Taubat <http://adanipermana.co.cc/2008/08/06/taubat/>August 6, 2008 – 2:02
am

قال العلماء‏:‏ التوبة واجبة من كل ذنب، فإن كانت المعصية بين العبد وبين الله
تعالى لا تتعلق بحق آدمى، فلها ثلاثة شروط‏:‏

أحدها ‏:‏ أن يقلع عن المعصية‏.‏

والثانى‏:‏ أن يندم على فعلها‏.‏

والثالث‏:‏ أن يعزم أن لا يعود إليها أبداً‏.‏ فإن فُقد أحد الثلاثة لم تصح
توبته‏.‏وإن كانت المعصية تتعلق بآدمى فشروطها أربعة‏:‏ هذه الثلاثة، وأن يبرأ
من حق صاحبها، فإن كانت مالاً أو نحوه رده إليه، وإن كانت حد قذف ونحوه مكنه
منه أو طلب عفوه، وإن كانت غيبة استحله منها‏.‏ ويجب أن يتوب من جميع الذنوب ،
فإن تاب من بعضها صحت توبته عند أهل الحق من ذلك الذنب، وبقى عليه الباقى‏.‏
وقد تظاهرت دلائل الكتاب، والسنة، وإجماع الأمة على وجوب التوبة‏:‏

قال الله تعالى‏:‏ ‏{‏وتوبوا إلى الله جميعاً أيها المؤمنون لعلكم تفلحون‏}‏
‏(‏‏(‏النور‏:‏ 31‏)‏‏)‏ وقال تعالى‏:‏ ‏{‏استغفروا ربكم ثم توبوا إليه‏}‏
‏(‏‏(‏هود‏:‏ 3‏)‏‏)‏ وقال تعالى‏:‏‏{‏ يا أيها الذين آمنوا توبوا إلى الله
توبة نصوحاً‏}‏ ‏(‏‏(‏التحريم‏:‏ 8‏)‏‏)‏‏.‏

Para alim-ulama berkata:

"Mengerjakan taubat itu hukumnya wajib dari segala macam dosa. Jikalau
kemaksiatan itu terjadi antara seseorang hamba dan antara Allah Ta'ala saja,
yakni tidak ada hubungannya dengan hak seseorang manusia yang lain, maka
untuk bertaubat itu harus menetapi tiga macam syarat, yaitu: Pertama
hendaklah menghentikan sama sekali-seketika itu juga -dari kemaksiatan yang
dilakukan, kedua ialah supaya merasa menyesal kerana telah melakukan
kemaksiatan tadi dan ketiga supaya berniat tidak akan kembali mengulangi
perbuatan maksiat itu untuk selama-lamanya. Jikalau salah satu dari tiga
syarat tersebut di atas itu ada yang ketinggalan maka tidak sahlah
taubatnya.

Apabila kemaksiatan itu ada hubungannya dengan sesama manusia, maka
syarat-syaratnya itu ada empat macam, yaitu tiga syarat yang tersebut di
atas dan keempatnya ialah supaya melepas-kan tanggungan itu dari hak
kawannya. Maka jikalau tanggungan itu berupa harta atau yang semisal dengan
itu, maka wajiblah mengembalikannya kepada yang berhak tadi, jikalau berupa
dakwaan zina atau yang semisal dengan itu, maka hendaklah mencabut dakwaan
tadi dari orang yang didakwakan atau meminta saja pengampunan daripada
kawannya dan jikalau merupakan pengumpatan, maka hendaklah meminta
penghalalan yakni pemaafan dari umpatannya itu kepada orang yang diumpat
olehnya.

Seseorang itu wajiblah bertaubat dari segala macam dosa, tetapi jikalau
seseorang itu bertaubat dari sebahagian dosanya, maka taubatnya itupun sah
dari dosa yang dimaksudkan itu, demikian pendapat para alim-ulama yang
termasuk golongan ahlul haq, namun saja dosa-dosa yang lain-lainnya masih
tetap ada dan tertinggal - yakni belum lagi ditaubati.

Sudah jelaslah dalil-dalil yang tercantum dalam Kitabullah, Sunnah
Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam serta ijma' seluruh ummat perihal
wajibnya mengerjakan taubat itu.

Allah Ta'ala berfirman:

*"Dan bertaubatlah engkau semua kepada Allah, hai sekalian orang Mu'min,
supaya engkau semua memperolehi kebahagiaan." *(an-Nur: 31)

Allah Ta'ala berfirman lagi:

*"Mohon ampunlah kepada Tuhanmu semua dan bertaubatlah kepadaNya." (*Hud: 3)

Dan lagi firmanNya:

*"Hai sekalian orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat
yang nashuha - yakni yang sebenar-benarnya." *[at-Tahrim : 8]

*Keterangan:*

Taubat nasuha itu wajib dilakukan dengan memenuhi tiga macam syarat
sebagaimana di bawah ini, iaitu:

   - Semua hal-hal yang mengakibatkan diterapi siksa, karena berupa
   perbuatan yang dosa jika dikerjakan, wajib ditinggalkan secara sekaligus dan
   tidak diulangi lagi.
   - Bertekad bulat dan teguh untuk memurnikan serta membersihkan diri
   sendiri dari semua perkara dosa tadi tanpa bimbang dan ragu-ragu.
   - Segala perbuatannya jangan dicampuri apa-apa yang mungkin dapat
   mengotori atau sebab-sebab yang menjurus ke arah dapat merosakkan taubatnya
   itu.

 13 وعَنْ أبي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قال : سمِعتُ رسول الله صَلّى اللهُ
عَلَيْهِ وسَلَّم يَقُولُ : « واللَّه إِنِّي لأَسْتَغْفرُ الله ، وَأَتُوبُ
إِليْه ، في اليَوْمِ ، أَكثر مِنْ سَبْعِين مرَّةً » رواه البخاري

13. Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Saya mendengar Rasulullah Sholallahu
'alaihi wasallam bersabda:

"Demi Allah, sesungguhnya saya itu niscayalah memohonkan pengampunan kepada
Allah serta bertaubat kepadaNya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali."
(Riwayat Bukhari)

14 وعن الأَغَرِّ بْن يَسار المُزنِيِّ رضي الله عنه قال : قال رسول الله صَلّى
اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « يا أَيُّها النَّاس تُوبُوا إِلى اللَّهِ
واسْتغْفرُوهُ فإِني أَتوبُ في اليَوْمِ مائة مَرَّة » رواه مسلم

14. Dari Aghar bin Yasar al-Muzani r.a. katanya: Rasulullah Sholallahu
'alaihi wasallambersabda:

"Hai sekalian manusia, bertaubatlah kepada Allah dan mohonlah pengampunan
daripadaNya, kerana sesungguhnya saya ini bertaubat dalam sehari seratus
kali." (Riwayat Muslim)

15 وعنْ أبي حَمْزَةَ أَنَس بن مَالِكٍ الأَنْصَارِيِّ خَادِمِ رسول الله صَلّى
اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، رضي الله عنه قال : قال رسول الله صَلّى اللهُ
عَلَيْهِ وسَلَّم : للَّهُ أَفْرحُ بتْوبةِ عَبْدِهِ مِنْ أَحَدِكُمْ سقطَ
عَلَى بعِيرِهِ وقد أَضلَّهُ في أَرضٍ فَلاةٍ متفقٌ عليه .

وفي رواية لمُسْلمٍ : « للَّهُ أَشدُّ فرحاً بِتَوْبةِ عَبْدِهِ حِين يتُوبُ
إِلْيهِ مِنْ أَحَدِكُمْ كان عَلَى راحِلَتِهِ بِأَرْضٍ فلاةٍ ، فانْفلتتْ
مِنْهُ وعلَيْها طعامُهُ وشرَابُهُ فأَيِسَ مِنْهَا ، فأَتَى شَجَرةً
فاضْطَجَعَ في ظِلِّهَا ، وقد أَيِسَ مِنْ رَاحِلتِهِ ، فَبَيْنما هوَ كَذَلِكَ
إِذْ هُوَ بِها قَائِمة عِنْدَهُ ، فَأَخذ بِخطامِهَا ثُمَّ قَالَ مِنْ شِدَّةِ
الفَرحِ : اللَّهُمَّ أَنت عبْدِي وأَنا ربُّكَ، أَخْطَأَ مِنْ شِدَّةِ الفرح »

15. Dari Abu Hamzah iaitu Anas bin Malik al-Anshari r.a., pelayan
Rasulullah, ia berkata: Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Niscayalah Allah itu lebih gembira dengan taubat hambaNya daripada
gembiranya seseorang dari engkau semua yang jatuh di atas untanya dan oleh
Allah ia disesatkan di suatu tanah yang luas." (Muttafaq 'alaih)

Dalam riwayat Muslim disebutkan demikian: "Niscayalah Allah itu lebih
gembira dengan taubat hambaNya ketika ia bertaubat kepadaNya daripada
gembiranya seseorang dari engkau semua yang berada di atas kendaraannya -
yang dimaksud ialah untanya - dan berada di suatu tanah yang luas, kemudian
menyingkirkan kenderaannya itu dari dirinya, sedangkan di situ ada makanan
dan minumannya. Orang tadi lalu berputus-asa. Kemudian ia mendatangi sebuah
pohon terus tidur berbaring di bawah naungannya, sedang hatinya sudah
berputus asa sama sekali dari kenderaannya tersebut. Tiba-tiba di kala ia
berkeadaan sebagaimana di atas itu, kenderaannya itu nampak berdiri di
sisinya, lalu ia mengambil ikatnya. Oleh sebab sangat gembiranya maka ia
berkata: "Ya Allah, Engkau adalah hambaku dan aku adalah TuhanMu". Ia
menjadi salah ucapannya kerana amat gembiranya."

*Keterangan:*

Jadi kegembiraan Allah Ta'ala di kala mengetahui ada hambaNya yang bertaubat
itu adalah lebih sangat dari kegembiraan orang yang tersebut dalam hadits di
atas itu.

16 وعن أبي مُوسى عَبْدِ اللَّهِ بنِ قَيْسٍ الأَشْعَرِيِّ ، رضِي الله عنه ،
عن النَّبِيَّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال: « إِن الله تعالى يبْسُطُ
يدهُ بِاللَّيْلِ ليتُوب مُسيءُ النَّهَارِ وَيبْسُطُ يَدهُ بالنَّهَارِ
ليَتُوبَ مُسِيءُ اللَّيْلِ حتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِن مغْرِبِها » رواه
مسلم

16. Dari Abu Musa Abdullah bin Qais al-Asy'ari r.a., dari Nabi shalallahu
'alaihi wasallam., sabdanya:

Sesungguhnya Allah Ta'ala itu membeberkan tanganNya - yakni kerahmatanNya
-di waktu malam untuk menerima taubatnya orang yang berbuat kesalahan di
waktu siang dan juga membeberkan tanganNya di waktu siang untuk menerima
taubatnya orang yang berbuat kesalahan di waktu malam. Demikian ini terus
menerus sampai terbitnya matahari dari arah barat - yakni di saat hampir
tibanya hari kiamat, kerana setelah ini terjadi, tidak diterima lagi
taubatnya seseorang." (Riwayat Muslim)

InsyaAllah bersambung…

-- 
www.adanipermana.co.cc
www.computer-knowledge.biz

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke