SIRAH NABAWIYAH 1

     `Syekh Imam Al-Hafiz Abu Muhammad Abdul Ghani bin Abdul Wahid
Al-Maqdisy –semoga Allah SWT meridhainya- berkata:

Segala puji bagi Allah SWT pencipta langit dan bumi, pencipta cahaya dan
kegelapan, yang mengumpulkan para makhluk di hari perhitungan, hari
kemenangan bagi orang yang berbuat baik dan kesengsaraan bagi ahli
maksiat. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah dengan benar
selain Allah tiada sekutu baginya, dengan persaksian yang bisa membawa
kepada kebahagiaan di hari kiamat. Semoga shalawat dan salam selalu
tercurah kepada Nabi Muhammad SAW pemimpin para nabi dan rasul, keluarga
dan para sahabatnya yang mulia.



Amma ba’du, ini adalah ringkasan dari sejarah Rasulullah Muhammad SAW
yang penting untuk diketahui oleh setiap muslim. Harapan kami, semoga ia
bermanfaat untuk  para pembaca.



Nasab Rasulullah SAW

Beliau adalah Abu al-Qasim Muhammad bin Abdullah bin Abdul Mutthalib bin
Hasyim bin Abdimanaf bin Qusay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay
bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin an-Nadhr bin Kinanah bin Khuzaima bin
Mudrikah bin Ilyas bin bin Mudhar bin Nizar bin Maad bin Adnan bin Udad
bin al-Muqawwam bin Nahur bin Tayrah bin Ya'rub bin Yasyjub bin Nabit bin
Ismail bin Ibrahim "Kekasih Allah" (alaihima as-salam) bin Tarih atau
Azar bin Nahur bin Saru’ bin Ra’u bin Falikh bin Aybir bin Syalikh bin
bin Arfakhsyad bin Sam bin Nuh (alaihis salam) bin Lamk bin Mutusyalkh
bin Akhnukh -- yaitu Nabi Idris keturunan Nabi Adam yang pertama menjadi
nabi dan yang menulis dengan pena -- bin Yarda bin Mahlil bin Qinan bin
Yanish bin Syits bin Adam alaihissalam.

Nasab ini disebutkan oleh Muhammad bin Ishak bin Yasar al-Madani di salah
satu riwayatnya. Nasab Rasulullah sampai Adnan disepakati oleh para
ulama, sedangkan setelah Adnan terjadi perbedaan pendapat. Yang dimaksud
Quraisy adalah putra Fihr bin Malik atau an-Nadhr bin Kinanah.



Ibu Rasulullah saw.

Ibunya adalah Aminah binti Wahb bin Abdimanaf bin Zuhrah bin Kilab bin
Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib.



Kelahiran Rasulullah saw.

Beliau dilahirkan di Mekah pada tahun Gajah bulan Rabiul Awal, tanggal
dua, hari Senin.

Sebagian ulama mengatakan bahwa beliau dilahirkan setelah tiga puluh
tahun dari tahun gajah. Sebagian lagi mengatakan setelah empat puluh
tahun dari tahun gajah. Pendapat yang benar adalah pada tahun gajah.



Kematian ayah, ibu, dan kakeknya

Ayahnya meninggal dunia ketika ia berusia dua puluh delapan bulan.
Menurut sebagian ulama usianya tujuh bulan ketika ayahnya meninggal. Ada
lagi yang berpendapat bahwa ayahnya meninggal di perkampungan an-Nabighah
ketika ia masih janin. Dan dikatakan pula bahwa ayahnya wafat di daerah
Abwa yang terletak antara Makkah dan Madinah.

Abu Abdillah Zubair bin Bakkar az-Zubairi berkata: Abdullah bin Abdul
Mutthalib wafat di Madinah ketika Muhammad berusia dua bulan.

Sedangkan ibunya meninggal dunia ketika ia berusia empat tahun. Sementara
kakeknya meninggal dunia ketika usia Muhammad delapan tahun. Dikatakan
pula bahwa ibunya wafat ketika ia berusia enam tahun.



Penyusuan Muhammad

Muhammmad disusui oleh Tsuwaibah budak Abu Lahab bersama dengan penyusuan
Hamzah bin Abdul Mutthalib dan Abu Salamah Abdullah bin Abdul Asad
al-Makhzumi dengan air susu anaknya yang bernama Masruh.

Kemudian Muhammad disusui oleh Halimah binti Abi Dzuaib as-Sa’diyah.



Nama-nama Rasulullah SAW

Jubair bin Mut’im berkata: “Rasulullah SAW bersabda: ‘Saya adalah
Muhammad, saya adalah Ahmad, saya adalah al-Mahi yang dengan sebabku
Allah SWT menghapus kekufuran, saya adalah al-Hasyir yang mengumpulkan
manusia, saya adalah al-A’qib yang tidak ada nabi lagi setelahku.’”
(Hadits sahih diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

Abu Musa Abdullah bin Qais berkata: “Rasulullah SAW memberikan dirinya
beberapa nama di antaranya ada yang kami hafal. Beliau mengatakan: ‘Saya
Muhammad, saya Ahmad, saya al-Muqaffi, saya Nabi taubat dan Nabi rahmat.’
Dalam riwayat lain: ‘dan Nabi peperangan.’ Hadits sahih diriwayatkan oleh
Muslim.

Jabir bin abdillah berkata: “Rasulullah SAW bersabda: ‘Saya Ahmad, saya
Muhammad, saya al-Hasyir (yang mengumpulkan), saya al-Mahi (yang dengan
sebabku Allah SWT menghapus kekefuran), dan pada hari kiamat nanti panji
kemuliaan berada di tanganku. Aku pemimpin para rasul dan pemilik syafaat
mereka."

Allah SWT memberikan nama kepadanya di dalam Al-Quran dengan nama Basyir
(pembawa kabar baik), Nadzir (pembawa berita buruk), Rauf (lemah lembut),
Rahim (penyayang), dan Rahmatan lilalamin (pembawa rahmat buat alam
semesta).



Masa kecilnya di Mekah, perjalanannya menuju Syam bersama pamannya Abu
Thalib dan pernikahannya dengan Khadijah

Muhammad dalam keadaan yatim piatu diasuh oleh kakeknya Abdul Mutthalib
kemudian oleh pamannya Abu Thalib.

Allah SWT mensucikannya dari kotoran-kotoran jahiliyah dan dari semua
aib. Allah SWT menganugerahkan semua sifat-sifat yang baik sehingga
Beliau dikenal di kalangan kaumnya dengan julukan Al-Amin (orang yang
jujur) karena amanah, kejujuran dan kesuciannya.

Ketika usianya mencapai dua belas tahun ia mengadakan perjalanan ke Syam
bersama pamannya. Ketika sampai di Bushra seorang pendeta bernama Bahira
melihatnya. Ia mengenalnya dengan ciri-ciri yang ada pada |Muhammad. 
Buhaira mendatangi Muhammad, mengambil tangannya  dan berkata: “Inilah
tuan untuk semesta alam, inilah utusan Rabb semesta alam, inilah nabi
yang akan diutus untuk semesta alam.” Buhaira ditanya: “Dari mana kamu
tahu hal ini?” Ia berkata: “Sesungguhnya ketika kalian datang dari Aqabah
tidak ada pepohonan dan bebatuan kecuali semuanya sujud. Dan ini tidak
dilakukan kecuali kepada nabi. Dan kami mendapatkan hal ini dari kitab
suci kami.” Kemudian ia meminta Abu Thalib untuk kembali bersamanya
karena khawatir terhadap kejahatan orang-orang Yahudi kepadanya.

Kemudian Muhammad mengadakan perjalanan ke Syam yang kedua kali bersama
Maysarah budak Khadijah ra untuk berniaga di pasar kota Bushra sebelum
Khadijah dinikahi oleh Muhammad.

Ketika Muhammad berusia dua puluh lima tahun ia menikahi Khadijah. Dan
ketika usianya empat puluh tahun Allah SWT memilihnya untuk membawa
risalah-Nya. Jibril mendatanginya ketika Muhammad berada di gua Hira yang
terletak di sebuah gunung di Makkah. Semnejak itu jadilah ia sebagai
Rasullullah. Beliau berdakwah di Mekah selama tiga belas tahun, menurut
pendapat lain lima belas tahun atau sepuluh tahun, pendapat yang benar
adalah tiga belas tahun.

Rasulullah SAW shalat menghadap Baitul Maqdis selama di Makkah tanpa
membelakangi Ka’bah tetapi menjadikan Ka’bah di depannya. Setelah hijrah
ke Madinah, Rasulullah SAW shalat menghadap  ke Baitul Maqdis selama
tujuh belas atau enam belas bulan.



Hijrah Rasulullah

Rasulullah SAW hijrah ke Madinah bersama Abu Bakar as-Siddiq ra dan
budaknya Amir bin Fuhairah serta seorang penunjuk jalan Abdullah bin
al-Uraiqit al-Laitsi yang masih kafir. Selanjutnya Rasulullah SAW
berdakwah di Madinah selama sepuluh tahun.



Wafatnya

Rasulullah SAW wafat dalam usia enam puluh tiga tahun. Ada juga pendapat
yang mengatakan  Beliau wafat dalam usia enam puluh lima atau enam puluh,
namun pendapat pertama adalah pendapat yang benar.

Rasulullah SAW wafat pada waktu dhuha hari Senin dua belas Rabiul Awal.
Pendapat lain mengatakan tanggal dua atau tanggal satu Rabiul Awal.

Beliau dimakamkan pada malam Rabu. Pendapat lain mengatakan malam Selasa.
Sebelum wafat, Rasullullah SAW menderita sakit selama dua belas atau
empat belas hari.

Rasulullah SAW dimandikan oleh Ali bin Abi Thalib, pamannya Abbas,
al-Fadhl bin Abbas, Qutsam bin Abbas, Usamah bin Zaid dan Syuqran serta
dihadiri pula oleh Aus bin Khaula al-Anshari.

Beliau dikafani dengan tiga lapis kain putih yang dibuat di Sahul
--sebuah negeri di Yaman --, tanpa gamis dan sorban. Kemudian kaum
muslimin menshalatinya sendiri-sendiri tanpa jamaah.

Jasad Rasulullah  SAW diletakkan di atas sehelai kain merah yang
dipakainya untuk selimut lalu dimasukkan ke dalam kubur oleh Abbas, Ali,
al-Fadhl, Qutsam dan Syuqran kemudian ditutup dengan sembilan batu.

Rasulullah SAW dimakamkan di tempat Beliau wafat yaitu sekitar tempat
tidurnya di kamar Aisyah ra dan di tempat itu pula dimakamkan Abu Bakar
ra dan Umar ra.



Putra-putri Rasulullah SAW

Rasulullah SAW memilik tiga orang putra yaitu:

Al-Qasim, dilahirkan di Makkah sebelum Muhammad diangkat menjadi Nabi.
Al-Qasim meninggal di Mekah pada usia dua tahun. Namun menurut Qatadah,
Al-Qasim meninggal ketika ia  sudah bisa berjalan.
Abdullah, dinamakan juga dengan at-Thayyib (yang baik) dan at-Thahir
(yang suci) karena ia dilahirkan sesudah Islam. Ada pendapat yang
mengatakan bahwa at-Thayyib dan at-Thahir ini adalah putra Rasulullah SAW
yang lain, namun pendapat pertama adalah yang benar.
Ibrahim, dilahirkan dan wafat di Madinah tahun sepuluh hijriah pada usia
tujuh belas atau delapan belas bulan. Ada pendapat yang mengatakan
Rasulullah SAW memiliki putra lain yang bernama Abdul Uzza tapi pendapat
ini sangat lemah karena Allah SWT telah mensucikan dan melindungi Nabi
SAW dari hal demikian (penamaan anak Abdul Uzza yang berarti hamba Uzza
nama salah satu berhala Quraisy-pentj.)


Putri-putri Rasulullah SAW

Zainab, menikah dengan Abu Al-Ash bin Rabi’ bin Abdul Uzza bin Abdul
Syams sepupu Zainab, karena ibunya adalah Hala binti Khuwailid (saudara
dari Khadijah binti Khuwailid). Zainab mempunyai anak bernama Ali yang
meninggal waktu kecil dan Umamah yang digendong oleh Nabi saw waktu
shalat dan setelah dewasa menikah dengan Ali bin Abi Thalib setelah
Fatimah wafat.
Fatimah, menikah dengan Ali bin Abi Thalib. Dari pernikahan tersebut
Fatimah melahirkan Hasan, Husain, Muhassin yang meninggal waktu kecil,
Ummu Kultsum yang menikah dengan Umar bin Khattab, dan Zainab yang
menikah dengan Abdullah bin Ja’far bin Abi Thalib.
Ruqayyah, menikah dengan Ustman bin Affan. Meninggal di pangkuan Ustman.
Ustman lalu menikahi Ummu Kultsum (adik Ruqayyah) yang juga meninggal di
pangkuannya. Ruqayyah memiliki seorang putra yang bernama Abdullah
sehingga Ustman dipanggil dengan kunyah Abu Abdullah.
Putri-putri Rasulullah SAW  empat orang tanpa ada perbedaan pendapat
ulama mengenai hal ini sedangkan putra-putranya tiga orang berdasarkan
pendapat yang benar.

Urutan putra-putri Rasulullah SAW adalah sebagai berikut: Al-Qasim,
Zainab, Ruqayyah, Fatimah, Ummu Kultsum, Abdullah, dan Ibrahim yang lahir
di Madinah. Semuanya adalah putra-putri dari Khadijah kecuali Ibrahim
yang lahir dari Maria Al-Qibtiyah dan semuanya meninggal sebelum Muhammad
menjadi rasul  kecuali Fatimah yang meninggal enam bulan setelah kematian
Rasulullah SAW.



Haji dan Umrah Rasulullah SAW

Hammam bin Yahya meriwayatkan dari Qatadah ia berkata: Saya bertanya
kepada Anas: “Berapa kali Nabi SAW melaksanakan haji?” Anas menjawab:
“Satu kali dan umrah empat kali. Pertama ketika dihalangi kaum musyrikin,
kedua tahun berikutnya ketika mengadakan perjanjian (Hudaibiah), ketiga
umrahnya dari Ji’ranah setelah membagikan harta rampasan perang Hunain
dan yang keempat umrahnya bersama haji” (Hadits Muttafaq alaih)

Kesemuanya ini setelah hijrah ke Madinah. Adapun haji dan umrah yang
dilakukan Nabi SAW ketika di Makkah tidak diketahui. Dan haji yang
dilakukannya adalah haji wada (perpisahan), yaitu ketika Nabi SAW
menyatakan salam perpisahan kepada umatnya dan berkata: “Mungkin kalian
tidak akan melihatku lagi setelah tahun ini.”



Peperangan Rasulullah SAW

Menurut pendapat masyhur yang dikatakan Muhammad bin Ishak, Abu Ma’syar,
Musa bin Uqbah dan yang lainnya Rasulullah SAW mengikuti langsung dua
puluh lima peperangan. Dan ada yang mengatakan dua puluh tujuh
peperangan. Sedangkan jumlah pengiriman pasukan dan peperangan yang tidak
diikuti Nabi SAW sekitar lima puluhan.

Di antara dua puluh lima peperangan tersebut yang terjadi pertempuran
sebanyak sembilan kali yaitu di Badar, Uhud, Khandak, Bani Quraizhah,
Mushthaliq, Khaibar, Fathu Makkah, Hunain dan Thaif. Ada yang mengatkan
terjadi pertempuran juga di Wadil Qura, al-Ghaba dan Bani Nadhir.




-- 
"Hidup dan Mati untuk Hidup"


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel, 
pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke