Kok ya ada orang mengagung-agungkan diri sendiri seperti Viddy. Saya jarang membaca orang-orang yang begitu bangganya diundang ke sebuah acara, dengan skala tingkat lokal pun.
salam radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Link: http://artculture-indonesia.blogspot.com/2007/10/viddy-ad-daery-akan-mengonceki.html mediacare <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Berikut Siaran Pers dari Viddy AD Daery yang dia tuliskan sendiri: Posted by: Anuv Chaviddy, Lamongan E-mail: [EMAIL PROTECTED] Kabar Perang Sastra Indonesia ditunggu berdebar di Malaysia UNDANGAN BUDAYAWAN LAMONGAN-INDONESIA SEBAGAI PEMBICARA DI SEMINAR ANTARBANGSA KEBUDAYAAN MELAYU-MALAYSIA (SAKM â 2007) di Hotel Vistana,Kuantan, Pahang, Malaysia 26-28 Oktober 2007 PENDAHULUAN Seminar Antarbangsa Kebudayaan dan Kesusastraan Melayu (SAKM) adalah seminar bergengsi internasional, karena menampilkan pakar-pakar dari seluruh dunia. Nama-nama besar di dunia kajian kebudayaan dan kesusastraan Melayu seperti Prof. Amin Sweeney, Ulricht Kratz, Monique Zaini Lajoubert, Liauw Yock Fang, Harry Aveling, Shahnon Ahmad, Mohammad Haji Salleh dan sebagainya pernah menjadi pembicara dalam forum ini. Jadi, ini forum terhormat yang diselenggarakan pemerintah Malaysia via Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP) Malaysia bekerjasama dengan Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM). Dalam SAKM yang ke IX kali ini, bertema : âKesusastraan Melayu Nusantara pasca Merdekaâ, diselenggarakan di kota Kuantan, Pahang, Malaysia, juga mengundang budayawan dan sastrawan Lamongan kelas Asia Tenggara, yakni Viddy AD Daery atau Drs. Anuf Chafiddi, sebagai salah satu pembicara yang ditunggu-tunggu, karena kali ini akan membicarakan: âKondisi Perang Sastra Indonesia yang terjadi akhir-akhir ini, antara aliran sastra moral melawan aliran sastra seks dan atheisme yang banyak terbit di koran maupun buku-buku akhir-akhir ini.â Disamping mempertimbangkan popularitas Viddy di kawasan Asia Tenggara, panitia juga mempertimbangkan Viddy sebagai pelaku perang sastra itu sendiri, dimana sastrawan Lamongan itu memihak sastra moral yang berlandaskan kebenaran agama dan moral bangsa serta kearifan lokal. Dari beberapa email yang datang dari Malaysia, ketika mengetahui Viddy akan bicara mengenai âPerang Sastra Indonesiaâ, maka SEAKAN-AKAN tema Viddy merupakan tema yang akan paling ditunggu oleh publik Malaysia, karena perang sastra di Indonesia kali ini merupakan tonggak penting karena merupakan peperangan aliran moral melawan aliran seks dan amoral, sedangkan di Malaysia sendiri, masalah MORAL adalah soal yang amat penting karena menyangkut JATIDIRI dan HARGA DIRI BANGSA. Viddy dilahirkan di Laren, Lamongan utara,28 Desember 1961, yang kental akan warna santrinya, karena itu warna santri dan tradisi kearifan lokal mewarnai karya- karyanya. Puisinya yang dimuat di KOMPAS memeri/mengungkap latar daerahnya yang penuh genangan air dengan kembang gol/lotus/padma dan rumpun bambu sebagai wilayah bonorowo. Pada tahun 1988, ketika Jawa Pos baru melaju, novelbersambung Viddy yang meledak dan disukai serta ditunggu-tunggu para pembaca Jawa Pos tiap pagi adalah âOpera Gerbangkertosusilaâ yang meramalkan Lamongan akan maju seperti di zaman Bupati Masfuk. Ketika hijrah di Jakarta tahun 1991 sampai 2002 sebagai penanggungjawab sinetron TPI, Viddy membuat puluhan episode âKentrung Humor Lamonganâ dengan lakon-lakon lokal Lamongan seperti Kadet Suwoko, Tanjung Kodok, Gua Maharani dan sebagainya, yang melambungkan nama pelawak Bakat Made-ayahanda penyanyi Erie Susan. Ketika berkiprah di kawasan Asia Tenggara (Malaysia, Brunei, Singapura dan Thailand selatan) Viddy berkali-kali mengeksplorasi wilayah Lamongan, termasuk makalahnya di PSN (Pertemuan Sastrawan Nusantara) 14 di Alor Star, Kedah, Malaysia , baru-baru ini dimana makalah Viddy membuka teori bahwa Mahapatih Gajah Mada berasal dari Lamongan (waktu dulu namanya ialah Kraton Pamotan). KEHADIRAN VIDDY DI SAKM IX Dengan demikian, kehadiran Viddy di SAKM IX sangat penting dalam kapasitas: 1.Mewakili nama Lamongan, Jawa Timur dan Indonesia rutin hadir di pertemuan internasional, yang amat ketat seleksinya. 2.Menyuarakan suara daerah dan bangsa, untuk memberi imbangan suara-suara negatif dunia luar yang hanya mendengar dari orang lain mengenai Indonesia. 3.Mempromosikan potensi Lamongan,dan Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya, sebagaimana sudah sering dilakukan Viddy selama ini di berbagai forum internasional dalam berbagai kesempatan. Drs.Anuf Chafiddi atau Viddy AD Daery Jl.Raya Pasar Laren, Laren, Lamongan 62262 HP : 0856 1310 996
