> Assalamu'alaikum Rekan-rekan Seperjuangan..
kita lihat betapa mudahnya kita tercabik-cabik bahkan rentan terpecah belah, kita tidak pernah belajar untuk memahami persoalan yang lebih besar seperti kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan untuk UMAT ISLAM. kita selalu sibuk dengan persoalan-persoalan jangka pendek dan menguras energi yang cukup besar. Tahukah kita banyak dari umat kita hari ini bergelut dengan kemiskinan?pendidikan rendah (karena banyak sekolah-sekolah Islam yang sangat mahal biayanya)?dan lain sebagainya, tahukah kita berapa banyak umat kita yang berpindah keyakinan akibat KEMISKINAN, PENDIDIKAN RENDAH?..akan tetapi kita lihat para pemimpin kita sibuk dengan dunia politik, selebrities dan dunia entertaimen lainnya, ribut dengan ini dan itu dsb, pernahkah kita mendengarkan keluhan umat kita yang tertindas KEMISKINAN?ADA! akan tetapi tidak FOKUS, hanya untuk kepentingan sesaat, untuk dulang suaralah, untuk pemilihan inilah dan lain sebagainya, SADARKAH KITA? Kita hanya selalu menjadi objek-objek kepentingan jangka pendek saja.. intinya adalah bahwa kita jangan terlalu menguras Energi pada persoalan-persoalan jangka pendek, akan tetapi mulai atur strategi untuk persoalan-persoalan jangka panjang yang lebih fokus dan terencana.. untuk KASUS AHMADIYAH UMAT ISLAM harus MENDESAK PEMERINTAH untuk segera mengeluarkan SKB atau MENDESAK AHMADIYAH DEKLARASIKAN AGAMA BARU akan tetapi UMAT ISLAM harus hati-hati menyikapinya, karena bisa jadi ini ada sebuah permainan dan FPI menjadi tumbalnya... HANIEF ARIEF > > FPI bukan polisi atau aparat yg diberi kekuasaan untuk menegakkan sesuatu > yg salah prosedur seperti yg dilakukan AKBBP. FPI hanya organisasi di luar > negara .... Saya kok bingung ya AKBBP salah karena membela ahmadiyah > --dengan dalil mengharagi plurilisme-- sehingga FPI merasa berhak turun > tangan membetulkan kesalahn AKBBP. Atau AKBBP jelas melanggar > aturan Polri untuk tidak berdemo di Monas. YA kalo melanggar POLRI > ---POLRI dong yg bertindak kecuali FPI diperintah oleh POLRI untuk > menindak AKBBP --itu saya bisa sedikit menerima aksi FPI. > > Berarti kalo suatu saat ada segolongan orang misalnya yg merasa Islamnya > paling benar dan tiba2 menyerang FPI karena merasa FPI bukan Islam karena > bertindak kekerasan .... sah dong. > > Katolik sama Protestan sama2 Christian ---yg saya tahu mereka sering > berantem, yang saya gak tahu dan gak pernah dengar adalah mereka saling > pukul2an. > > Di sini pak Christian refers to Protestant > Kalo orang Catholic ditanya mereka jawab I'm Catholic (Ini yang saya tahu > loh pak) > > Correct me if I am wrong > I just want to be a good Moslem without violence > I know that I am dumb but I always learn what Rasul said and practicing it > Rasul always taught me about love, caring, solidarity without violence. > > warmest regard > -f- > > > ----- Original Message ---- > From: Okki <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Saturday, June 7, 2008 1:17:31 PM > Subject: [mediamusliminfo] Re: Kenapa FPI Anarikis? > > > Assallamualaikum > > Mbak Ulfa, FPI bergerak itu karena mereka > menghancurkan kemaksiatan disekelilingnya, kemaksiatan yang tampak nyata > oleh > mata yang ada disekeliling kita. Kalo FPI memukuli anggota DPR, anggota > DPR yang > mana ? yang mana kelakuan mereka yang memberi dampak sedemikian dekat > dengan > masyarakat ? dan apa pasti mereka bersalah ? sedangkan AKBBP jelas > melanggar > aturan Polri untuk tidak berdemo di Monas, mereka tahu bahwa Ahmadiyah > merupakan > isu crucial saat ini bagi umat Islam, tapi mereka mengumpulkan massa dan > berdemo > membela Ahmadiyah, tanpa berpikir apakah Ahmadiyah itu salah atau benar. > Kenapa > FPI memakai kekerasan ? karena hanya itu yang mereka punya !!!! sedangkan > kaum > perusak Islam punya segalanya, dari kalangan Islam dan politik ada model > Gus > Dur, dari pengusaha ada Goenawan Muhamad, dari pengacara ada Adnan Buyung > Nasution dan lain sebagainya. Disaat seseorang sedemikian desperate akan > keadaan > spiritualnya, dan semakin diprovokasi, maka jelas saja Emosi paling > mendasar > yang mereka pakai ......... kekerasan !. Satu Hal yang harus diingat, kaum > perusak Islam tidak berani terang-terangan, karena mereka MEMBACA sejarah > bahwa > hanya praktek adu domba dan Konspirasi yang bisa menghancurkan Islam !!! > Maka > dari itu Non muslim banyak memberi beasiswa agar bisa memperkenalkan > kenikmatan > dunia dan kebebasan yang mereka agung-agungkan untuk mempengaruhi umat > Islam. > > Nabi Palsu memang sering muncul, namun jarang > mengaku akan Islam dan ingat dijaman Umar Ibn Khatab, para nabi palsu > langsung > dipenggal kepalanya !!!. Nabi memang mungkin akan bersabar, namun apakah > kita > sebagai umatnya rela melihat agama kita diinjak-injak ? bukankah menjelang > ajal-nya, Rasulullah SAW menyebutkan kata Umatku ... Umatku .... Umatku ? > Kalo > anak atau orangtua kita diolok-olok orang bahkan dihina didepan umum, > akankah > kita diam saja ? > > FPI sama dengan Playboy ????? logika apa itu ? > bukankah FPI sudah memperingatkan Playboy terlebih dahulu, namun tidak > digubris > ? anda samakan antara orang yang memukul anda demi mengingatkan anda hari > ini > dengan bengkak yang beberapa hari kemudian sembuh dengan orang yang akan > merusak > moral anak-anak anda dan membuat mereka hamil diluar nikah, bergaya hidup > hedonisme dan free sex dan sekaligus menjadikan mereka kaya ? anda samakan > FPI > dengan orang yang mengambil uang anak anda dan sekaligus mengajarkan > bagaimana > indahnya anatomi tubuh wanita itu dan indahnya melakukan sex diluar nikah > ? > > Mbak Ulfa, anda hanya menjawab > pertanyaan-pertanyaan orang-orang disekeliling anda saja merasa bahwa anda > sibuk > menyelamatkan wajah Islam, sementara mereka mempertaruhkan Jiwa, Harta dan > keluarga mereka demi Islam ? Anda ada dimana ? kalo anda dinegeri barat, > bukankah sebebas-bebasnya orang barat sekalipun kalo ada tetangga yang > mengadakan pesta-pesta minuman keras dan maksiat pasti akan menghubungi > polisi > !!!! bagaimana anda bisa membayangkan diKampung yang rumahnya sedemikian > rapat, > banyak anak kecil dan dikelilingi dengan rumah pelacuran, diskotik dan > orang-orang yang mabuk ??? Tolong sebelum komentar anda pikir dahulu, > bahwa anda > ada diatas sana hidup dengan kecukupan sedangkan FPI hidup disekeliling > masyarakat yang tiap hari di diinjak-injak oleh nasib. Dan kalo mereka > bertanya > .... Are They Both Muslim ...... ask them are Protestan and Catholik both > Christian ..... ??? Are You not THAT smart ????? > > Wassalam > > Okkie > ----- Original Message ----- > From: toro darmadi > To: [email protected] > Sent: Friday, June 06, 2008 1:23 PM > Subject: [mediamusliminfo] Re: Kenapa FPI Anarikis? > > Ass.... > Saya rasa kalo cuma komentar sih sah2 saja...? > tapi kalo kita keluar pager rumah trus lagi jalan liat agen koran/ > majalah > majang majalah Playboy dengan gambar depan Foto salah seorang wanita > cantik dengan pose nyaris tidak menutupi aurat kewanitaan nya ....?! > kira2 tindakan kita apa ya...?! > atau ketika bulan romadhon, selepas taraweh dimasjid lewat sebuah klub > malam > trus didepannya ada beberapa orang wanita dan pria sedang asyik > bermesraan dibawah pengaruh alkohol.....?! dan menyapa kita ....?! > > saya bukan FPI................ > berapa lama pemerintah mengambil keputusan tentang Ahmadiyah.....? > dikuningan, Jawa Barat.... sebuah mesjid nyaris hancur oleh pemuda > Islam...?! > diDepok masih Jawa Barat juga, sebuah tempat komunitas Ahmadiyah nyaris > diserbu warga sekitar nya....?! > jadi.....?????? > > > wass.................. > Toro > Hamba Allah > > > ----- Original Message ---- > From: Muhammad Achmad <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Friday, June 6, 2008 11:19:36 AM > Subject: [mediamusliminfo] Re: Kenapa FPI Anarikis? > > > Saya juga sependapat dengan Mbak Ulfa … bahwa kekerasan adalah bukan > cirri orang islam ….. > Tapi coba tolong dalam berbicara tidak dengan emosi sehingga kata-akata > yang keluar tampak seperti sangat marah dan kurang terarah ….. Nabi pun > menyatakan bahwa umatku dengan ahlak yang baik sesuai dengan tujuan > beliau diturunkannya ….. > DI Negeri ini tidak ada yang perduli dengan agama Islam yang hakiki > selain FPI ….…. Saya bukan anggota FPI, namun kalau ada FPI-FPI lain yang > mencoba meningkatkan syariat umat dengan masing-masing caranya misalnya > menghancurkan tempat-tempat maksiat, mengumandangkan ahlak dan moral > dengan menggunakan banyak media, dan lain-lain …. Saya yakin-seyakinnya > Indonesia akan dipenuhi dengan umat Islam yang islam dan ihsan. ….. > Demikian sekedar pendapat ….. > Salam > > From:[email protected] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Wulung Prakoso > Sent: Friday, June 06, 2008 10:10 AM > To: [email protected] > Subject: [mediamusliminfo] Re: Kenapa FPI Anarikis? > > Buat Mas Robby Hidayat... > > Hehe..lihat tuh komentar Mbak Ullfah..bagus kan??. Begini mas, kan saya > udah bilang kalo platform perjuangan FPI itu bagus, namun lihat dong > kumpulan orang2nya..bodo semua...kayaknya kultur kekerasan timur tengah > dibawa-bawa ke Indonesia, trus orang indonesianya bodo lagi menerima > kultur itu bulat2!!! ga pake otak..dengan dalih Islam ibu2 dan anak2 > dipukuli sampai trauma..pake takbir Allahu Akbar lagi!!!..Emangnya Islam > menghalalkan kita nendang ibu2 dan anak2??...sayang, Mas Robi gak > kepikiran sampai sana sih ya???..........bener tuh kata mbka Ulffah, > kalau berani FPI tendang tuh koruptor senayan, tapi?? nyalinya cuma sama > ibu2, anak2 dan orang tua.............. > > Think wise mas Robby....... > > Wassalam............... > > Ullfah Muhayani <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Salam > > Hayoo kalo berani FPI pukulin tuh orang2 yg duduk di DPR yg sebagian dari > mereka suka berbuat mesum dan makan duit rakyat sehingga rakyat kelaparan > dan akhirnya rela menjadi pelacur, yg akhirnya rela menghalalkan segala > cara untuk bisa tetap hidup, yg akhirnya stress akhirnya minum2an, yg > akhirnya mau jadi model majalah playboy karena butuh duit. > > Ayo FPI kalo berani ke Glodok ---obrak abrik tuh (pasti gak berani mau > berantem sama para cukong2 yg punya back up Jenderal2) > > Ingat FPI 'kadal fakru ayyakuna kuffron' ...ingat itu baca analisa baru > bertindak. > > Yg terjadi adalah FPI memukul orang2 (di Monas) yg sedang tidak minum > minuman keras. FPI memukul orang2 yg sedang tidak membaca majalah > playboy. FPI memukul orang2 yg sedang tidak berzina di Monas, FPI memukul > orang2 yg sedang tidak berdisko. > > Ajaran Nabi2 palsu sudah ada sejak jaman baheula, semasa Nabi masih hidup > pun banyak bermunculan Nabi2 palsu. Jadi jangan shock gitu dong FPI > ----baca-baca sejarah jangan cuma dengerin kata2 Pemimpin/Kyaimu itu. > > 'kalo melihat pemukulan yang dilakukan di monas itu belum seberpa mas... > majalah playboy yang merusak anak2 gimana???' > > OOO jadi FPI sama saja dengan majalah Playboy ----suka merusak. Yg beda > cuma motif yang playboy uang yg satunya dengan dalih menyelamatkan Islam > dan Umat Islam. > > > Thanks. > -f- > Sebagai umat Islam saya mau bilang 'sudahlah FPI gak perlu kau berdalih > menyelamatkan Islam, > karena saya di sini sibuk menyelamatkan wajah Islam karena tingkahmu, > saya sibuk melayani pertanyaan dosen2 dan teman2 saya tentang kelakuanmu > yg membawa nama Islam. They say .... hey Ulfah ---why they (FPI) did > like that ---they are (FPI and AKKBB) both Muslim, aren't they?' > So what should I say then, FPI??????? > > > > ----- Original Message ---- > From: Roby Hidayat <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Friday, June 6, 2008 2:45:49 AM > Subject: [mediamusliminfo] Re: Kenapa FPI Anarikis? > Assalamualaikum WR WB buat mas Wulung > Prakoso... > saya cuma bisa ngasi inti permasalahan dari masalah islam kita sekrang > ini.. > islam kita sekrang di indonesia sudah dijengkal dan dipandang sebelah > mata oleh orang selain islam.. > apa salahnya kalo ada orang islam yang membela agama nya sendiri, kalo > melihat pemukulan yang > dilakukan di monas itu belum seberpa mas.. majalah playboy yang merusak > anak2 gimana??? > meja judi yang semakin semerbak itu gimana??,tempat diskotik yang > memungkinkan Prostitusi, Zina gimana??? perFilm-an yang merusak budaya, > cara > berpakaian yang minim itu gimana?? TIMBULNYA AJARAN DAN NABI2 BARU itu > gimana???? > islam awalnya mulia dan damai memang.. tapi kalo sekarang kita liat > sepertinya kita kembali ke jaman jahiliah.. > FPI bertindak karena pemerintah tidak bertidak tegas..!! karena kalo > diulur ulur lagi masalah perusakan moral dan agama ini mau di kemanakan > ISLAM.. > maaf mas.. saya sedih ada orang islam sendiri yang menghina perjuangan > buat kebaikan agamanya.. > maaf kalo ada yang mrah sama saya.. > Wassalam > > On 6/5/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Ass.Wr.Wb, Islam itu damai,mendamaikan,didamaikan,kedamaian, > sedamai2nya,pokoke damai semua. Ga ada itu pukul2an hujat menghujat > serang menyerang preman premanan. Kl tidak damai ya bkn islam, islam itu > agama bkn kendaraan, agama itu yg menghubungkan individu manusia dgn Sang > Penciptanya tdk ada paksaan jadi tanggung jawabnya sendiri kepadaNya. > Diluar itu bkn agama tp budaya atw kelakuan, jadi agama bkn kendaraan > untuk kepentingan lain. Wass. > Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network > > ________________________________ > > From: Wulung Prakoso <[EMAIL PROTECTED]> > Date: Wed, 4 Jun 2008 22:57:07 -0700 (PDT) > To: <[email protected]> > Subject: [mediamusliminfo] Re: Kenapa FPI > Anarikis? > Saya kok....gak sreg lihat orang-orang FPI menendang ibu-ibu, anak-anak > sambil bertakbir ALLAHU AKBAR!!!!....padahal kalau ibu atau anak mereka > ditendang orang pasti marah ya??..Padahal tujuan FPI itu sendiri kalau > menurut saya mulia loh, seperti menegakkan syariat Islam di Bumi Pertiwi > ini..dsb..dsb....tapi sayang, anggota mereka gak lebih dari sekumpulan > orang-orang yang mempunyai IQ kurang dari 100..... > > > DeNnIeS DeNnIeS <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > PENGGREBEKAN DAN PENGHANCURAN TEMPAT MAKSIAT!!! > > Oleh: Syaikh Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaili > > > > > Pertanyaan: > Syaikh Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaili ditanya: Apakah kami diperbolehkan > merubah kemungkaran dengan kekuatan tangan, seperti menghancurkan > lokasi-lokasi pelacuran dan mabuk-mabukan, sebagaimana yang dilakukan > oleh sebagian kaum muslimin di Indonesia? > > Jawaban: > Ini tidak boleh! Bahkan ini termasuk kemungkaran tersendiri. Merubah > kemungkaran dengan kekuatan tangan merupakan hak Waliyul Amr (umara). > Tindakan melampaui batas yang dilakukan oleh sebagian orang terhadap > tempat-tempat maksiat, (yakni) dengan menghancurkan dan membakarnya, atau > juga tindakan melampaui batas seseorang dengan melakukan pemukulan, maka > ini merupakan kemungkaran tersendiri, dan tidak boleh dilakukan. > > Para ulama telah menyebutkan masalah mengingkari dengan kekuatan tangan, > merupakan hak penguasa. Yaitu orang-orang yang disabdakan Rasulullah > shallallahu 'alaihi wa sallam. > > "Barangsiapa melihat kemungkaran, maka hendaklah dia merubahnya dengan > tangannya. Jika ia tidak mampu, maka dengan lisannya. Jika ia tidak > mampu, maka dengan hatinya." > > Makna kemampuan yang disebutkan dalam hadits ini, bukan seperti yang > dibayangkan oleh kebanyakan orang, yaitu kemampuan fisik untuk memukul > atau membunuh. Kalau demikian yang dimaksudkan, maka kita semua dapat > memukul. Namun, apakah benar yang dimaksud seperti ini? > > Kemampuan yang dimaksudkan adalah kemampuan syar'iyah. Yang berhak > melakukannya ialah orang yang memiliki kemampuan syar'iyah. Yaitu, > pengingkaran terhadap mereka tidak akan menimbulkan kemungkaran lain. > Dengan demikian, perbuatan melampaui batas yang dilakukan oleh sebagian > orang, baik dengan memukul atau menghancurkan tempat-tempat maksiat yang > dilakukan seperti pada sekarang ini merupakan pelanggaran. > > Orang yang melihat kemungkaran atau melihat pelaku kemungkaran, hendaknya > melaporkannya kepada polisi, sebagai pihak yang bertanggungjawab, atau > para ulama atau para da'i, untuk selanjutnya diserahkan kepada yang > memiliki wewenang. Kemudian akan diselidiki, sehingga dapat diatasi > dengan cara yang tepat. > > [Soal-jawab Syaikh Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaili di Masjid Kampus > Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, 27 Jumadil Akhir 1427H] > > *** > > * Sumber: Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 06/Tahun X/1427H/2006M. > Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Almat Jl. Solo – Purwodadi > Km. 8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183. telp. 0271-5891016 - website: > www.bukhari.or.id > * Dipublikasikan kembali oleh www.muslim.or.id > > Sumber: www.muslim.or.id > > > > > > > > > > > ________________________________ > > * > > ________________________________ > “This e-mail (including any attachments) is intended solely for the > addressee and could contain information that is confidential; If you are > not the intended recipient, you are hereby notified that any use, > disclosure, copying or dissemination of this e-mail and any attachment > is strictly prohibited and you should immediately delete it. This > message does not necessarily reflect the views of Bank Indonesia. > Although this e-mail has been checked for computer viruses, Bank > Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus and > any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient > should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a > result of e-mail transmission through Internet” > > > > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam Google Groups yaitu "Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected] ------------------------------------------------------------------------------------------------------ Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu. ------------------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi http://groups.google.com/group/mediamusliminfo Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
