Assalamualaikum

Saya ingin sedikit berkomentar mengenai hal ini. Saya melihat banyak yang 
mencerca mengenai postingan ini. Saya jadi bertanya-tanya, apakah Islam 
sedemikian kaku-nya ? apakah hal-hal yang Khilafah masih dipertentangkan 
sedemikian rupa ? Rasul membenci Lagu ...... baik, karena Rasul adalah manusia 
yang paling sempurna, dan Rasul tahu yang terbaik, namun kita ? Kita manusia 
biasa yang setiap hari selalu bergumul dengan kehidupan dunia, setiap hari 
bersentuhan dengan hal-hal yang haram, baik itu kita sadari ataupun tidak. 
mampukah seseorang muslim BIASA yang hidup dijaman seperti ini menghindari lagu 
? Musik ? gambar yang mempertontonkan aurat (aurat wanita khan seluruh tubuh 
kecuali muka dan telapak tangan) ?

Sebagian besar umat Islam di Indonesia adalah Islam yang moderat, yang dimana 
saat penyebarannya saja Islam menyerap budaya sekitarnya. Saya kira kita 
sebagai muslim harus fleksible didalam hal-hal yang masih menjadi pertentangan 
jumhur Ulama tersebut dan menyerahkan sepenuhnya pada kehendak Allah SWT. Bagi 
saya, adalah sangat luar biasa seseorang mampu memaknai lagu Letto seperti itu, 
karena kemampuan melihat segala sesuatu dari sisi Islam adalah hal yang sangat 
sulit. Islam tidak hanya ada di ayat-ayat suci Al Quran saja khan ? bukankah 
yang tersirat jauh lebih banyak, dan jauh lebih bisa memudahkan kita untuk 
lebih mensyukuri segala yang telah Allah SWT ciptakan untuk kita manusia ? 
Kalau kita hanya berpedoman pada Al Qur'an saja (Al Qur'an adalah pedoman utama 
... itu jelas !!!), bukankah kita akan sulit untuk bisa membuat orang memahami 
Islam ? Bukankah ada Riwayat dimana saat masuk Islam, Rasulullah tetap 
mengijinkan seseorang meminum Khamr, namun ditukar dengan janji tidak berbohong 
? Bukankah Khamr jelas haram ? lalu Bagaimana dengan lagu ? yang tidak ada 
tuntunannya dalam Al Qur'an ?

Intinya, saat ini Islam sedang disorot oleh banyak orang dan diincar oleh 
banyak orang, lalu kalau sesama kita masih meributkan masalah khilafah seperti 
ini, kapan kita akan maju ? malah kita akan hancur karena diadu domba. 

Rgds

okkie

  ----- Original Message ----- 
  From: budi utomo 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, April 26, 2008 3:34 PM
  Subject: [mediamusliminfo] Bls: [mediamusliminfo] makna lagu sebelum cahaya - 
Letto


        Assalamualaikum, afwan ya akhi, Mudah2an akhi di berikan cahaya imu 
yang berlimpah dan Allah selalu meninggikan derajat akhi didalam cahaya 
keilmuan yang haq. Sungguh disini ana terpaksa mengklarifikasi email akhi 
tentang lagu letto, Bukankah Rasul sangat membenci lagu2 ya akhi. Memang 
terhadap khilaf masalah halal dan haram lagu dikalangan ulama ya akhi, Apakah 
haram atau mubah ? Apakah hanya boleh didendangkan ketika hari raya saja atau 
kah setiap waktu, asal tidak melalaikan kita dari ibadah dan mengingat Allah ? 
Tetapi yang pasti telah haram menurut jumhur ulama Ahlus sunnah wal jamaah 
adalah Alat musik petik, baik itu gitar, biola dan semacamnya adalah haram, 
Yang diperbolehkan di islam hanyalah alat musik tabuh. Jadi ana mohon kepada 
Akhi, bersatulah kita kepada kebenaran Islam, Al quran dan sunnah. Ingatlah di 
dalam islam itu tidak ada istilah musik islam, karena pada asalnya musik itu 
adalah bikinan orang-orang kafir, Yahudi dan Nasrani. Perdengarkanlah telinga 
kita dengan alunan ayat-ayat suci alquran dan basahilah mulut-mulut kita dengan 
membaca alquran. Barangsiapa orang yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk 
golongan mereka. Tegakkan islam di dada kita maka akan tegaklah islam di bumi 
ini. Sukron.

        BUDI UTOMO


        --- Pada Jum, 25/4/08, Rief H <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

          Dari: Rief H <[EMAIL PROTECTED]>
          Topik: [mediamusliminfo] makna lagu sebelum cahaya - Letto
          Kepada: [email protected]
          Tanggal: Jumat, 25 April, 2008, 5:50 PM


          Alhamdulillah bisa masuk juga email saya.

          Mohon maaf kalau cerita dibawah ini sudah pernah dikirim. Tapi saya 
tetap merasa senang bisa kirim email ini ke saudara-saudara saya.
          Semoga bermanfaat ......

          makna lagu sebelum cahaya - Letto
          Letto merupakan sebuah grup band yang tergolong baru di dunia 
permusikan Indonesia . Band ini bermarkas di daerah Kadipiro Jogjakarta. 
Pentolan band ini adalah Noe, anak dari Emha Ainun Najib.  Sebuah postingan di 
salah satu blog memberi makna atas lagu ini. Secara lengkap, postingan itu 
berisi sbb: 


          Ku teringat hati yang bertabur mimpi
          Kemana kau pergi cinta
          Perjalanan sunyi yang kautempuh sendiri
          Kuatkanlah hati cinta

          Reff :
          Ingatkan engkau kepada embun pagi
          bersahaja
          Yang menemanimu sebelum cahaya
          Ingatkan engkau kepada angin yang
          berhembus mesra
          Yang kan membelaimu cinta

          Kekuatan hati yang berpegang janji
          Genggamlah tanganKu cinta
          Ku tak akan pergi meninggalkanmu
          sendiri
          Temani hatimu cinta 
          Back to reff

          Siapa yang tak kenal lagu ini? Hampir semua lapisan masyarakat ngerti 
betul lagu ini, apalagi saat ini menjadi soundtrack lagu dari salah satu 
sinetron di televisi swasta.Maka tak heran jika anak kecil, remaja aktivis 
dakwah atau bukan mengenalnya bahkan mungkin hafal diluar kepala.

          Seperti salah satu adik binaan saya. Suatu ketika dia membuka isi 
lagu di hp saya, salah satunya terdapat lagu sebelum cahaya milik letto. Lagu 
tersebut didengarnya terus menerus diulang-ulang hingga temen-temen yang 
lainnya datang.
          sengaja saya mendengarkan dia bernyanyi dan praktis mendengarkan pula 
apa yang dia nyanyikan. "Sebelum cahaya"??
          Penasaran juga kan ...apa sih maksud lagu itu??? Sampai akhirnya saya 
bertanya pada dia, "dik, asyik banget nyanyinya...hmmm...da banyak kenangan 
nii...dengan lagu itu?? Dia menjawab, "jelas mbak..banyak kenangan..". Mbak 
pingin tahu?? Saya mengangguk..dan dia mulai menceritakan apa yang dimaksud 
kenangan tersebut

          Kata pertama yang keluar adalah, "itu kan ngingetin kita sama sholat 
lail mbak?"
          Heran dan takjub sebetulnya hati saya, kok bisa ya??
          Dia meneruskannya: 


          Bait pertama lagu ini menunjukkan kalau Allah selalu mengawasi kita 
Allah melihat kita yang sedang tidur tiba-tiba terbangun...kita pergi untuk 
ambil air wudhu maka mengapa disana dituliskan kemana kau pergi...
          kemudian kita menegakkan sholat malam, dalam kesunyian, sendiri 
ketika semua orang tengah terlelap ketika dingin sangat menusuk di tulang, 
ketika mata masih terkantuk-kantuk. Siapa yang sanggup untuk menjalankannya??
          Butuh kekuatan hati untuk melaksanakan raka'at demi raka'at, lantunan 
ayat2  suci yang kita baca dan dzikir dengan penuh ketawadhuan. Inilah makna 
yang dia temukan dalam baris perjalanan sunyi yang kau tempuh sendiri, kuatkan 
hatimu cinta.

          Bait kedua, Allah ingin menentramkan hati kita, Allah mengingatkan 
bahwa kita tidak sendiri dalam menjalankan sholat Lail, lihatlah ada
          embun pagi yang selalu menemani kita hingga fajar muncul dari ufuk 
timur dan rasakanlah sepoi-sepoi angin di sepertiga malam, yang dengan sangat 
lembut meniup mukena kita. Sungguh kita tidak sendiri saat sholat Lail 
ditegakkan. Dan mereka inilah yang dapat kita jadikan saksi di akhirat kelak.

          Bait ketiga menerangkan siapa yang punya tekad kuat tersebut? untuk 
menegakkan sholat malam setiap hari, setiap malam. Dia adalah orang-orang yang 
selalu berpegang teguh pada janjinya terhadap Allah. Janjinya bahwa dia kan 
selalu menjadikan Alloh sebagai Illah dalam hidupnya. 

            

          Subhanallah yang tersirat ternyata lebih dalam yah, silahkan forward 
ke muslim lainnya




       


------------------------------------------------------------------------------
  Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
  


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke