Rabu, 26 Sept 2007, JAWA POS
Soetrisno Buka Puasa dengan Gus Dur 

  
Ajak Safari ke Kantong-Kantong NU di Jatim
JAKARTA - KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kembali membuat pernyataan yang 
memanaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurut Gus Dur, SBY gagal 
menjalankan tugas melindungi rakyatnya dari ancaman gempa.

"Bagi saya, SBY bukan lagi presiden. Kenapa? Karena baik di Bengkulu maupun di 
Padang, dia gagal mengorganisasi masyarakat mampu menolong dirinya sendiri,"’ 
ujar Gus Dur saat buka puasa bersama dengan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir di 
Hotel Crown, Jakarta, kemarin.

Selain kecewa penanganan gempa, Gus Dur juga menilai SBY kurang bisa melindungi 
warga negara, khususnya kaum minoritas. Hanya karena dianggap berbeda keyakinan 
dan syariat, sebuah komunitas dianiaya oleh komunitas lain.

"Di Tasikmalaya, ada masyarakat yang tidak terlindungi oleh negara. Masyarakat 
dianiaya oleh kelompok lain dan negara membiarkan. Itu sudah menyalahi 
konstitusi," tandasnya.

Dalam pembicaraan dengan Soetrisno Bachir, Gus Dur yang juga ketua umum Dewan 
Syura PKB menyebut dirinya banyak kesamaan sikap dan pandangan dengan ketua 
umum PAN itu. 

Soetrisno tidak merespons Gus Dur. Dia menyebut hanya mengajak Gus Dur buka 
puasa untuk minta izin mau berkeliling ke warga nahdliyin, khususnya di Jatim. 

"Saya beri tahu Gus Dur akan keliling ke daerah-daerah nahdliyin. Sekarang 
tidak ada halangan lagi, apalagi ayah saya orang NU. PKB dan PAN juga sama-sama 
inklusif dan pluralis. Tak ada jarak lagi antara NU dan PAN," tegasnya.

Gus Dur mengaku tidak keberatan. Dia bahkan akan keliling bersama Soetrisno ke 
kantong-kantong NU. "Saya tak keberatan warga NU masuk ke PAN, cuman apa mereka 
(warga NU) mau," kilahnya. (adb)





       
---------------------------------
 Yahoo! Answers - Get better answers from someone who knows. Tryit now.

Kirim email ke