Diterima dari milist sebelah.. 
----- 
PENTING!!!! 


Sent: Thursday, March 13, 2008 11:27 AM
Subject: ANGIN DUDUK = SSJKA (Sindrom Serangan Jantung Koroner Akut)
ANGIN DUDUK = SSJKA (Sindrom Serangan Jantung Koroner Akut) 

Kemarin ada seorang teman yang meninggal di usia yang ke-31 
dengan status single. Menurut dokter-dokter yang turut melayat,
kemungkinan penyebabnya adalah Angin Duduk, karena hari senin. Dia masih masuk
kantor,walaupun pada saat jam istirahat minta ijin pulang
karena kepalanya pusing. Kebetulan ybs tidur sekamar dengan kakak
perempuannya yang juga bekerja di kantor yang sama, dan masih sempat
terbangun karena adiknya menanyakan minyak kayu putih sekitar setengah
12 malam, lalu paginya waktu dibangunkan pagi hari untuk
berangkat ke kantor, ternyata sang adik sudah meninggal dengan posisi
tidur dengan wajah sedikit menahan rasa sakit, dan kebiruan sekitar
leher.

Atas dasar itulah saya informasikan sedikit mengenai Angin Duduk atau
nama kerennya Sindrom Jantung Koroner Akut.

A. Angin Duduk sama dengan Sindrom Jantung Koroner Akut Hanya dalam 15
menit sampai 30 menit, orang yang terserang angin duduk bisa meninggal.
Padahal, penderita, sebelumnya terlihat sehat-sehat saja. Dunia
kedokteran selama dua tahun terakhir berhasil mengidentifikasi istilah baru
penyakit jantung yang akrab disebut angin duduk.


B. Ternyata, penyakit ini tak sekedar masuk angin berat, tetapi
identik dengan sindrom serangan jantung koroner akut(SSJKA).
Teridentifikasinya istilah ini, menurut Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit
Dalam FKUI, Prof DR dr Teguh Santoso.SpPD, di Jakarta, pekan lalu.
Menandai sebuah koreksi besar terhadap mitos yang berkembang di
masyarakatselama ini. Bahwa masuk angin hebat itu adalah penyakit yang 
berbahaya, 
bahkan bisa menimbulkan kematian hanya dalam waktu 15 hingga 30 menit
sejak serangan pertama.

Jadi kata Teguh lagi, jika Anda tiba-tiba merasa nyeri dada, sebaiknya
tidak melakukan aktivitas fisik apapun termasuk berhubungan seks.
Segeralah pergi ke rumah sakit
yang menyediakan fasilitas penanganan gawat darurat jantung.

Ingat!. Tidak boleh lebih dari 15 menit setelah serangan nyeri pertama.


Sindrom serangan jantung koroner akut merupakan penemuan terbaru akhir
banyak disikapi masyarakat dengan tindakan yang salah.
Misalnya,penderita dikerok, diberi minuman air panas, atau diberi
ramu-ramuan untuk mengeluarkan angin. Padahal, penderita bisa meninggal
mendadak tanpa ada tanda-tanda sakit

Gejalanya: 

Muncul keluhan nyeri ditengah dada, seperti
- Rasa ditekan
- Rasa diremas-remas, menjalar ke leher, lengan kiri dan kanan, serta ulu hati.
- Rasa terbakar dengan sesak napas dan keringat dingin. 
Keluhan nyeri ini bisa merambat ke kedua rahang gigi kanan atau kiri,
bahu, serta punggung. Lebih spesifik, ada juga yang disertai kembung
pada ulu hati seperti masuk angin atau maag.Sumber masalah sesungguh hanya 
terletak pada penyempitan pembuluh darah jantung (vasokonstriksi) .


Penyempitan ini diakibatkan oleh empat hal : 

- Pertama, adanya timbunan-lemak (aterosklerosis) dalam pembuluh darah
akibat konsumsi kolesterol tinggi.
- Kedua, sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah (trombus);
- Ketiga, Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh.darah akibat kejang yang 
terus menerus.
- Keempat, infeksi pada pembuluh darah..

Penyempitan itu, lanjutnya lagi, mengakibatkan berkurangnya oksigen yang masuk 
ke dalam jantung.Ketidak-seimbangan pasokan dengan kebutuhan oksigen pada tubuh 
mengakibatkan nyeri dada yang dalam istilah medisnya disebut angina.

Namun kata Teguh, hendaknya dibedakan antara keluhan nyeri pada sindrom
serangan jantung koroner akut (SSJKA) dengan serangan jantung koroner
(SJK) (infark miokard).

Pada SJK, angina terjadi akibat sumbatan total pembuluh darah jantung
karena aktivitas fisik yang berlebihan.
Sementara pada SSJKA angina terjadi akibat sumbatan tidak total yang
dirasakan saat istirahat.

"SSJKA ini memang mendadak. Bukan karena capek, masuk angin, atau
penyakit-penyakit lainnya. Biasanya penderita akan meninggal paling lama
lima belas menit setelah keluhan rasa nyeri pertama kali dirasakan".
kata Teguh.

Masyarakat diminta waspada terhadap keluhan angin ini. Soalnya penderita
sebelum terserang akan tampak sehat-sehat.

Solusi.....NYA: 

Satu-satunya hanyalah melonggarkan sumbatan yang terjadi, yaitu dengan
memberikan obat anti platelet (sel pembeku darah) dan anti koagulan.
Atau, obat untuk mengantisipasi ketidak-seimbangan supplai oksigen dan
kebutuhan oksigen. Misalnya nitrat, betabloker, dan kalsium antagonis.

Di tempat terpisah. Ahli jantung RS Jantung Harapan Kita dr. Santoso
Karo-Karo MPH:, SpJp mengungkapkan kondisi rumah sakit di Indonesia
tidak terlalu bisa diharapkan untuk pengobatan SSJKA. Rumah sakit terkesan
lambat menangani pasien. Untuk itu ia menyarankan agar penderita yang sudah 
tahu bahwa dirinya
memiliki gangguan jantung sebaiknya membawa tablet antiplatelet ke
manapun ia pergi.


Obat antiplatelet yang paling murah dan gampang di cari adalah ASPIRIN.
Obat ini selain bermanfaat sebagai pertolongan pertama mengatasi nyeri
dan melonggarkan kembali pembuluh darah yang tersumbat oleh thrombosit atau
platelet (sel pembeku darah). 
Info & Tips

Bisa juga sedia pill CEDOCARD, murah harganya, sediakan sekitar 2 - 6 butir, 
selipkan di dompet, dibawa kemana pun pergi. 

a.Cara pake nya jangan ditelan, tapi dimasuk kan ke bawah lidah,
dibiarkan mencair dibawah lidah.
b.Cara kerjanya: Pil cedocard akan mencair jadi larutan yang mudah diserap 
pembuluh darah dibawah lidah, berfungsi menimbulkan pelebaran pembuluh darah di 
kepala, terutama ke arah otak, sehingga otak tetap
mendapat supply darah dan oksigen yang cukup, jika jantung mengalami
gangguan. Sementara itu selekasnya penderita di bawa ke RS Gawat Darurat
untuk mendapat pertolongan lebih lanjut. 

SEMOGA ARTIKEL INI DAPAT BERMANFAAT UNTUK TEMAN-TEMAN SEKALIAN. 



--------------------------------------------------------------------------------


DISCLAIMER
---------------
"This email and any files transmitted with it are private and confidential and 
intended solely for the use of the individual or entity to which they are 
addressed. If you have received this email in error please notify the system 
manager. If you are not an intended recipient, you are hereby notified that any 
disclosure, copying, or distribution of this email, and/or taking any action 
based on its content, is strictly prohibited, and you should: (i) immediately 
delete this email and its attachments from your system, and (ii) inform the 
sender by reply email that you are not an intended recipient. Please note that 
any views or opinions presented in this email are solely those of the 
author/sender and do not necessarily represent those of ANJ Agri Group. ANJ 
Agri Group does not accept (i) any liability for its employee's communications 
that are against ANJ Agri's core values and/or outside the scope of employment 
and (ii) any damage caused by any virus transmitted by this email. Details can 
be found at: http://www.anjagri.com/disclaimer.htm"; 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke