----- Original Message ----- 
  From: Sutanto 
  To: Orangmedia 
  Sent: Wednesday, September 26, 2007 12:54 PM
  Subject: [orangmedia] Metro TV Sabet Empat Nominasi ATA 2007



  Metro TV Sabet Empat Nominasi ATA 2007 
  Republika, 26 September 2007

  Metro TV kembali mendulang penghargaan. Stasiun TV berita ini mendapatkan 
empat nominasi dari ajang Asian Television Awards (ATA) 2007. Dua nominasi di 
antaranya diberikan kepada dua presenternya yakni Najwa Shihab dan Kania 
Sutisnawinata. 
  Henny Pupitasari, humas Metro TV, menjelaskan keempat nominasi yang didapat 
dari ajang ATA 2007 itu berasal dari kategori Best Current Affairs Presenter 
yang diberikan kepada Najwa Shihab dalam program Today's Dialogue bertajuk 
Melawan Amandemen UUD 1945. Dan, Sutisnawinata yang memandu program Indonesia 
Now dimasukkan ke dalam salah satu nomine Best News Presenter or Anchor. 

  Selain dua presenter, ajang ATA 2007 ini memberikan pula harapannya kepada 
film dokumenter Suster Apung (The Floating Nurse) yang masuk dalam kategori 
Best Documentary Programme. Kemudian lagi sebuah program semidokumenter 
berjudul Tragedi Senopati -- 200 jam bertarung nyawa -- masuk juga sebagai 
salah unggulan dari kategori Best National History or Wildlife Programme or 
docu-drama. 

  ''Bagi kami empat nominasi dari ajang ATA ini menjadi penghargaan yang luar 
biasa. Harapan kami pun sangat besar semoga saja dari keempat nominasi ini ada 
yang berhasil membawa trofi ke Tanah Air,'' kata Henny dalam perbincangan 
melalui saluran telepon di Jakarta, Selasa (24/9). 

  Tingkat Asia Pasifik

  Asian Television Awards adalah suatu kompetisi program dan produksi televisi 
tingkat Asia Pasifik yang telah berlangsung sejak 1996. Para juri Asian 
Television Awards berasal dari berbagai media penyiaran di Asia Pasifik. Untuk 
tahun ini, ajang ATA bakal memberikan penilaiannya terhadap berbagai program 
yang dikelompokkan ke dalam 29 kategori. Puncak acara ATA 2007 bakal 
dilaksanakan pada 29 November 2007 di Suntec Convention Hall Singapore.

  Henny menjelaskan Metro TV telah terlibat di dalam ajang ini sejak 2002 lalu. 
Saat itu stasiun TV ini langsung menorehkan tinta emasnya setelah Sandrina 
Malakiano terpilih sebagai runner-up Best News Presenter. 

  Setelah terpilihnya Sandrina, lanjut Henny, hampir setiap tahunnya televisi 
yang memfokuskan penyiarannya pada berita ini ternyata selalu mampu menempatkan 
programnya meraih penghargaan dari ajang ini. Di antaranya, pada 2005, program 
berjudul Para Pemberani di Tengah Tsunami mendapatkan penghargaan Highly 
Commanded dari kategori Best Documentary Programe. 

  Gelar serupa didapat pula oleh dua orang kru Metro TV, Meutya Hafidz dan 
Budiyanto. Kisah presenter dan kameramen Metro TV yang disandera di wilayah 
konflik Irak itu pernah pula diganjar penghargaan bergengsi dari ajang ini. 
Lalu pada 2005, program dokumenter dari ajang Eagle Awards berjudul Joki Kecil 
pernah pula membawa trofi juara dari kategori Best Documentary. 

  Henny menjelaskan, obsesi tahun ini pihaknya masih tetap besar terhadap 
keempat nominasi yang diberikan kepada program Metro TV. Apalagi di tahun ini 
persaingan antartelevisi Asia Pasifik semakin ketat. ''Kami akan tetap berusaha 
dan berdoa semoga keempat nominasi ini bisa menjadi juara,'' kata dia dengan 
penuh harap. 

  Bagi Metro TV, masuknya keempat program dalam daftar nominasi terbaik dari 
ajang ATA 2007 ini semakin melengkapi prestasi yang didapat stasiun televisi 
ini di sepanjang 2007. Sebelumnya, salah satu program parodi unggulan, Republik 
Mimpi, mendapatkan penghargaan dari Aliansi Junalistik Independen Awards 2007. 

  Film dokumenter Suster Apung sebelumnya mendapat tiga penghargaan termasuk 
sebagai Film Terbaik dalam Festival Film Dokumenter Eagle Awards 2006. Selain 
sebagai Film Terbaik, film ini juga meraih penghargaan dalam kategori 
Sinematografi Terbaik dan Favorit Pemirsa. 

  Eagle Awards 2006 merupakan festival film dokumenter keduakalinya yang 
diselenggarakan Metro TV. Festival film ini digelar untuk memberi kesempatan 
bagi generasi muda berbakat dalam mengembangkan kreativitas dalam pembuatan 
film dokumenter. (akb) 


   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.488 / Virus Database: 269.13.30/1030 - Release Date: 25/09/2007 
8:02

Kirim email ke