Dan membukakan mata rakyat Indonesia, bahwa kelakuan TKI di Malaysia pun banyak yang busuk. Jadi bila masyarakat Malaysia bayak yang membenci TKI, rakyat Indonesia jangan hanya bisa berteriak "GANYANG MALAYSIA". Tapi juga harus intropeksi diri sendiri, apakah sikap dan kelakuan sebagian besar TKI di sana sudah layak atau belum.
Dan buat pak Irwan, gak perlu sedikit-sedikit bawa2 agama, syariat dan lainnya. Yang perlu dibahas sekarang ini, berapa banyak TKI di sana yang berkelakuan seperti ini. Sangat memalukan dimana ada seorang warga Indonesia yang peduli dengan nasib saudara-saudara TKI di Malaysia, mencoba mencari informasi, malah ternyata menjadi korban bukan dari pihak lain, melainkan dari pihak yang hendak dibelanya, TKI, sesama Warga Negara Indonesia. IRONIS.. dan MEMALUKAN. Apakah masih ada yang bisa berteriak lantang GANYANG MALAYSIA di sini ???? Regards, Paulus T. On 9/22/07, irwank <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Simpati yang mendalam bagi korban.. :-| > Barangkali kejadian ini bisa sedikit membukakan mata kita kenapa agama > 'melarang' seorang wanita melakukan aktifitasnya sendirian.. tanpa > ditemani > muhrimnya.. Ok, mereka melakukan pekerjaan (yang halal) dsb.. > > Ajaran agama (yang membahas ini) gak jelek seperti yang dihembus"kan > sebagian kalangan (kaum feminist dan pendukungnya).. kalaupun ada > yang salah, barangkali implementasinya.. tapi semangatnya tetap benar > dan bukan untuk ditentang.. > > Mudah"an ini menjadi pelajaran dan teguran bagi kita semua.. bahwasanya > jangan sampai terlalu percaya dengan orang lain.. Waspada (sebisa mungkin > hindari peluang terjadinya bahaya) dan tawakal (berserah diri kepadaNya) > lebih utama dari PD.. > > Segitu wartawan bisa kena juga.. gimana TKW dengan pendidikan yang ala > kadarnya ya? Bikin ngenes aja.. :-| > > CMIIW.. > > Wassalam, > > Irwan.Ki >
