Buat kawan kawan di KUK... jalan aja terus...biarin aja mereka yang menggonggong,macam tidak ada kerjaan....mereka tidak pernah berbicara "prinsip" yang bertentangan...tetapi lebih pd masalah eksistensi subyektif pribadi...kalian mampu memberikan warna pd budaya saat ini...publik yang akan menilai...so gak usah kuatir...apalagi yang mau pake pisik segala,emangnya mereka siapee??mau model tentara orde baru segala...yang namanya seni gak bisa di "kerasin"...dengan model apapun... jalan aja...publik mengawasi kalian semua... emde surabaya
BDG KUSUMO <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Terimakasih untuk Pak Mod RD di Media Care untuk kirimannya yg saya frwdkan karena ada konteks sangat interaktif antara ranah politik dan sosio-ekonomis dengan budaya (culture). Terserahlah, yang mana yang "memimpin", ekonomi, politik, budaya atau moral. Upgrade semua itu sangat kita perlukan. Wassalam, Bismo DG ----- Original Message ----- From: radityo djadjoeri To: nayla anggoro ; Rudal Tanggung Anunya ; [EMAIL PROTECTED] ; bdgkusumo ; [EMAIL PROTECTED] ; gongmedia cakrawala ; [EMAIL PROTECTED] ; Visual New Design ; effendi ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; rocky gerung ; gm ; Gola Gong ; [EMAIL PROTECTED] ; hudan ; idawayan ; ilalang ; jokpin ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; I Nengah [Kalki Awatara] Karma ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; Tuty Umayati Kusworo ; manneke ; mariana ; Chavchay Media ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; Kafir Mustopa ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; I Gede Purwaka ; bumi putra ; ahmadun republika ; [EMAIL PROTECTED] ; Mohamad Guntur Romli ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; Putu Suksmanta ; Gali Tegalgendu ; budaya tionghoa ; [EMAIL PROTECTED] ; jantonius tobing ; tspinang ; ayu utami ; viddyad ; [EMAIL PROTECTED] ; Farida Wardhani ; [EMAIL PROTECTED] ; sukmanti wiryawan ; [EMAIL PROTECTED] ; Alwy Sent: Thursday, September 20, 2007 2:40 AM Subject: Surat dari Komunitas Utan Kayu Kami, di Komunitas Utan Kayu, tahu bahwa Saut Situmorang dan sejumlah pendukungnya tak henti-hentinya menyerang kami di internet. Maaf, kami tidak bisa membalas, bahkan belum bertanya, apa alasan kebencian itu. Kami sedang sibuk. Kami baru selesai menyelenggarakan Festival Sastra Internasional di Jakarta dan di Magelang, di bawah Borobudur, dengan sebuah tim yang diketuai Sitok Srengenge. Sementara itu, salah satu tim kami yang lain yang tergabung dalam Kantor Berita Radio (KBR) 68H yang dipimpin Santoso -- sedang mempersiapkan membangun radio komunitas untuk pengungsi korban lumpur Lapindo di Sidoarjo. Ini prioritas kami. Menurut para korban lumpur, masyarakat tidak mendapatkan informasi yang benar tentang nasib pengungsi korban lumpur Lapindo. Targetnya akhir bulan September ini radio itu dapat beroperasi. Radio komunitas itu akan dibangun di pusat pengungsian korban Lapindo di Pasar Baru Porong. Di kawasan tersebut terdapat pengungsi sebanyak 2.305 orang. Jika kami mengerjakan itu, karena kami pernah mengerjakannya. Sebelumnya, KUK telah membangun beberapa radio komunitas untuk situasi darurat akibat bencana alam atau karena keadaan darurat lainnya yang menyebabkan penduduk di sebuah kawasan membutuhkan informasi dengan cepat. Ketika gempa bumi menghantam Yogyakarta, tim KBR 68H dari KUK membangun delapan stasiun radio komunitas, demikian juga ketika bencana alam menimpa kawasan-kawasan lain di Pangandaran dua stasiun radio, Pulau Seribu satu stasiun radio, dan di Bengkulu saat ini telah dibangun satu stasiun radio komunitas. Satu tim lain, dipimpin Ayu Utami, sedang bekerja bersama warga sekitar KUK untuk menghijaukan lingkungan -- meniru semangat dan cara para warga kampung kelas bawah di daerah Palmerah, Jakarta. Beberapa waktu sebelumnya tim kami, di dalamnya ada Goenawan Mohamad, mempelajari metode penghijauan oleh rakyat di wilayah itu. Dalam bulan Ramadhan ini, dengan dituan-rumahi a.l. Mohammad Guntur Romly, setiap Selasa malam kami mengadakan peng-kaji-an pemikiran Al Ghazali, filosof Islam abad ke-11. Sebelumnya telaah Al Farabi dan sebelumnya lagi Ibn Rushd. Dengan mengumumkan itu semua rinciannya akan kami susulkan -- kami ingin menyatakan: di bulan suci ini, kami tidak ingin bertengkar. Kami ingin bekerja baik-baik, dengan kemamuan kami yang terbatas. Mohon maaf kalau kami tidak melayani serangan. Jakarta, 20 September 2007 Goenawan Mohamad dan kawan-kawan. e-mail: [EMAIL PROTECTED] blog: http://mediacare.blogspot.com --------------------------------- Building a website is a piece of cake. Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online. --------------------------------- Got a little couch potato? Check out fun summer activities for kids. --------------------------------- Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, photos & more.
