wa'alaikumussalam wa rahmatullah.....

Iya, itu semua dari rangkuman beberapa buku yang disusun kembali oleh Ummu
Hajar..Buku-buku tersebut :
1. Keajaiban Thibbun Nabawi, penulisnya :Aiman bin 'Abdul Fattah
2. Metode Pengobatan Nabi SAW, penulisnya :Ibnu Qayyim Al-Jauziyah

Obat-obatan dan buku-buku tersebut dapat dibeli di beberapa toko-toko buku
Islam.Kalau antum tinggal di daerah Jabodetabek, agen yang jual cukup
banyak..tapi 'afwan, ana lupa no telp.nya

Pada tanggal 15/01/08, Ali Muntaha <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>
> As Wr Wb.
>
> Terima kasih infonya Mba. Begitu benar, begitu berarti, dan begitu
> bermanfaat. Semoga Allah SWT membalas kebaikan Mba dengan berlimpah2
> kebaikan. Amien.
>
> Boleh nanya sedikit. Dari semua yang Mba sampaikan, apakah rangkuman dari
> sebuah buku? Apa judulnya? dan bisa dibeli dimana?
>
> Dan satu lagi Mba. Jika Mba tahu dimana kita bisa mendapatkan ke-3 macam
> obat tsb yang benar2 asli dan murni, tolong disebutkan alamatnya dan
> no-tlpnya.
>
> Trims.
>
>
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: Mina Lestari <[EMAIL PROTECTED]>
> Kepada: [email protected]; [EMAIL PROTECTED];
> [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> Terkirim: Selasa, 15 Januari, 2008 10:25:32
> Topik: [mediamusliminfo] Fakta Thibbun Nabawi : Habbataus Sauda, Madu dan
> Minyak Zaitun
>
> Fakta Thibbun Nabawi : Habbataus Sauda, Madu dan Minyak Zaitun
>
> Penyusun: Ummu Hajar
>
> Saudaraku, tahukah kalian bahwa penyakit itu ada dua macam, penyakit hati
> dan penyakit jasmani? Kedua penyakit itu disebutkan dalam Al-Qur'an.
> Klasifikasi jenis penyakit ini mengandung hikmah ilahi dan kemukjizatan yang
> hanya bisa dicapai oleh kalangan medis di pertengahan abad ke-18.
> Sesungguhnya iman kepada Allah dan para Rasul, yaitu aqidah yang tertanam
> dalam hati, merupakan solusi pengobatan yang terpenting bagi hati, yakni
> bagi penyakit jiwa. Sedangkan untuk penyakit jasmani, kita bisa menengok
> metode pengobatan Nabi *shallallahu 'alaihi wa sallam*.
>
> Istilah Thibbun Nabawi dimunculkan oleh para dokter muslim sekitar abad
> ke-13 M untuk menunjukkan ilmu-ilmu kedokteran yang berada dalam bingkai
> keimanan pada Allah, sehingga terjaga dari kesyirikan, takhayul dan
> khurofat.
>
> *1. Habbatus Sauda' atau Jinten Hitam atau Syuwainiz*
>
> Imam Bukhari meriwayatkan dari 'Aisyah *radhiyallahu 'anha*. bahwa ia
> pernah mendengar Nabi *shallallahu 'alaihi wa sallam* bersabda yang
> artinya: *"Sungguh dalam habbatus sauda' itu terdapat penyembuh segala
> penyakit, kecuali as-sam." *Saya bertanya, *"Apakah as-sam itu?"* Beliau
> menjawab, *"Kematian"*. Habbatus sauda' berkhasiat mengobati segala jenis
> penyakit dingin, bisa juga membantu kesembuhan berbagai penyakit panas
> karena faktor temporal. Biji habbatus sauda' mengandung 40% minyak takasiri
> dan 1,4% minyak atsiri, 15 jenis asam amino, protein, Ca, Fe, Na dan K.
> kandungan aktifnya thymoquinone (TQ), dithymouinone (DTQ), thymohydroquimone
> (THQ) dan thymol (THY). Telah terbukti dari berbagai hasil penelitian ilmiah
> bahwa habbatus sauda' mengaktifkan kekebalan spesifik/kekebalan didapat,
> karena ia meningkatkan kadar sel-sel T pembantu, sel-sel T penekan, dan
> sel-sel pembunuh alami. Beberapa resep penggunaan dan manfaat habbatus
> sauda':
>
>    1. Ditumbuk, dibuat adonan dangan campuran madu, kemudian diminum
>    setelah dicampur air panas, diminum rutin berhari-hari: menghancurkan batu
>    ginjal dan batu kandung kencing, memperlancar air seni, haid dan ASI.
>    2. Diadon dengan air tepung basah atau tepung yang sudah dimasak,
>    mampu mengeluarkan cacing dengan lebih kuat.
>    3. Minum minyaknya kira-kira sesendok dicampur air untuk
>    menghilangkan sesak napas dan sejenisnya.
>    4. Dimasak dengan cuka dan dipakai berkumur-kumur untuk mengobati
>    sakit gigi karena kedinginan.
>    5. Digunakan sebagai pembalut dicampur cuka untuk mengatasi jerawat
>    dan kudis bernanah.
>    6. Ditumbuk halus, setiap hari dibalurkan ke luka gigitan anjing
>    gila sebagian dua atau tiga kali oles, lalu dibersihkan dengan air.
>
> Untuk konsumsi rutin menjaga kesehatan, sebaiknya dua sendok saja.
> Sebagian kalangan medis menyatakan bahwa terlalu banyak mengkonsumsinya bisa
> mematikan.
>
> *2. Madu atau 'Asl*
>
> *"Dari perut lebah itu keluar cairan dengan berbagai warna, di dalamnya
> terdapat kesembuhan bagi manusia."* (QS. An-Nahl: 69)
>
> Beberapa hasil penelitian tentang madu:
>
> a. Bakteri tidak mampu melawan madu
>
> Dianjurkan memakai madu untuk mengobati luka bakar. Madu memiliki
> spesifikasi anti proses peradangan (*inflammatory activity anti*)
>
> b. Madu kaya kandungan antioksidan
>
> Antioksidan fenolat dalam madu memiliki daya aktif tinggi serta bisa
> meningkatkan perlawanan tubuh terhadap tekanan oksidasi (oxidative stress)
>
> c. Madu dan kesehatan mulut
>
> Bila digunakan untuk bersikat gigi bisa memutihkan dan menyehatkan gigi
> dan gusi, mengobati sariawan dan gangguan mulut lain.
>
> d. Madu dan kulit kepala
>
> Dengan menggunakan cairan madu berkadar 90% (madu dicampur air hangat) dua
> hari sekali di bagian-bagian yang terinfeksi di kepala dan wajah diurut
> pelan-pelan selama 2-3 menit, madu dapat membunuh kutu, menghilangkan
> ketombe, memanjangkan rambut, memperindah dan melembutkannya serta
> menyembuhkan penyakit kulit kepala.
>
> e. Madu dan pengobatan kencing manis
>
> Madu mampu menurunkan kadar glukosa darah penderita diabetes karena adanya
> unsure antioksidan yang menjadikan asimilasi gula lebih mudah di dalam darah
> sehingga kadar gula tersebut tidak terlihat tinggi. Madu nutrisi kaya
> vitamin B1, B5, dan C dimana para penderita diabetes sangat membutuhkan
> vitamin-vitamin ini. Sesendok kecil madu alami murni akan menambah cepat dan
> besar kandungan gula dalam darah, sehingga akan menstimulasi sel-sel
> pankreas untuk memproduksi insulin. Sebaiknya penderita diabetes melakukan
> analisis darah dahulu untuk menentukan takaran yang diperbolehkan untuknya
> di bawah pengawasan dokter.
>
> f. Madu mencegah terjadinya radang usus besar (colitis), maag dan tukak
> lambung
>
> Madu berperan baik melindungi kolon dari luka-luka yang biasa ditimbulkan
> oleh asam asetat dan membantu pengobatan infeksi lambung (maag). Pada kadar
> 20% madu mampu melemahkan bakteri pylori penyebab tukak lambung di piring
> percobaan.
>
> g. Selain itu madu amat bergizi, melembutkan sistem alami tubuh,
> menghilangkan rasa obat yang tidak enak, membersihkan liver, memperlancar
> buang air kecil, cocok untuk mengobati batuk berdahak. Buah-buahan yang
> direndam dalam madu bisa bertahan sampai enam bulan.
> Madu terbaik adalah yang paling jernih, putih dan tidak tajam serta yang
> paling manis. Madu yang diambil dari daerah gunung dan pepohonan liar
> memiliki keutamaan tersendiri daripada yang diambil dari sarang biasa, dan
> itu tergantung pada tempat para lebah berburu makanannya.
>
> *3. Minyak Zaitun *
>
> *"Konsumsilah minyak zaitun dan gunakan sebagai minyak rambut, karena
> minyak zaitun dibuat dari pohon yang penuh berkah."* (HR. At-Tirmidzi dan
> Ibnu Majah).
>
> Fungsi minyak zaitun:
>
>    1. Mengurangi kolesterol berbahaya tanpa mengurangi kandungan
>    kolesterol yang bermanfaat.
>    2. Mengurangi risiko penyumbatan (trombosis) dan penebalan
>    (ateriosklerosis) pembuluh darah.
>    3. Mengurangi pemakaian obat-obatan penurun tekanan darah tinggi.
>    4. Mengurangi serangan kanker.
>    5. Melindungi dari serangan kanker payudara. Sesendok makan minyak
>    zaitun setiap hari mengurangi risiko kanker payudara sampai pada kadar 45%.
>    6. Menurunkan risiko kanker rahim sampai 26%.
>    7. Pengkonsumsian buah-buahan, sayuran, dan minyak zaitun memiliki
>    peran penting dalam melindungi tubuh dari kanker kolon.
>    8. Penggunaan minyak zaitun sebagai krim kulit setelah berenang
>    melindungi terjadinya kanker kulit (melanoma)
>    9. Berpengaruh positif melindungi tubuh dari kanker lambung dan
>    mengurangi risiko tukak lambung.
>    10. Mengandung lemak terbaik yang seharusnya dikonsumsi manusia
>    seperti yang terdapat dalam ASI.
>    11. Penggunaan sebagai minyak rambut mampu membunuh kutu dalam waktu
>    beberapa jam saja.
>
> Setiap penyakit itu ada obatnya, seperti hadits Rasulullah *shallallahu
> 'alaihi wa sallam* yang artinya: *"Tidaklah Allah menurunkan suatu
> penyakit, melainkan Dia menurunkan obatnya."* (HR. Bukhari dan Muslim)
> Setiap kali Allah menurunkan penyakit, Allah pasti menurunkan penyembuhnya.
> Hanya ada orang yang mengetahuinya dan ada yang tidak mengetahuinya. Jauh
> sebelum ilmu pengetahuan berkembang pesat, Nabi *shallallahu 'alaihi wa
> sallam* sudah mengetahui dan menerapkan pengobatan yang terbukti
> kemanjurannya.
>
> *Maraji: *
>
>    1. *Keajaiban Thibbun Nabawi*, Aiman bin 'Abdul Fattah
>    2. *Metode Pengobatan Nabi SAW*, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah
>
>
>
> www.muslimah.or.id
>
> ------------------------------
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
> Answers<http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http://id.answers.yahoo.com/>
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke