Dear milisers,

cross-posting dari milis tetangga, tentang stasiun TV lokal baru, nama-nya DA 
AI TV (baca: ta ai = great compassion)

Note: forwarded message attached.

Hindra 
Journalist of The President Post
Menara Batavia 25th fl. 
Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 26 
Phone. +62 21 572 7337 
Fax. +62 21 572 7338 
   
    may i never get too busy in my own affairs 
  that i fail to respond to the need of others 
  with kindness and compassion


       
---------------------------------
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, 
photos & more. 
--- Begin Message ---
FYI : alumni kita yang sudah di Tzu Chi :
drg. Delidanti ('88)
drg. Venita ('89)
dr. Kusuma (?)
dr. Kurniawan (kemarin gua telp nanya RSKBnya dia lagi ada di 
Padang, kayaknya lagi bantu korban gempa di sana).

Siapa lagi menyusul?
Hai, Roy!  Kata Deli : "Kapan elo mau gabung?" :)

Mantap!  Itu komentar gua waktu nonton sebagian program DAAI TV.  Di 
tengah2 acara tv nasional kita yang 'ndeso', program DAAI bagai 
setitik embun di tengah padang pasir.  Gak diskriminasi, gak ada 
mata melotot, gak ada air mata cengeng, gak ada baku-hantam, gak ada 
cewek cantik bloon yang pasrah menunggu pertolongan pangeran tampan.

Tolong temen2 bantu sebar-luaskan.  Jakarta 59 UHF. Medan 51 UHF.

BEnar-benar membabat habis kegagalan 1 generasi dan menumbuhkan 
generasi baru.  Bukan dengan pedang, tapi dengan cinta kasih.

Yang gua tahu dari temen-temen gua sekitar Rumah Susun Cinta Kasih 
Tzu Chi dan gua lihat sendiri:
1. Guru2 di Sekolah CKTC tidak boleh marah, bahkan terhadp murid 
yang sangat nakal sekalipun!  Seorang guru temen gua, orang BAtak, 
gak sanggup, mengundurkan diri.  Kalo gua, jelas gak sanggup. 
He..he.he...
2. Sekolahnya murah, cuma Rp10ribu/bulan untuk penghuni Rumah Susun 
dan Rp 50ribu/bulan untuk di luar penghuni.  Fasilitas lengkap!  Ini 
kata dr. KUrniawan.
3. Komplek rusun dan sekolhanya BERSIH.  Gua lihat sendiri.
4. Perlengkapan Rumah Sakitnya modern.  Gua sekarang langganan 
berobat gigi ke Deli.  Dekat & murah! :)
5. Sangat menghargai adat-istiadat dan keyakinan lokal.  Jadi mudah 
diterima di mana pun.  Penghuni rusunya mayoritas muslim, dan dalam 
jangka waktu tertentu mereka memanggil da'i untuk memberi siraman 
rohani penghuni rusun yang muslim.  

Di luar Indonesia, program ini sudah memetik hasilnya.  Di Meksiko, 
sudah 1 generasi.

Mudah-mudahan di sini juga berhasil. Kita doakan, yuk!
> ---------------------------------
> Shape Yahoo! in your own image.  Join our Network Research Panel 
today!
>



--- End Message ---

Kirim email ke