Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Saya juga mau share pengalaman saya dan adek bungsu saya. Kami 3 bersaudara 
(perempuan semua). Adek saya yg bungsu sangat berbeda dengan kakak2nya (saya 
dan adek yg no 2). Kami (saya adek yg no 2) orangnya ceria punya banyak teman 
cepat beradaptasi dan ya lumayan berprestasi di sekolah sedangkan ade bungsu 
kami tidak begitu. Prestasi sekolah biasa2 saja, sulit berkomunikasi dan 
penakut. Kami sekeluarga pada awalnya sangat menekan dia untuk sama seperti 
kakak2nya. Tapi hasilnya nol malah membuat dia semakin penakut dll. 

Suatu saat kami sekelurga menyadari bahwa Allah menciptakan setiap manusia itu 
berbeda2. Ada yg pinter ada yg tidak ada yg berani ada yg tidak dsb dsb. Dengan 
kesadaran kami bahwa ade saya adalah manusia yg punya karakter dan sifat2 yg 
berbeda dengan kakaknya yg lain maka kami sepakat memberikan treatmen 
--memperlakukan dia sebagaimana dia tidak meminta dia untuk menjadi seperti 
kakaknya atau orang lain.

Kami sekeluarga kemudian sepakat selalu menyematkan namanya dalam setiap doa 
doa malam kami. Kami selalu mengiriminya surat Al-Fatihah dan doa2 yg lain. 
Setiap ujian tiba biasanya kami sekeluarga yg ribut sholat malam dan puasa 
(lucu juga sih). Mendoakan semoga Allah memberikan kepada adek kami tercinta 
kecerdasan dan kemudahan dalam berfikir dan belajar. Tahun lalu ade saya UAN 
(saya gak tahu nih apa namanya). Waktu itu saya sedang tidak di Indonesia. Adek 
saya yg nomor dua telp. dan bilang 'Mbak ade mau ujian akhir' doakan ya dan 
jangan lupa sholat malem. Kami sempat khawatir dan deg2an aduh bisa gak si ade 
lulus nih. Tapi akhirnya dia lulus dengan hasil ya tidak mengecewakan lah. Inti 
dari cerita ini bahwa kasih sayang dan doalah yg adek kami perlukan untuk bisa 
berkembang dengan baek.

Cerita kedua adalah sewaktu masih kelas 5 adek saya sudah mendapatkan haid. 
Kami sekeluarga heboh. Kami sangat khawatir dan sedih waktu itu bagaimana anak 
yg istilahnya ngelap ingus aja belum bisa kok dapet haid. Tapi ibu saya 
menanggapinya dengan sabar.
Ibu sayalah yg menganti maap pembalut dan mencuci celana dalam ade saya setiap 
harinya. Kami sadar ketika seorang gadis sudah mendapatkan haid berarti dia 
juga terkena kewajiban sebagai layaknya muslim dewasa. Akhirnya supay dia 
menjalankan sholat lima waktu secara lengkap kami mengajaknya berjamaah. Kalo 
shubuh ayah dan ibu mengajak sholat. Kalo siang biasanya saya dan adek saya 
dsb. Pada waktu ramadhan tiba. Tanpa kenal lelah ayah saya mengendong dia ke 
meja makan untuk sahur dan menyuapinya dan kemudian mengajaknya sholat shubuh 
dan menidurkannya lagi.

Cerita yg lain. Keluarga kami punya kebiasaan setiap tahun di bulan Ramadhan 
untuk patungan atau urunan buat memberikan bingkisan untuk tetangga yg kurang 
mampu. Saya dan adek saya selalu kebagian urunan materi. Ibu dan ayah membuat 
daftar nama2 tetangga. Dan adek saya yg bungsu mendapat tugas untuk 
mengantarkan bingkisan tersebut ke tetangga2. Dari sinilah terbentuk rasa 
tanggung jawab dalam diri ade saya tersebut. Memberinya kepercayaan, tugas dsb 
bisa menumbuhkan kepercayaan diri seseorang.

Alhamdulillah ade saya sekarang sudah kuliah dan walaupun tidak 100 percent 
perkembangannya tapi kami sudah merasa senang karena dia sekarang bergabung 
dalam organisasi kemahasiswaan dan aktif dalam kegiatan2 kampus baik yang 
berupa diskusi, jalan2 atao yg lainnya.

Dear Ari

Itulah cerita saya dan adek saya yg bungsu. Doa, kasih sayang dan kepercayaan 
yg kami berikan membuat perkembangan ade saya menjadi lebih bagus. Jangan 
pernah menuntut dia untuk menjadi orang lain. Perlakukan ade -- Sdr Ari- 
sebagaimana dia. Biarkan dia menjadi dia sendiri. Jangan banding bandingkan. 
Tumbuhkan kepercayaan dirinya dengan memberinya tugas -tapi tidak menyuruh dan 
memerintah loh-.
Pergi ke psikolog eeemm boleh juga tapi bukankah kita keluarganya terdekat yg 
lebih tahu dia ketimbang si Psikolog tersebut.
Mari membuat lingkungan di sekelilingnya menjadi nyaman sehingga juga akan 
lebih bisa mengembangkan dirinya.

Semoga membantu
-f-



----- Original Message ----
From: Dee Na <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, January 15, 2008 2:24:44 PM
Subject: [mediamusliminfo] Re: mohon informasi tuk sekolah khusus


saya punya pengalaman pribadi, cenderung takut dg yg baru, kaku, gak PD, malu, 
tertutup (introvert) dan pendiam. so, saya coba berani dg ikut2 
perkumpulan/milis, outbond, training apa aja yg bisa buat saya berkembang, dulu 
gak berani debat, hanya pendengar .. skg stelah ikut training, jd tauk 
mempertahankan prinsip, berani bertanya, sedikit PD, mau cerita, dan walopun 
masih takut2 tp coba terus spy berani. saya rasa, adik anda harus punya 
motivasi dulu dr diri sendiri baru deh kita bantu berkembang. kadang saya masih 
panas dingin kalo coba hal2 baru, tp ya itu td harus bertekad untuk 
berkembang.. kt harus ngasih semangat terus sm yg bersangkutan. 



2008/1/15 ari <[EMAIL PROTECTED]>:



Dear All 

Yang punya informasi 

 

 

Adik saya punya kemapuan tidak seperti kakaknya dia sangat perasa dan peduli 
dengan keadaan sekitarnya yang sifatnya menolong orang yang kesusahan tapi adik 
saya ini sangat penakut dengan medan atau lokasi yang baru ditemuai kalau 
perkembangannya sih nomal seperti kakaknya .


Saya mohon informasi sebaiknya apa yang saya perbuat tuk sekolah atau kasih 
informasilah dimana saya konsultasi tapi dulu saya udah pernah nganter ke 
Piskolog tapi hasil ya begitu dech tolong siapa saja yang punya pengalaman 
mohon berbagi informasi ya trimakasih 


 

 

  


-- 
Dee Na 













      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke