Assalamu'alaikum Wr. Wb Dear Sister Ulfah... Alhamdulillah, Terima kasih atas jawabannya, Insya Allah saya lebih mengerti tentang pernikahan. Tapi kalau ada referensi yang lebih lengkap tolong dikirim ke alamat email saya ya? Atas segala bantuannya saya ucapkan banyak terimakasih. Hana, Jatinegara
Ullfah Muhayani <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Salam Dear Juhana Dachlan Gak usah terlalu bingung, takut, dan repot Kita ini selalu mempertanyakan sesuatu yang pada akhirnya akan menyusahkan dan malah membingungkan diri kita sendiri (kan udah dicontohkan di Al-Qur'an tentang prilaku Bani Israil) Kalo menurut saya, jika kita ingin menikah dan mengingat jodoh itu Allah yang punya hak prerogatif ya kita bisanya cuma usaha. Nah usaha itu kita bisa sebut dengan berkenalan atau ta'aruf atau mengenali calon isteri/suami. Berta'aruf tidak selalu kita samakan dengan pacaran. Mengenali itu bisa kita bagi menjadi mengenali secara fisik dan mengenali secara pribadi yang termasuk di dalamnya agama, prilaku dan juga pendidikannya. Banyak cara untuk melakukan hal tersebut misal bisa bertanya kepada orang2 di sekelilinnya. Nah untuk mengenali secara fisik kita bisa lihat fotonya (kalo memang kita tidak mau bertemu langsung) atau kita bisa bertamu kekediamannya dengan mengajak teman jadi kita tidak berdua saja. Kalo memang dirasa udah sreg (jangan lupa sholat istikharah -untuk meminta petunjuk dari Allah) kita bisa teruskan dengan mengkithbah (ini khusus laki2 ya kalo perempuan kan tinggal menunggu dan berdoa saja). Nah lamaran inilah yang kemudian di berbagai daerah khususnya di Indonesia disertai dengan acara2 atau tradisi2 khusus (kita tidak bisa menyalahkan sejauh itu tidak menyalahi aturan agama). Dan lebih lagi dalam ajaran Islam hanya disebutkan perintah khitbah yang artinya meminang, as far as I know tentang bagaimana melaksanakan khitbah sendiri secara detail belum ada (mohon maaf dan koreksi kalo saya salah atau kalo ada literatur tentang itu mohon dishare). Nah setelah pinangan diterima kemudian dilangsungkan pernikahan yang prosesnya adalah akad nikah dan Walimatul Ursy. Kalo kenalan lewat imel atau milist ini boleh? Kalo itu pertanyaanny? Jawaban saya 1. Milist adalah adalah forum umum. Saya berpositif thinking aja kalo memakai jalur umum untuk ta'aruf sih oke saja sebagai bagian dari usaha menjaga 'kecenderungan hari' 2. Tidak ada aturan dalam milist ini yang mengatakan 'dilarang berta'aruf lewat forum ini' kecuali tindakan tersebut -(mengajak berkenalan lewat milist)- dianggap abuse. 3. Selama kita punya niatan yang tulus dan bagus dan benar2 berniat untuk mencari calon suami atau isteri saya pikir boleh saja sih berkenalan di forum ini. Tapi apa ya tindakan tersebut tidak menganggu publik. Nah kalo kita mau meneladani Rasul kita harus memilih mana yang perlu kita contoh mengingat isteri Nabi itu banyak. Cara Nabi berta'aruf dengan isteri2nya berbeda. Dan motif/niat Nabi antara isteri yang satu dengan yang lain berbeda2. Kalo saya bahas satu2 di sini bisa berlembar2 deh jadi baca sendiri aja ya kisah Nabi (mohon maaf gak bisa kasih linknya) Hope this helps Maaf kalo tidak berkenan dengan apa yang saya tulis Wassalam Sukron -f- ----- Original Message ---- From: Juhana Dachlan <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Tuesday, October 23, 2007 3:00:08 PM Subject: [mediamusliminfo] Re: Balasan: [mediamusliminfo] Re: Balasan: [mediamusliminfo] Balasan: [mediamusliminfo] Ukuran menikah Salaam... Boleh tanya, bagaimana proses pernikahan yang diridhoi Allah SWT dan Rasul Nya menurut ajaran Islam yang sebenarnya? Ta'aruf ? seperti apa sih, apa tanya jawab, diskusi, tukar menukar cv? kalo lewat email seperti ini boleh? bukannya tetap ada kecenderungan hati? setelah itu apa? khitbah? ketemu? Maaf aku sangat bingung, tolong kasih masukan ya saudaraku seiman... Atas jawabannya aku sangat bersyukur.. Wassalam, Juhana, Jatinegara Tanjung Pambudi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: wassalumu'alaikum boleh ta'aruf ga dik deen... Dina Ariana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamualaikum,, taqqabballahu minna wa minkum, maafin kalo ada salah2 kata2 ya... menyimak email2 ini.. sepertinya dari bebeerapa bulan masih still fresh ya... so.. time for waiting for us ya....usaha dan doa teruuus.... wassalam, DeeNa -- ----- Original Message ---- From: Mr Halim Sucahyo <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Saturday, October 20, 2007 1:54:16 PM Subject: [mediamusliminfo] Re: Balasan: [mediamusliminfo] Balasan: [mediamusliminfo] Ukuran menikah Lebih baik menunggu orang yang benar benar kamu inginkan Daripada berjalan bersama orang " yang tersedia " Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai Daripada orang yang berada di " sekelilingmu " Lebih baik menunggu orang yang tepat Karena hidup ini terlalu berharga dan terlalu singkat Untuk dibuang dengan hanya " seseorang " Atau untuk dibuang dengan orang yang tidak tepat ASSALAMUALAIKUM.... kok kata kata diatas seperti kisah perjalanan cintaku.................. yah memang kita harus sabar & tawakal, dan yang penting hanya mengharap RIDHO dari ALLAH SWT..... Thanks Wassalam..... imelda manangkasi imel <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu Alaikum Wr.Wb. Sekedar renungan bagi temen2 Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur ? Kenapa kita menutup mata ketika kita menangis ? Kenapa kita menutup mata ketika kita membayangkan sesuatu ? Kenapa kita menutup mata ketika kita berciuman ? Hal hal yang terindah di dunia ini biasanya tidak terlihat Ada hal hal yang tidak ingin kita lepaskan dan ada orang orang yang tidak ingin kita tinggalkan Tapi ingatlah, melepaskan bukan berarti akhir dari dunia melainkan awal dari kehidupan yang baru Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah mencari dan telah mencoba Karena merekalah yang bisa menghargai Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata, tetapi masih peduli terhadapnya Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu, kamu masih menunggunya dengan setia Cinta adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum sambil berkata , " Aku turut berbahagia untukmu " Apabila cintamu tidak berhasil, bebaskanlah dirimu Biarkanlah hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi Ingatlah, kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya.. Tetapi saat cinta itu dimatikan, kamu tidak perlu mati bersamanya.. Orang yang terkuat bukanlah orang yang selalu menang dalam segala hal Tetapi mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh Entah bagaimana, dalam perjalanan kehidupanmu, Kamu akan belajar tentang dirimu sendiri dan suatu saat kamu akan menyadari Bahwa penyesalan tidak seharusnya ada di dalam hidupmu Hanyalah penghargaan abadi atas pilihan pilihan kehidupan yang telah kau buat Yang seharusnya ada di dalam hidupmu Sahabat sejati akan mengerti ketika kamu berkata, " Aku lupa " Sahabat sejati akan tetap setia menunggu ketika kamu berkata, " Tunggu sebentar " Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu ketika kamu berkata, " Tinggalkan aku sendiri " Saat kamu berkata untuk meninggalkannya, Mungkin dia akan pergi meninggalkanmu sesaat, Memberimu waktu untuk menenangkan dirimu sendiri, Tetapi pada saat saat itu, hatinya tidak akan pernah meninggalkanmu Dan sewaktu dia jauh darimu, dia akan selalu mendoakanmu dengan air mata Lebih berbahaya mencucurkan air mata di dalam hati daripada air mata yang keluar dari mata kita Air mata yang keluar dari mata kita dapat dihapus, Sementara air mata yang tersembunyi, Akan menggoreskan luka di dalam hatimu yang bekasnya tidak akan pernah hilang Walaupun dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang, Tetapi ketika cinta itu tulus... meskipun mungkin kelihatannya kamu kalah, Tetapi sebenarnya kamu menang karena kamu dapat berbahagia sewaktu kamu dapat mencintai seseorang Lebih dari kamu mencintai diri kamu sendiri... Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang Bukan karena orang itu berhenti mencintai kita Atau karena ia tidak mempedulikan kita Melainkan saat kita menyadari bahwa orang itu Akan lebih berbahagia apabila kita melepasnya Tetapi apabila kamu benar benar mencintai seseorang, Jangan dengan mudah kita melepaskannya Berjuanglah demi cintamu... Fight for your dream ! Itulah cinta yang sejati.. Bukannya seperti prinsip " Easy come.. Easy go... " Lebih baik menunggu orang yang benar benar kamu inginkan Daripada berjalan bersama orang " yang tersedia " Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai Daripada orang yang berada di " sekelilingmu " Lebih baik menunggu orang yang tepat Karena hidup ini terlalu berharga dan terlalu singkat Untuk dibuang dengan hanya " seseorang " Atau untuk dibuang dengan orang yang tidak tepat Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang paling menyakiti hatimu Dan kadang kala teman yang membawamu di dalam pelukannya Dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari Ucapan yang keluar dari mulut seseorang Dapat membangun orang lain, tetapi dapat juga menjatuhkannya Bila bukan diucapkan pada orang, waktu, dan tempat yang benar Ini jelas bukan sesuatu yang bijaksana Ucapan yang keluar dari mulut seseorang Dapat berupa kebenaran ataupun kebohongan untuk menutupi isi hati Kita dapat mengatakan apa saja dengan mulut kita Tetapi isi hati kita yang sebenarnya tidak akan dapat dipungkiri Apabila kamu hendak mengatakan sesuatu.. Tataplah matamu di cermin dan lihatlah kepada matamu Dari situ akan terpancar seluruh isi hatimu Dan kebenaran akan dapat dilihat dari sana Maka Nikmatilah, Karena Ini Pun Akan Berlalu Saat di depanmu terhidang nasi sayur tahu tempe , mengapa mesti sibuk berandai-andai dapat makan ikan, daging atau ayam ala resto? Padahal kalau saja kau nikmati apa yang ada tanpa berkesah, pastilah rasanya tak jauh beda. Karena enak atau tidaknya makanan lebih tergantung kepada rasa lapar dan mau tidaknya kita menerima apa yang ada. Maka nikmatilah, karena jika engkau terus mengharap makanan yang lebih enak, makanan yang ada di depanmu akan basi, padahal belum tentu besok engkau akan mendapatkan yang lebih baik daripada hari ini. Saat engkau menemui udara pagi ini cerah, langit hari ini biru indah, mengapa sibuk mencemaskan hujan yang tak kunjung datang? Padahal kalau saja kau nikmati adanya tanpa kesah, pastilah kau dapat mengerjakan begitu banyak kegiatan dengan penuh kegembiraan. Maka nikmatilah, jangan malah resah memikirkan hujan yang tak kunjung tumpah. Karena jika kau tak menikmatinya, maka saat tiba masanya hujan menggenangi tanahmu, kau pun kan kembali resah memikirkan kapan hujan berhenti. Percayalah, semua ini akan berlalu, maka mengapa harus memikirkan sesuatu yang tak ada, namun suatu saat pasti akan hadir jua? Sedang hal itu hanya akan membuat kita kehilangan keindahan hari ini karena mencemaskan sesuatu yang belum pasti. Saat engkau memiliki sebuah pekerjaan dan mendapatkan penghasilan, meski tak sesuai dengan yang kau inginkan, mengapa mesti kesal dan membayangkan pekerjaan ideal yang jauh dari jangkauan? Padahal kalau saja kau nikmati apa yang kau miliki, tentu akan lebih mudah menjalani. Maka nikmatilah, karena bisa jadi saat kau dapatkan apa yang kau inginkan, ternyata tak seindah yang kau bayangkan. Maka nikmatilah, karena bisa jadi saat sudah kau lepaskan, kau akan menyesal, ternyata begitu banyak kebaikan yang tidak kau lihat sebelumnya. Ternyata begitu banyak keindahan yang terlewat tak kau nikmati. Maka nikmatilah, dan jangan habiskan waktumu dengan mengeluh dan menginginkan yang tidak ada. Maka nikmatilah, karena suatu saat, semua ini pun akan berlalu. Maka nikmatilah, jangan sampai kau kehilangan nikmatnya dan hanya mendapatkan getirnya saja. Maka nikmatilah dengan bersyukur dan memanfaatkan apa yang kau miliki dengan lebih baik lagi agar besok menjadi sesuatu yang berguna. Maka nikmatilah karena ia akan menjadi milikmu apa adanya dan hanya saat ini saja. Sedang besok bisa jadi semua telah berganti. Jika hari ini engkau menderita, maka nikmatilah, karena ini pun akan berlalu, jangan biarkan dia pergi, kemudian ketika kau harus lebih menderita suatu saat nanti, engkau tidak sanggup menahannya. Maka nikmatilah rasa sedihmu, dengan mengenang kesedihan yang lebih dalam yang pernah kau alami. Dengan membayangkan kesedihan yang lebih memar pada hari akhir nanti jika kau tak dapat melewati kesedihan kali ini. Dengan menemukan penghapus dosa pada musibah yang kau alami kini. Maka nikmatilah rasa galaumu, dengan betafakkur lebih banyak atas permasalahan yang kau hadapi. Dengan memikirkan kedewasaan yang kan kau gapai atas resah dan galau itu. Dengan kematangan yang akan kau miliki setelah berhasil melewati semua ini. Maka nikmatilah rasa marahmu, dengan kemampuan mengendalikan diri. Dengan memikirkan penggugur dosa yang kan kau dapatkan. Dengan mendapatkan kemenangan atas diri pribadi yang tak semua orang dapat lakukan. Maka nikmatilah, dengan berpikir positif atas apa pun yang kau jalani, atas apapun yang kau hadapai, atas apapun yang kau terima, karena dengan begitu engkau akan bahagia. Maka nikmatilah, karena ini pun akan berlalu jua. Maka nikmatilah, karena rasa puas dan syukur atas apa yang telah kita raih akan menghadirkan ketenteraman dan kebahagiaan. Sedang ketidakpuasan hanya akan melahirkan penderitaan. Maka nikmatilah, karena ini pun akan berlalu. Maka nikmatilah, agar engkau tidak kehilangan hikmah dan keindahannya, saat segalanya telah tiada. Maka nikmatilah, agar tak hanya derita yang tersisa saat semua telah berakhir jua. Wassalam guruh <[EMAIL PROTECTED]> wrote: wah jadi seru nih.. kayanya judulnya diganti jadi "ajang ta'aruf" aja yuk...!! biar sekalian ana antrian daftarnya ikut.. hehe.. On 29 Sep, 16:06, "Rita Agusti" wrote: > Assalamualikum.. > > boleh gabung nich.. > > Aku setuju kalau jodoh, maut rezeki itu ditangan Allah.. > tapi ada yang bilang kalu tanpa usaha juga gak bakalan datang2 tu jodoh.. > tapi dengan taa'ruf boleh dicoba tu.. siapa tahu no aku yang dipanggil.. > he..he.. > > walaikum salam > > ----- Original Message ----- > From: yoedha pamungkas > To: [email protected] > Sent: Saturday, September 29, 2007 2:37 PM > Subject: [mediamusliminfo] Re: Balasan: [mediamusliminfo] Balasan: > [mediamusliminfo] Ukuran menikah > > hehehe mbok ya taa'ruf aja mas mba sipatau nomornya udah di panggil > > On 9/29/07, widi atmoko wrote: > asssalamu'alaikum > Boleh gak Ukht, aku tanya kenapa sampe dengan saat ini Anti belum menikah? > Jujur neeh, kalo aku sampe sekarang belum menikah hanyalah karena dulu kau > masih konsen pada usha untuk mencari pekerjaan hingga tak terasa usiaku kini > sudah 35 tahun. > karena itu, bagiku tak ada jalan laen kecuali menyegerakan untuk segera > menikah walau sampe dengan saat ini aku belum tau dengan siapa. mjngkinkah > Anti bisa bantu? > > inne kurniasari < [EMAIL PROTECTED]> wrote: > assalamualaikum > menurut aku > gak ada ukuran apapun bila seseorang ingin menikah. > karena semuanya hanya rahasia Allah, kapan sepasang insan menikah. > kan jodoh rejeki maut ditangan Allah. > jadi bukan manusia atau umur atau kemapanan yang jadi ukuran. > jadi jangan putus asa yah > temen2 yang belum nikah (he..he...aku juga belum) > hanya belum saatnya aja, > nomor nikahnya belum dipanggil aja > tunggu gilirannya > itu menurutku lho. > wassalamualaikum > > Imam R M < [EMAIL PROTECTED]> wrote: > Ass. Salam ukhuwwah ! > Menurut antum apa yang menjadi ukuran bagi seseorang untuk melangsungkan > walimah (pernikahan) ? Ada yang bilang ukurannya adalah usia yang mapan > (antara 25-30thn), ada juga yang menyebutkan ukurannya di lihat dari segi > ekonomi (sudah bekerja), serta ada pula yg ukurannya di lihat dari aspek > psikologis (kesiapan mental / keyakinan jiwa). Nah bagaimana menurut antum ? > > Hayo kasih masukan n semoga bermanfaat ! > > ------------------------------------------------------------------------ > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! > Answers > ------------------------------------------------------------------------ > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! > > -- > lebih baik nekat ke surga dari pada terencana masuk neraka --------------------------------- Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, photos & more. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com --------------------------------- Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam Google Groups yaitu "Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected] ------------------------------------------------------------------------------------------------------ Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu. ------------------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi http://groups.google.com/group/mediamusliminfo Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
