993-1998), 2 miliar- 5 miliar dollar AS; (5) Slobodan Milosevic,
Serbia/Yugoslavia (1989-2000) 1 miliar dollar AS; (6) Jean- Claude Duvalier,
Haiti (1971-1986), 300 juta-800 juta dollar AS; (7) Alberto Fujimori, Peru
(1990-2000), 600 juta dollar AS; (8) Pavlo Lazarenko, Ukraina (1996-1997), 114
juta-200 juta dollar AS; (9) Arnoldo Aleman, Nikaragua (1997-2002), 100 juta
dollar AS; dan (10) Joseph Estrada, Filipina (1998- 2001), 78 juta-80 juta
dollar AS. Yang
terakhir ini malah sudah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, sementara
Soeharto masih bisa tertawa gembira ketika diberi tahu ia menang atas Time.
Pengumuman PBB seolah membenarkan laporan Time (Asia) yang menemukan harta
Soeharto Inc senilai 15 miliar-73,4 miliar dollar AS. Keputusan MA jelas
mengancam kebebasan pers nasional dan internasional, ketakberpihakan hukum,
mengabaikan UU Pers, dan menihilkan investigasi empat bulan Time (Asia) di
seluruh dunia melalui cover both sides.
Kebenaran investigasi Time (Asia), selain ditegaskan PBB, juga melalui
tindakan Jaksa Agung Hendarman Supandji menyidangkan Yayasan Supersemar
Soeharto dan Badan Penyangga dan Pemasaran Cengkeh (BPPC) Tommy Soeharto,
selain upaya merebut uang Soeharto Inc, senilai 36 juta euro di BNP Paribas,
cabang Guernsey, Inggris. Walaupun uang 10 juta dollar AS raib entah ke
manadipulangkan atas bantuan dua mantan Menhuk dan HAM, Yusril Ihza Mahendra
dan Hamid Awaludin, tak diusut sama sekali oleh Hendarman Supandjitetapi arah
investigasi Time (Asia), tindakan Jaksa Agung, dan ikrar Sekjen PBB Ban Ki-moon
sejajar untuk melawan korupsi di seluruh dunia.
Korupsi itu kejahatan
Mimpikah mengejar harta koruptor kelas dunia? Filipina membuktikan
ketegasannya, perlu 18 tahun memperoleh 624 juta dollar AS hasil korupsi Marcos
yang disimpan di Swiss. Penulis bertemu Ketua Presidential Commission on Good
Government (PCGG) Heydi Yorac (almarhum) di Manila. Ia mengatakan, "Soalnya
bukan berapa lama atau berapa uang korupsi yang kembali, tetapi Filipina secara
moral menegaskan korupsi itu adalah kejahatan. Korupsi itu salah."
Karena itu, SBY juga harus membentuk komisi nasional semacam PCGG untuk
menuntaskan masalah Soeharto Inc. Rakyat dan dunia pasti mendukungnya.
Joseph Estrada, mantan Presiden Filipina (1998-2001)pencuri kelas dunia
urutan kesepuluh PBB dan hanya mencuri 78 juta-80 juta dollar AS uang
negaradijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada Rabu, 12 September 2007 oleh
Sandiganbayan, pengadilan khusus korupsi Filipina, yang persidangannya enam
tahun lebih.
Kenapa korupsi adalah musuh umat manusia? Ban Ki-moon menegaskan, harta
negara yang dikorupsi dapat membiayai program sosial dan infrastruktur publik.
"Every 100 million dollars recovered could fund full vaccinations for 4 million
children, provide water connections for some 250,000 households, or fund
treatment for over 600,000 people with HIV/AIDS for a full year." Tentu korupsi
Soeharto, jika berhasil dikembalikan ke kas negara, bisa menyelamatkan 120 juta
rakyat miskin Indonesia, yang hidup dengan 2 dollar AS per hari, 40 juta
pengangguran (tertutup dan terbuka), serta ribuan anak-anak busung lapar yang
terancam maut di Nusa Tenggara Timur dan daerah-daerah lain hari ini.
M Fadjroel Rachman Ketua Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Negara
Kesejahteraan (Pedoman Indonesia)
---------------------------------
Real people. Real questions. Real answers. Share what you know.