Pahami Manfat Ibadah, Agar Tidak Asal Melakukannya Sekadar Memenuhi
Kewajiban
“ Seorang Muslim yang mengajarkan cara berwudhu dan mengajarkan shalat
--yang hanya membutuhkan waktu dua atau tiga hari-- tanpa sadar mentransfer
pengetahuan dan metode pengobatan China. Padahal, biasanya proses ittu
membutuhkan waktu lima belas sampai dua puluh tahun.”
Ini bukan pernyataan ngawur. Adalah Magomed Magomedov, Ph.D., yang sampai
pada kesimpulan itu melalui penelitiannya di Departemen Of General Hygiene and
Ecology di Daghesttan State Medical Academy. Selama sepuluh tahun Magomedov
melakukan riset dan penelitian untuk mengungkap keajaiban manfaat penyembuhan
dalam ritual islam, terutama wudhu dan shalat. Dia menemukan bahwa berbagai
gerak fisik serta gerak jiwa dalam ibadah-ibadah itu menyalakan titik-titik
aktif biologis yang menjadi “tombol isi ulang energi bagi organ tubuh”
(BAS--Biologically Active spots).
Temuan Magomedov diakui pula oleh praktisi Terapi Pengobatan Tradisional
Cina Lukman Hakim Setiawan. Selama menuntut ilmu Kungfu--bahkan hingga ke
negeri asalanya China--penulis buku Keajaiban Shalat Menurut Ilmu Kesehatan Cina
(Mizania 2007) ini juga juga telah menemukan berbagai hubungan antara
ibadah-ibadah ritual Islam dengan manfaat kesehatan.
Lebih lengkap pengkajian tentang aspek-aspek ilmu kesehatan Cina dalam
rangkaian ibadah Shalat, ikuti:
Road show dan Bedah Buku
Keajaiban Shalat Menurut Ilmu Kesehatan Cina
Bersama
Lukman Hakim Saktiawan (Penulis, Praktisi Kungfu dan Pengobatan Cina)

Mesjid Bio Farma - Jl. Pasteur Bandung
Kamis, 20 September 2007
Pkl. 12.00 – 14.00 WIB

Talk Show di Klab Baca Qanita - Radio Mustika FM Bandung
Kamis, 20 September 2007
Pkl. 16.00 – 17.00 WIB

Mesjid Raya Bandung (dulu Mesjid Agung) - Alun-Alun Bandung
Jum’at, 21 September 2007
Pkl. 15.00 – selesai

Komplek Kantor BII Jl. Thamrin, Jakarta
Selasa, 2 Oktober 2007
Pkl. 12.00 – 13.30 WIB


Fan Fan F Darmawan

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke