Meratapi Jenazah Secara Berlebihan
www.mediamuslim.info

Salah satu kemungkaran besar yang dilakukan oleh sebagian orang adalah
meratapi jenazah secara berlebihan. Misalnya dengan menangis
sejadi-jadinya, berteriak sekeras kerasnya, meratap mengharu biru
kepada mayit, memukuli muka sendiri, mengoyak ngoyak pakaian,
menggunduli rambut, menjambak-jambak atau memotongnya. Semua perbuatan
tersebut menunjukkan ketidak relaan terhadap takdir, di samping
menunjukkan tidak sabar terhadap musibah.

Nabi Shallallahu'alaihi wasallam melaknat orang yang suka melakukan
ratapan berlebihan kepada mayit. Abu Umamah Radhiallahu'anhu
meriwayatkan, yang artinya: "Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam
melaknat wanita yang mencakar mukanya, merobek-robek bajunya, serta
yang berteriak dan berkata : 'celaka dan binasalah aku" (HR: Ibnu
Majah: 1/505, Shahihul Jami': 5068)

Dan dari Abdullah bin Mas'ud Radhiallahu'anhu, Rasululloh
Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, yang artinya: "Tidak termasuk
golongan kami orang yang menampar pipi, yang merobek-robek pakaian dan
yang menyeru dengan seruan jahiliyah" (HR: Al Bukhari, Fathul Bari:
3/163).

Rasululloh Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, yang artinya:
"Wanita yang meratap, jika tidak bertaubat sebelum ia meninggal,
kelak pada hari kiamat akan dibangkitkan dengan pakaian dari cairan
tembaga dan mantel dari kudis" (HR: Muslim no: 934).

(Sumber Rujukan: Dosa-Dosa Yang Dianggap Biasa, Asy Syaikh Muhammad
Shalih Al Munajjid)


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs www.mediamuslim.info)
Untuk mengirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya kirimkan 
email ke [email protected]

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke