terima kasih atas jawaban dari saudara-saudaraku sekalian, mudah2an ada mamfaatnya bagi kita semua, dan teman saya dapat meninggalkan kebiasaan buruknya tersebut..amiin
anas yusup <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Wa alaikum salam Wr Wb, Menurut saya memang ada orang yang seperti itu, tapi itu bukanlah suatu ajaran atau adat turun menurun melainkan hanya karena orang tersebut malas untuk sholat dan alasan itu biasanya di pakai untuk menghindari sholat. Sebenarnya jika memang tidak sholat karena suatu alasan yang memang alasan tersebut di perbolehkan dalam islam kita bisa melaksanakan sholat qoshor ( Jama') dimana kita bisa melakukan sholat dua waktu hanya dalam satu waktu. ( Tentunya ada syarat dan ketentuannya ).Bisa lihat di http://id.wikipedia.org/wiki/Shalat_Jamak Sholat disyari'atkan sebagai bentuk tanda syukur kepada Allah, untuk menghilangkan dosa-dosa, ungkapan kepatuhan dan merendahkan diri di hadapan Allah, menggunakan anggota badan untuk berbakti kepada-Nya yang dengannya bisa seseorang terbersih dari dosanya dan tersucikan dari kesalahan-kesalahannya dan terajarkan akan ketaatan dan ketundukan.Jadi sebenarnya tidak masuk di akal jika kita tidak sholat satu waktu lantas kita tidak boleh sholat selama sehari penuh. Apakah kita bisa menjamin diri kita tidak berbuat dosa selama sehari itu sehingga kita bisa tidak boleh sholat? Apakah jika kita lupa makan siang lantas kita tidak boleh makan sampai siang esok hari? Mendirikan sholat wajib hukumnya dan dosa bagi yang meninggalkannya, apakah dosa harus di tumpuk sampai sahari lagi baru kita boleh sholat? http://sholat-kita.cjb.net/ Terima kasih. anjas husain <[EMAIL PROTECTED]> wrote: assalamu alaikum warahatullahi wabarakatuh saya punya teman yang beranggapan bahwa apabila kita melalaikan salah satu shalat 5 waktu, maka dalam waktu berikutnya kita tidak boleh shalat sebelum tiba pada waktu shalat yang ditinggalkan tersebut,contohnya apabila kita tidak shalat duhur, maka shalat berikutnya (ashar,magrib,isya dan subuh) tidak boleh dilaksanankan.jadi shalatnya nanti pada waktu duhur lagi.hal ini turun temurun dalam keluarganya. untuk itu saya mohon petunjuk tentang paham ini, apakah dalam islam memang ada ajaran seperti itu, dan bagaimana cara meluruskannya. --------------------------------- Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! --------------------------------- Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows. Yahoo! Answers - Check it out. --------------------------------- Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam Google Groups yaitu "Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected] ------------------------------------------------------------------------------------------------------ Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu. ------------------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi http://groups.google.com/group/mediamusliminfo Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
