WALHI Tidak Akan Berhenti Berjuang Memerangi Kejahatan Lingkungan Harian The Strait Times dan Senat Australia telah menanggapi keberatan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) atas kesalahan pemberitaan harian tersebut pada tanggal 22 April tahun 2006 yang telah mendiskreditkan WALHI serta tuduhan senator Ian MacDonald yang menyatakan WALHI adalah organisasi yang terkait atau beraliansi dengan organisasi teroris di Indonesia. The Strait Times menulis judul koreksinya berdasar surat Walhi dengan judul: WALHI Has No Links With Terorism (http://www.straitstimes.com/ST%2BForum/Story/STIStory_158901.html)
Surat keberatan WALHI atas pemberitaan yang salah dari The Straits Times telah mereka publikasikan pada hari Senin tanggal 17 September 2007. Berita yang mengaitkan WALHI dengan organisasi teroris oleh harian The Straits Times pada 22 April tahun 2006 adalah suatu kebohongan karena tidak didasarkan fakta, serta tidak mengindahkan kaidah-kaidah jurnalisme yang profesional, ungkap Direktur Eksekutif WALHI Chalid Muhammad, Kamis (19/9), pada konfrensi press, di kantor eksekutif Nasional Walhi, di Jakarta. Hadir pada acara itu Ketua Dewan Nasional Johnson Panjaitan dan Ketua AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia) Heru Hendratmoko. Sementara ketua AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia), Heru Hendratmoko, menilai, The Strait Times seharusnya secara profesional dan besar hati untuk meminta maaf atas kesalahan fatal pemberitaannya tersebut. AJI sangat concern terhadap masalah ini. Pers harusnya bisa menjunjung tinggi nilai profesionalismenya terutama dalam hal akurasi beritanya. Dalam kasus ini jelas terlihat kesombongan yang diperlihatkan Strait Times. Apa salahnya meminta maaf secara terbuka karena beritanya yang ternyata salah itu telah menimbulkan character assasination bagi Walhi. Bukannya hanya memasang hak jawab Walhi dalam medianya, dan menganggap persoalan ini selesai. Yang menulis beritanya, kan, mereka. Mereka seharusnya yang mengkoreksi dengan membuat beritanya lagi yang benar kemudian meminta maaf, tandas Heru yang juga hadir dalam acara konfrensi press itu. Berita selanjutnya: http://www.walhi.or.id/kampanye/cemar/industri/070919_kjhtn_lingk_sp/ Salam hangat, Erwin Usman
