Alaikum salam, Kekurangan fisik? Tenang anda tidak sendiri, banyak orang merasakan punya kekurangan fisik. Gak percaya? Tanya aja ke dokter - terutama spesialis bedah kosmetik, dan tukang salon. Contoh, alis ciptaan Allah yang ada rambutnya dibela-belain dicukur, ganti dengan tatto gambar pecut, gara-gara gak sempurna katanya.
Kalo soal fisik yang sudah dari "sononya" jangan dipikir terlalu pusing. Terima apa adanya. Gimana kalo ada yang mengejek? Tantang aja. Misal hidung kita yang dikritik, tanya dia :"ente bisa bikin hidung persis kayak punya ane?" OK lah kalau kita ga PD dengan fisik. Kita pasti punya keunggulan yang lebih dari orang lain. Ketrampilan misalnya. Kita bisa berbagi dengan orang lain dengan hal itu. Tunjukkan kalo kita juga punya "sesuatu" yang bisa dibanggakan. Tapi bukan untuk ujub dan riya lho. Buktikan meskipun fisik kita kurang, tapi kita masih bisa bermanfaat seperti orang normal lainnya, malah mungkin lebih. OK lah, belajar ketrampilan, tapi apa dong? Gak usah bingung. Sesuaikan dengan kemampuan. Gak bisa pake tangan atau kaki? pakai mata, telinga dan otak. Anda bisa belajar bahasa, kalau mahir, bisa digunakan untuk cari uang. Jadi guru privat atau penterjemah misalnya. Berbahasa bukan kegiatan fisik, tapi lebih pada kegiatan "otak" yang abstrak. Trus kalo perlu untuk menulis bagaimana? Anda gak harus menulis sendiri, cari orang untuk jadi juru ketik/tulis. Lha wong yang punya tangan aja banyak yang pake juru tulis :) Dengan begitu anda berarti membuka lapangan kerja! Ah... itu kan hanya omongan saja, sulit dilakukan... Jangan pernah hidup dibawah persangkaan buruk dari diri sendiri atau orang lain. Anda punya kekurangan bukan berarti anda rendah/remeh. Bisa jadi yang rendah dimata orang justru mulia di hadapan Allah SWT. Ingat kisah seorang sahabat Nabi yang ditertawakan orang karena betisnya yang kecil dan fisiknya yang mungil. Mungkin ia remeh secara fisik, tapi Rasulullah SAW sayang padanya dan senang mendengar Qur'an yang dibaca olehnya. Dan ia pun termasuk salah seorang ahli tafsir. Anda juga harus punya pendirian yang kuat, jangan senantiasa menuruti kata orang. Kebanyakan orang hanya bisa jadi komentator. Anda ke kanan, dia bilang kenapa gak ke kiri? Anda tertawa, dia bilang kenapa tertawa? Anda menagis, dia bilang kenapa menangis saja? Repot.... Quote: *Uzlah (menyendiri) itu baik untuk menjaga diri/dien kita. Tapi berkumpul dengan orang dan bersabar atas mereka hal itu lebih baik. *Batu karang tidak dikatakan kuat karena ia berlindung di belakang pohon bakau. Tapi ia dikatakan kuat karena ia tetap berdiri meskipun diterjang ombak dan badai. Tetap Semangat! wassalam, dija On 1/9/07, putra insani <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
ASS Bergaul mungkin ini juga termasuk kendala yang saya hadapi, mungkin ini di sebab kan oleh banyak nya kekurang fisik yang yang punya karena itu saya merasa beda dengan mereka sehingga saya malu untuk bergaul dengan orang lain, saya memiliki kekurangan fisik yang membuat saya minder dan sangat sensitif dalam pergaulan sehingga saya lebih senang untuk menyindiri, klo bisa sekali lagi saya mohon tuntunan nya untuk menghadaoi ini semua ya Syukron jiddan sebelumnya wasalam
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam Google Groups yaitu "Media Muslim Group". (Group Situs www.mediamuslim.info) Untuk mengirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya kirimkan email ke [email protected] Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi http://groups.google.com/group/mediamusliminfo Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
