Hukum Mengolok-olok Orang Yang Teguh Dalam Syariat Islam
http://www.mediamuslim.info/index.php?option=com_content&task=view&id=493&Itemid=16

Mengolok-olok orang-orang yang berpegang teguh dengan perintah Alloh
Subhanahu wa Ta'ala dan Rasul-Nya disebabkan karena mereka itu
berpegang teguh (konsisten) dengan perintah itu, hukumnya haram, dan
berbahaya sekali terhadap dirinya. Karena dikhawatirkan kebenciannya
terhadap mereka itu disebabkan kebenciannya terhadap kondisi mereka
yang berpegang teguh dengan ajaran agama Alloh Subhanahu wa Ta'ala, di
saat itu, pengolok-olokannya terhadap mereka menjadi pengolok-olokan
terhadap jalan yang mereka tempuh (ajaran yang mereka pegang).

Mereka menyerupai orang yang telah dikatakan Alloh Subhanahu wa Ta'ala
tentang mereka, yang artinya: "Dan jika kamu tanyakan kepada mereka
(tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab:
"Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja".
Katakanlah: "Apakah dengan Alloh Subhanahu wa Ta'ala, ayat-ayat-Nya
dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?" Tidak usah kamu minta maaf,
karena kamu kafir sesudah beriman". (QS: At-Taubah: 65-66).

Sesungguhnya ayat ini turun kepada satu kaum dari orang-orang munafik
yang mereka berkata: "Kami tidak melihat mereka ini seperti qari
(pembaca-pembaca) kami -yang mereka maksudkan adalah Rasululloh
shallAllohu `alaihi wa sallam dan para sahabatnya- yang lebih suka
makan, yang lebih pendusta lidahnya, dan yang lebih penakut dihadapan
musuh. Lalu Alloh Subhanahu wa Ta'ala menurunkan ayat ini terhadap
diri mereka. Berhati-hatilah orang yang mengolok-olok penegak
kebenaran, dikarenakan mereka itu dari penegak agama. Sesungguhnya
Alloh Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman, yang artinya: "Sesungguhnya
orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang dahulunya (di dunia)
menertawakan orang-orang yang beriman. Dan apabila orang-orang yang
beriman lewat di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan
matanya. Dan apabila orang-orang berdosa kembali kepada kaumnya,
mereka kembali dengan gembira. Dan apabila mereka melihat orang-orang
mukmin, mereka mengatakan: "Sesungguhnya mereka itu benar-benar orang-
orang yang sesat". Padahal orang-orang yang berdosa itu tidak dikirim
untuk penjaga bagi orang-orang mukmin. Maka pada hari ini, orang-orang
yang beriman menertawakan orang-orang kafir. Mereka (duduk) di atas
dipan-dipan sambil memandang. Sesungguhnya orang-orang kafir telah
diberi ganjaran terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan." (QS: Al-
Muthaffifiin : 29-36).

(Sumber Rujukan: Asilah Muhimmah, Fatawa Syeikh Ibnu Utsaimin)
http://www.mediamuslim.info/index.php?option=com_content&task=view&id=493&Itemid=16


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel, 
pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke