Assalamualaikum Warahmatullohi Wabarakatuh
Mungkin bagi sebagian kita telah berkali-kali mendengar kajian atau
membaca perkara ini. Namun bagi pengirim hal ini sangatlah penting
untuk selalu kita ulangi dan bagi yang belum membaca, tentu InsyaAlloh
akan mendapatkan manfaat, wallahu a'lam
..................................................................................................................................
Pemahaman Tentang "Dimanakah Allah ?"
www.mediamuslim.info

Pertanyaan dimanakah Allah mungkin menggelitik sebagian kita kaum
muslimin, seakan aneh masih membicarakan masalah ini, bukankah jelas
Allah itu dekat sama kita, Allah itu ada dimana-mana selalu menyertai
kita ?.

Inilah sebenarnya kesalahan dalam memahami arti pertanyaan "Dimanakah
Allah ?". Justru pada dasarnya pertanyaan di atas terlontar manakala
apa yang kita pahami selama ini salah. Seringkali kita tidak sadar
bahwa pernyataan Allah itu ada dimana-mana, atau Allah itu dekat dengan
kita tapi tidak bertempat atau yang lainnya itu keliru, sehingga kita
tidak sadar apabila ditanya sesorang akan menjawab dengan mantap
jawaban-jawaban di atas.

Perkara ini bukanlah perkara kecil, pemahaman yang benar tentang
dimanakah Allah menjadi tuntutan mutlak bagi seorang muslim. Kesalahan
fatal dalam memahami ini akan berbahaya bagi diri dan agamanya. Begitu
pentingnya pemahaman keberadaan Allah sehingga menjadikan Rasulullah
melepaskan seorang budak yang bisa menjawabnya.

Pertanyaan selanjutnya adalah dimanakah Allah itu sebenarnya berada ?

Jawabannya sudah jelas sebagaimana dipahami oleh seluruh sahabat,
tabi'in, tabi'ut tabi'in dan seluruh ulama Ahlul Hadits bahwa
Allah itu berada di atas Arsy di atas langit. Apa dasarnya mengatakan
seperti itu ? Berikut kita bawakan tulisan Syaikh Muhammad bin Jamil
Zainu dalil-dalil yang mendukung kenyataan bahwa Allah itu berada di
atas Arsy : Al-Qur'an, Hadits shahih, naluri dan cara berfikir yang
sehat mendukung kenyatan bahwa Allah Subhanahu wa ta'alla berada di
atas 'Arsy.

Firman Allah yang artinya: "Allah yang Maha Rahman bersemayam di atas
'Arsy". (Thaahaa: 5)
Pengertian ini sebagaimana diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari beberapa
tabi'in.

Firman Allah yang artinya: "Apakah kamu merasa aman terhadap yang di
langit? Bahwa Dia akan menjungkirbalikkan bumi bersama
kamu..."(Al-Mulk: 16). Menurut Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhumaa
yang dimaksud dengan "Yang di langit" adalah Allah, sebagaimana yang
dituturkan oleh Ibnul Jauzi dalam kitab tafsirnya.

Firman Allah yang artinya: "Mereka takut terhadap Rabb mereka yang
berada di atas mereka". (An-Nahl: 50).

Firman Allah tentang Nabi 'Isa 'alaihi sallam yang artinya: "Tetapi
Allah mengangkatnya kepada-Nya...".(An-Nisaa:158).

Firman Allah yang artinya: "Dan Dialah Allah (yang disembah) di
langit...".(Al-An'aam:3). Ibnu Katsir mengomentari ayat ini sebagai
berikut, "Para ahli tafsir sependapat, kita tidak akan berkata sperti
ucapan kaum Jahmiyah (golongan yang sesat) yang mengatakan Allah itu
berada di setiap tempat. Maha Suci Allah dari ucapan mereka."

Adapun firman Allah yang artinya: "Dan Allah selalu bersamamu di mana
kamu berada...".(Al-Hadid:4). Maksudnya, Dia bersama kita, mengetahui,
mendengar, dan melihat kita di mana pun kita berada. Apa yang
disebutkan sebelum dan sesudah ayat ini menjelaskan hal tersebut,
seperti keterangan dalam Tafsir Ibnu Katsir Rahimahullahu ta'alla

Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam mi'raj ke langit ke tujuh
dan difirmankan kepada beliau oleh Allah 'azza wa jalla serta
diwajibkan untuk melakukan shalat lima waktu. (HR. Bukhari dan Muslim).

Sabda Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam , "Kenapa kamu tidak
mempercayaiku, padahal aku ini dipercaya oleh Allah yang ada di
langit?" (HR. Bukhari dan Muslim).

Sabda Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam : "Sayangilah
orng-orang yang ada di bumi maka Yang di langit (Allah) akan
menyayangimu." (HR. At-Tirmidzi).

Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam pernah bertanya kepada
seorang budak wanita, "Di manakah Allah?", Jawabnya, "Di langit.",
Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam bertanya lagi, "Siapakah
saya?" Dijawab lagi. "Engkau Rasul Allah" Lalu Rasulullah Shalallahu
'alaihi wa sallam bersabda, "Merdekakanlah ia karena ia seorang
mukminah." (HR. Muslim).

Sabda Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam, "'Arsy itu berada di
atas air, dan Allah berada di atas 'Arsy, Allah mengetahui keadaan
kamu." (HR. Abu Dawud, hasan)

Abu Bakar Ash-Shidiq berkata , "Barangsiapa menyembah Allah maka Allah
berada di langit, Dia Maha Hidup dan tidak Mati," (HR. Imam Darimi
dalam Radd 'alal Jahmiyyah)

'Abdullah ibnul Mubarak Rahimahullahu ta'alla pernah ditanya,
"Bagaimana kita mengetahui Rabb kita?" Maka beliau menjawab, "Rabb kita
berada di atas langit di atas 'Arsy, berbeda dengan makhluk-Nya".
Maksudnya Dzat Allah 'azza wa jalla berada di atas 'Arsy, berbeda
dan berpidah dengan makhluk-Nya, dan keadaan-Nya di atas 'Arsy
tersebut tidak sama dengan makhluk

Para Imam yang empat telah sepakat bahwa Allah Subhanahu wa ta'alla
berada di atas 'Arsy tidak ada seorang pun dari makhluk yang serupa
dengan-Nya

Orang yang sedang shalat selalu mengucapkan Subhana Rabiyal a'laa
(Maha Suci Rabb yang Maha Tinggi). Ketika ia berdo'a juga mengangkat
tangannya ke langit dan menengadahkan wajahnya ke langit

Anak kecil ketika anda tanya di mana Allah dia akan segera menjawab
berdasarkan naluri mereka bahwa Allah berada di langit

Cara berfikir yang sehat juga mendukung kenyataan Allah berada di
langit, seandainya Allah Subhanahu wa ta'alla berada di semua tempat,
niscaya Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam pernah menerangkan
dan mengajarkan kepada para shahabatnya. Kalau Allah berada di segala
tempat , berarti Allah bisa berada di tempat-tempat yang najis dan
kotor. Maha suci Allah dari anggapan yang demikian itu.

Pendapat yang mengatakan Allah berada di segala tempat berarti Dzat
Allah itu banyak, karena banyaknya tempat. Akan tetapi karena Dzat
Allah itu satu dan mustahil banyak, maka pendapat tersebut adalah
batil, jadi jelaslah Allah itu berada di langit, di atas 'Arsy-Nya
dan Dia bersama kita, Mengetahui, Mendengar, dan Melihat kita di mana
pun kita berada.

(Dikutip dengan penambahan yang disesuaikan dari: 'Naashirussunnah'
Al-Imam Syafi'i rahimahullahu ta'ala )


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu "Media 
Muslim Group". (Group Situs www.mediamuslim.info)
Untuk mengirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya kirimkan 
email ke [email protected]

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke