Ada masalah ma'ruf yang sudah kita sepakati
kebenarannya seperti banyak sekali tindakan-tindakan
sosial yang masuk ke dalam rukun Islam seperti zakat
dan sebagainya yang telah jelas ditunjukkan dengan
contoh dan petunjuk dari Nabi s.a.w yang shahih. Kalau
anda ingin menggiatkan itu disini dan ingin
mengorganisir hal tersebut tanpa ada pengaruh untuk
kepentingan golongan atau partai tertentu, tentulah
hal itu baik
sekali. Anda dapat memulainya kalau anda mau dalam
forum ini dan saya yakin semua saudara-saudara disini
akan merespon baik. Tetapi yang paling penting adalah
saudara terdekat dan lingkungan terdekat kita yang
menjadi prioritas dan tidak perlu publikasi terhadap
apa yang telah kita lakukan kecuali memang hal
tersebut akan mengundang orang lain untuk berbuat hal
yang sama. Tetapi ada pula orang yang suka beramal
tanpa orang lain tahu samasekali dan itu juga baik
sekali, tergantung kepada pribadi masing-masing cara
mana yang ingin digunakan.


Diluar amal-amal zhahir(lahiriah) yang kita lakukan 
tersebut, ada amal yang sangat penting dan sangat
menentukan yaitu amalan hati atau keyakinan. Keyakinan
yang benar timbul dari pemahamaman yang benar. Sering
sekali terjadi ketika terjadi salah pemahaman kita,
maka akan rusak segala amal kita sehingga tidak
tersisa apapun bahkan tidak akan diterima samasekali
sebanyak dan sekeras apapun usaha yang kita lakukan
dalam amal-amal lahiriah tersebut.


Apakah artinya amal-amal kita yang "kongkrit" seperti
memberi makan anak yatim dan membangun sekolah gratis
bagi anak-anak tidak mampu, tetapi dalam pemahaman
orang tersebut tercemar pemkiran syiah seperti
merendahkah sahabat nabi. 

Dan kemudian sekolah yang didirikan tersebut tidak
diajarkan didalamnya nilai-nilai Islam yang shahih,
malah.. diajarkan/dimasukkan nilai-nilai yang malah
mengkaburkan nilai-nilai Islam seperti nilai-nilai
liberalisme yang disebarkan oleh JIL, na'udzubillahi.

Untuk hal-hal tersebut perlu dibeberkan kepada umat
tentang kekeliruan mereka ini sejelas-jelasnya. Karena
amal-amal "sosial" kita itu akan jadi terhapus dan
tertolak samasekali karena tidak dilandasi oleh dasar
akidah yang baik. Segala upaya harus kita kerahkan
agar pemikiran-pemikiran atau pendapat yang merusak
Islam itu, dibersihkan.., dan kita semua bertanggung
jawab bagi yang tahu apabila hal tersebut salah
semampu kita.

Saya yakin tidak ada disini yang suka dengan
perdebatan yang menyebabkan berkurangnya rasa
persaudaraan kita kalau memang itu muncul dalam hati
kita, tetapi kalau memang hal itu harus dilakukan agar
tetap tegaknya kebenaran dan menjunjung tinggi tauhid,
apapun harus kita lakukan.

Nah, apabila kita nanti tetap tidak bisa menerima
(masing-masing merasa benar) amaka hendaknya kita
kembalikan kepada Al-Quran dan As-sunnah yang
shahih,dan kita coba kita bandingkan pikiran-pikiran
kita dengan pendapat ulama terdahulu kita yang shalih
yang telah kita sepakati mulai dari para sahabat
Rasulullah yang telah disepakati semuanya adalah
orang-orang yang adil, kemudian diikuti tabi'in dan
tabi'ittabi'in dan seterusnya sampai hari ini yang
memegang teguh cara beragama mereka.

Wahai saudaraku, ingatlah bahwa 'ilmu itu adalah
sebelum 'amal perkataan dan perbuatan.(Imam Bukhari) 

Sehingga konsep itu harus jelas sebelum kita berkata
dan beramal. 

Bukan berarti dengan memerangi pikiran batil seperti
syi'ah atau liberalisme dan yag lain2nya, kita ini
jadi lalai dalam 'amal-'amal sosial
lho...

Walloohu 'A'lam



--- budhif Surapati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> ya achwan Yulisar, sepakat dengan pernyataan
> mu.....tapi perdebatan yang menuju kebaikan pun
> tanpa sebuah skema yang tersistematisir dalam
> praktiknya cenderung hanya akan menjadi sebuah
> perdebatan yang menguap tanpa aplikasi.....
> 
> islam sejatinya bukan hanya agama ritual pribadi
> ....tapi islam merupakan sebuah din yang menjelaskan
> kehidupan sosial kemasyarakatan juga,sehingga adalah
> tidak mungkin hanya selesai dengan perdebatan tanpa
> aksi nyata,itu adalah tindakan penafikan keislaman
> yang utuh.....harap di kaji lebih mendalam dengan
> semangat ketauhidan.
> 
> ----- Original Message ----
> From: Yulisar <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Wednesday, April 18, 2007 12:56:59 PM
> Subject: [mediamusliminfo] Re: Balasan:
> [mediamusliminfo] usulan konkrit
> 
> 
> Bung Juhana dachlan,
> 
> Bisa anda berikan contoh, apa tindakan2 konkrit demi
> perubahan hidup yang lebih baik yang saudara maksud.
> 
> Banyak hal dalam syariat ini yang tidak terlihat
> dalam
> bentuk amaliyah. Yang disebut dengan i'tiqad atau
> keyakinan. 'I'tiqad ini adalah hal yang merupakan
> asas
> dari Islam.
> 
> Yang anda dengan debat kusir haruslah jelas, karena
> saya pikir anda berniat menuduh. Tapi kalau anda
> tidak
> jelaskan pada point mana yang menurut anda debat
> kusir
> itu, saya pikir saudara anda tidak akan tahu atau
> salah dalam menyadari pada point mana salahnya. Bisa
> saja menurut anda debat kusir, tetapi sebenarnya
> bukan.
> 
> 
> Umat ini akan akan berada pada keberuntungan selama
> kita beriman yang benar dan saling menasehati dalam
> kebaikan dan saling menasehati dalam kesabara.
> 
> 
> Wassallaam,
> 
> 
> --- Juhana Dachlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Ana setuju sama usul antum.
> >   Tindakan konkrit apa yang antum usulkan?
> >   Segera realisasikan ide2 ahsan dikepala qt, gak
> > perlu debat kusir karena umat sangat membutuhkan
> > tindakan2 konkrit demi perubahan hidup yang lebih
> > baik.
> >   TETAP SEMANGAT !!!
> >   
> > 
> > anjas husain <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >   assalamu alaikum, saya sepakat dengan usulannya,
> > bukankah kontemplasi tanpa aksi adalah onani.  :) 
> > usulannya bagus dan saya sepakat, dan mudah2an
> > teman2 yang lain juga mendukung, dan kalo sudah
> > banyak yang mendukungnya, tinggal kita tentukan
> > teknisnya bagaimana?
> > 
> > 
> > budhif Surapati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:     
>  
> >   perdebatan teori merupakan pengayaan dan
> > pematangan khasanah pemahaman.....
> >    
> >   akan tetapi tanpa aksi nyata......perdebatan
> > hanyalah sebuah kegenitan intelektual....
> >    
> >   apakah kita hanya sebatas melakukan perdebatan
> di
> > alam maya??????
> >    
> >    
> >   apakah tidak ada forum nyata yang dapat
> diwujudkan
> > oleh akhwan & akhwat sekalian
> >    
> >    
> >   sebuah usulan konkrit .....kenapa tidak di
> adakan
> > forum nyata sebagai follow dari forum dunia maya
> > ini....
> >    
> >    
> > 
> > 
> >   
> > ---------------------------------
> >   Bored stiff? Loosen up...
> > Download and play hundreds of games for free on
> > Yahoo! Games.
> >   
> > ---------------------------------
> >   Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang
> baru!
> > 
> > 
> > 
> > 
> >        
> > ---------------------------------
> > Ahhh...imagining that irresistible "new car"
> smell?
> >  Check outnew cars at Yahoo! Autos.
> >
> > 
> > 
> 
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam
> protection around 
> http://mail.yahoo.com 
> 
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam
> protection around 
> http://mail.yahoo.com 
>
> 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel, 
pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke