Shalatlah Dengan Menggunakan
Sutroh<http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/shalatlah-dengan-menggunakan-sutroh.html>Penulis:
Johan Abu Yusuf

<http://muslim.or.id/category/fiqh-dan-muamalah>

Acapkali kita lihat seseorang dengan santai berlalu-lalang di depan orang
yang sedang sholat tanpa merasa risih, padahal perbuatan sembrono ini bisa
mengurangi pahala sholat orang lain atau bahkan sampai membatalkannya. Imam
Adz Dzahabi telah memasukkan perbuatan tersebut sebagai perbuatan dosa besar
sebagaimana dalam kitab *Al Kabaair*, begitupula para ulama lain juga
menyatakan demikian. Kesalahan ini diperparah dengan sholatnya seorang tanpa
menghadap tabir pembatas (baca: sutroh) di depannya, sehingga orang lain
merasa leluasa berlalu lalang sementara ia sendiri juga tidak berusaha
menghalangi.

*Perintah Nabi Agar Sholat Menghadap Sutroh dan Mendekat Kepadanya*

Ketahuilah, disyariatkannya sholat menghadap pembatas/sutroh telah
ditegaskan oleh perintah Rosululloh *shollallohu 'alaihi wa sallam* dalam
banyak hadits dan perbuatan beliau. Bahkan banyak dari kalangan ulama yang
menyatakan wajibnya mengambil sutroh. Rosululloh *shollallohu 'alaihi wa
sallam* bersabda, *"Janganlah kalian sholat kecuali menghadap sutroh, dan
jangan biarkan seorangpun lewat di depanmu, jika dia enggan maka tolaklah
dengan lebih keras, karena syaithon bersamanya."* (HR Muslim, Ibnu
Khuzaimah) dalam riwayat lain, *"… karena sesungguhnya dia itu adalah
syaithon."* (HR. Bukhori, Muslim). Perintah tersebut berlaku baik seseorang
takut akan ada yang lewat di depannya atau tidak, di manapun ia berada. Dan
hukum ini ditujukan untuk orang yang sholat sendirian dan bagi imam. Adapun
makmum tidak disyari'atkan mengambil sutroh dan sutrohnya adalah sutroh
imam.

*Sutroh dapat berupa dinding, tiang, tongkat, punggung orang atau sejenisnya
yang dapat menjadi pembatas sholatnya*. Adapun tingginya telah Rosululloh
jelaskan, *"Setinggi pelana (sekitar 2/3 hasta)"* (HR. Muslim). Namun
apabila lebih tinggi dari itu, maka lebih baik. Sebab dengan demikian akan
lebih menutup pandangannya sehingga mudah menghadirkan hati serta mencegah
dari batalnya sholat atau kekurangsempurnaan.

*Haromnya Lewat di Depan Orang Sholat*

Perhatikanlah, jika engkau telah sholat menghadap sutroh, maka mendekatlah
sehingga tempat sujudmu tepat sebelum sutroh dan jangan biarkan siapapun
lewat di depanmu. Adapun yang berada di luar sutroh maka tidak ada hak
bagimu untuk menghalanginya. Dan hendaklah orang yang lewat di depan orang
yang sholat takut akan dosa yang diperbuatnya. Camkan baik-baik sabda
Rosululloh, *"Seandainya seseorang tahu dosanya lewat di depan orang sholat,
maka lebih baik baginya berhenti selama 40 (tahun)."* (HR. Bukhori, Muslim).
Bahkan jika seseorang tidak bersutroh tetap saja harom lewat di depannya
sampai batas tempat sujudnya, karena haknya tidak lebih dari tempat yang ia
butuhkan untuk sholatnya. Dan bila engkau telah berusaha menghalangi,
sementara ia bersikeras dan berhasil lewat, maka ia mendapat dosa dan
sholatmu tidak berkurang kesempurnaannya.

*Bolehnya Lewat di Depan Shof Makmum*

*Dalam sholat berjama'ah, yang menjadi sutroh makmum adalah sutroh imam*,
sehingga *yang terlarang ialah lewat di depan imam*. Hal ini didasari oleh
perbuatan Ibnu Abbas ketika beliau menginjak usia baligh. Beliau pernah
lewat di sela-sela shof jamaa'ah yang diimami oleh Rosululloh dengan
menunggangi keledai betina, lalu turun melepaskan keledai baru kemudian
bergabung dalam shof. Dan tidak ada seorangpun yang mengingkari perbuatan
tersebut (Riwayat Bukhori Muslim). Namun demikian, bila seseorang
mendapatkan jalan lain agar tidak lewat di depan shof makmum maka ini lebih
baik, sebab perbuatan tersebut jelas akan mengusik konsentrasi.

*Batalnya Sholat Seseorang Bila Dilewati Tiga Makhluk *

Ketahuiah, *lewat di depan orang sholat dapat mengurangi pahala sholat atau
bahkan dapat membatalkannya*. Rosululloh bersabda, *"Membatalkan sholat
(lewatnya) anjing hitam, dan wanita baligh."* (HR. Ahmad, An Nasa'i). Dan
dalam riwayat Muslim disebutkan juga *keledai*. Ibnu Mas'ud berkata
bahwa *orang
yang lewat di depan orang sholat (selain tiga jenis tadi) bisa mengurangi
pahala orang yang dilewatiny*a (Riwayat Ath Thobroni, Ibnu Abi Syaibah).

Saudaraku, jangan sampai tiga makhluk tadi lewat di depanmu saat sholat
sehingga sholatmu batal, dan *halangilah setiap orang yang hendak lewat
untuk memberikan peringatan bagi orang yang melampaui batas tersebut agar
lebih berhati-hati *! *Wallohu a'lam.*

(Disarikan dari kitab *Asy Syarhul Mumti'* karya Syaikh Utsaimin, *Al
Wajiz*karya Syaikh Abdul Azhim bin Badawi dan A
*l Qoulul Mubin Fii Akhtho'il Mushollin* karya Syaikh Masyhur Hasan Salman)

***


Artikel www.muslim.or.i

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke