ass wr wb ..
 Saudaraku ... aku ingin memberikan masukan yang semoga bermanfaat buat diriku 
sendiri maupun buat saudara-saudaraku yang membacanya.
 
 Allah ta’ala berfirman (yang artinya), "Kemudian sempurnakanlah puasa hingga 
malam."
  
 Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menafsirkannya dengan datangnya malam 
dan perginya siang serta sembunyinya bundaran matahari.

  
 Syaikh Abdur Razzaq telah meriwayatkan dalam Mushannaf (7591) dengan sanad 
yang dishahihkan oleh Al Hafizh dalam Fathul Bari (4/199) dan Al Haitsami dalam 
Majma Zawaid (3/154) dari Amr bin Maimun Al Audi, "Para shahabat Muhammad 
shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang-orang yang paling bersegera dalam 
berbuka puasa dan paling lambat dalam sahur."
 
 Wahai saudaraku seiman, wajib atasmu berbuka ketika matahari telah terbenam, 
janganlah dihiraukan rona merah yang masih terlihat di ufuk, dengan ini berarti 
engkau mengikuti sunnah Rosulmu shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan menyelisihi 
Yahudi dan Nashara, karena mereka mengakhirkan berbuka hingga terbitnya bintang.
 
 Insya Allah bermanfaat untuk kita semua .... 
 wss wr wb ..

masjhud <[EMAIL PROTECTED]> wrote:        v\:* {behavior:url(#default#VML);} 
o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape 
{behavior:url(#default#VML);}      st1\:*{behavior:url(#default#ieooui) }       
              Dalam bulan puasa, saya bepergian keluar kota naik mobil. Sore2 
agak hujan (mendung tebal). Tiba2 saya dengar lamat2 suara azan dari speaker 
mesjid dikejauhan. Alhamdulillah, sayapun minum aqua gelas bawaan saya untuk 
berbuka puasa. Seperempat jam kemudian mobil memasuki sebuah kota kecil dan 
persis didepan sebuah masjid, jelas2 saya dengar  azan. Jadi yang tadi itu apa? 
Cuma santri2 dimesjid itu yang lagi berkoar2 pakai speaker mesjid. Saya nggak 
perduli itu ngaji apa uro2, yang penting itu telah mengecoh puasa saya. Yang 
begini pasti tidak dikehendaki oleh Allah. 
   
      
---------------------------------
  
  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of 
Wulung Prakoso
 Sent: 22 Januari 2008 21:15
 To: [email protected]
 Subject: [mediamusliminfo] Re: Pengeras suara di Mesjid
  
   
    SETUJU !!!! Tapi biasanya kalo ditegur pengurus mesjidnya marah 
tuh.....malah kita dituduh gak Islami lah, gak agamis lah...dsb...dsb....jadi, 
yaaah pasrah ajalah..Btw, kalo suaranya enak sih gak masalah, malah ikutan 
hanyut terbawa makna doanya...tapi kalo suaranya yang cempreng gak karuan itu 
yang bikin sakit gigi.....
  
     
  
     
  
    Okki <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  
      Yak, setuju. karena terus terang saja, saya pernah diskusi dengan non 
muslim, mereka merasa terganggu dengan doa dan dzikir yang dikeraskan seperti 
itu. Kalo sekedar Adzan saja mereka nggak masalah, namun kemudian mengaji, doa 
dan dzikir pun dilakukan dengan menggunakan pengeras suara, sehingga non muslim 
sekitarnya merasa terganggu.
  
      ----- Original Message ----- 
  
    From: toro darmadi 
  
    To: [email protected] 
  
    Sent: Saturday, January 19, 2008 9:07 AM
  
    Subject: [mediamusliminfo] Re: Pengeras suara di Mesjid
  
     
  
      Asslm...
 
 Maaf sebelum nya, saya bukan siapa2.... sepengetahuan saya hal itu sah2 saja
 apalagi untuk adzan, kan harus diketahui oleh orang banyak malah kalau tidak 
salah
 zaman dahulu umat  Islam sempet menggunakan  panah api untuk  memberitahukan  
 waktu sholat........??
 Memang dari sedikit pengetahuan yang saya dapat, bukan kah hal yang dimaksud
 (selain Adzan) dianjurkan lebih kepada khusukan untuk lebih mendekat diri 
tanpa harus
 banyak orang yang tau..!! 
 dan dari pengalaman pribadi pun,  Dzikir, membaca  Al-Quran dan masih banyak
 lagi lebih nikmat jika dilakukan pada keheningan malam............??
 Terlebih jika kita merujuk pada Pedoman hidup kita( Al-Qur'an & Hadits)
 
 Wasslm...
    
 Toro
 
 
 
    ----- Original Message ----
 From: Arma Reva <[EMAIL PROTECTED]>
 To: [email protected]
 Sent: Friday, January 18, 2008 2:41:57 PM
 Subject: [mediamusliminfo] Pengeras suara di Mesjid
      Assalamualaikum wr.wb.
  
    Saya mohon penjelasan mengenai penggunaan pengeras suara di mesjid-mesjid.  
Selain digunakan untuk mengumandangkan Adzan, apakah hukumnya boleh, pengeras 
suara di Mesjid (yang biasanya diletakkan di menara mesjid dan suaranya 
dikeraskan) digunakan untuk hal lain, seperti pembacaan Al Qur'an, sholat 
berjama'ah (biasanya sholat Subuh, Maghrib, Isya dan Sholat Jumat), bahkan 
dzikir / doa setelah sholat.
  
    Demikian pertanyaan saya, mohon penjelasan dan sebelumnya saya ucapkan 
terima kasih.
  
    Wassalamulaikum wr.wb.
  
     
  
  
   
    
---------------------------------
  
  Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
  
   
  
  
   
    
---------------------------------
  
  Never miss a thing. Make Yahoo your homepage. <BR
    
---------------------------------
  
  Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it 
now.</a
 
 
 
   
      
  
  
 



Don't Forget Me 

       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke