Betapa parahnya sentimen seniman negerio jiran itu, saya melihat paranoid
akibat perut kenyang mulut tersumbat tak mudah bicara, pa cik buka itu
kekang demokrasi agar rakyatnya lebih dewasa

On 9/24/07, mediacare <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
> ----- Original Message -----
> *From:* Ibenk Maulana <[EMAIL PROTECTED]>
> *To:* [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
> [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
> [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
> [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
> [EMAIL PROTECTED]
> *Sent:* Monday, September 24, 2007 6:35 PM
> *Subject:* [orangmedia] Musisi Malaysia Kembali Protes Musik Indonesia
>
>  *Musisi Malaysia Kembali Protes Musik Indonesia*
>
>
> Protes penyanyi Malaysia terhadap seringnya radio swasta di negeri jiran
> itu memutar lagu Indonesia terus berlanjut, dengan disiapkannya gugatan oleh
> persatuan penyanyi dan pencipta lagu Malaysia (Papita).
>
> Presiden Papita, M Daud Wahid, kepada koran Berita Harian, Selasa (18/9),
> mengatakan sudah menunjuk pengacara untuk membuat surat gugatan atas surat
> bantahan para pengusaha radio swasta.
>
> Sebelumnya, para pengusaha membantah tuduhan para artis Malaysia yang
> menyebutkan bahwa mereka lebih banyak memutar lagu-lagu penyanyi atau grup
> musik Indonesia dibandingkan Malaysia.
>
> Dalam suratnya, Papita akan menyatakan kekecewaan terhadap radio swasta
> yang lebih sering memutar lagu Indonesia dibandingkan lagu Malaysia.
>
> "Apabila memorandum itu siap, Papita akan menyerahkannya kepada
> Kementerian Tenaga, Air, dan Komunikasi dan ahli Parlimen supaya isu
> penyiaran lagu dari Indonesia yang mendapat keutamaan oleh radio swasta
> diberikan perhatian dengan sewajarnya," kata M Daud Wahid sebagai dikutip
> harian itu.
>
> Daud mengatakan, untuk saat ini, Papita tidak akan membuat rundingan atau
> perbincangan dengan organisasi musik Indonesia.
>
> Ia menegaskan istilah Malaysia dan Indonesia mempunyai hubungan budaya
> serumpun hanyalah retorik saja, karena hal itu hanya satu konsep yang
> menarik di atas kertas, tetapi secara praktiknya negara Malaysia yang lebih
> banyak mengalah dengan karyawan seni dari negara seberang.
>
> Sebelumnya Papita sudah membuat perjanjian dengan organisasi yang menjadi
> naungan musisi Indonesia di Malaysia, agar mereka juga memberikan dukungan
> kepada para musisi Malaysia yang hendak mencari peluang di sana. Tapi mereka
> tidak berbuat apa-apa.
>
> "Jadi Papita sekarang akan banyak bertindak dari sini saja. Kita juga akan
> mendesak pemerintah, agensi, stasion radio, dan televisi, supaya tidak mudah
> membawa penyanyi dari Indonesia," kata Daud.
>
> http://gatra.com/artikel.php?id=107937
>
>
> --
> ibenk maulana | announcer & music director | radio swara blok m 106.9 fm |
> 081525950108 | [EMAIL PROTECTED] |
>
>  ------------------------------
>
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG Free Edition.
> Version: 7.5.488 / Virus Database: 269.13.30/1025 - Release Date:
> 23/09/2007 13:53
>
>  
>

Kirim email ke