Penodaan Akidah Islam Terjadi Lagi, Kini Di Persidangan Munarman
HTI-Press. Beginilah rusaknya kehidupan di bawah sistem sekularisme, yang telah
memisahkan aturan dari Pencipta manusia dari kehidupan. Kebatilan dibiarkan
sementara kebenaran ditanggalkan. Keyakinan akidah Islampun dengan mudah
dilunturkan dan dinodai. Penodaan akidah Islam kembali terjadi. Kali ini dengan
jelas tampak dalam persidangan Munarman.
Pada persidangan lanjutan Munarman, Rabu (10/09) di Pengadilan Negeri Jakarta
Pusat, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan tiga orang saksi dari pihak AKKBB yang
salah satunya Nasir Ahmad, seorang penganut Ahmadiyah. Sementara yang lainnya
adalah Sayidiman dari Komunitas Islam Utan Kayu, dan Didi Ahmadi dari Lembaga
Studi Agama dan Filsafat (ELSAF).
Saat ketiga saksi itu akan disumpah secara Islam oleh ketua majelis hakim,
Panususan Harahap, sontak menuai protes dari kuasa hukum Munarman termasuk
Munarman sendiri. “Majelis hakim mohon dicatat Nasir Ahmad ini adalah
Ahmadiyah, mohon dia disumpah bukan dengan cara Islam,” ujar Syamsul Bahri,
salah seorang kuasa hukum Munarman.
Namun protes itu tak dihiraukan majelis hakim. Sumpah Nasir Ahmad tetap
diberlangsungkan dengan cara Islam. Munarman sangat kecewa dengan sikap hakim
tersebut. “Saya sangat kecewa karena orang yang bukan Islam disumpah dengan
Alquran. Ini tidak betul. Ini termasuk pelanggaran,” ujar Munarman di sela-sela
buka shaum. Menurutnya pengadilan ini telah menodai akidah Islam.
Munarman mengatakan, majelis hakim harus bertanggung jawab terhadap penodaan
akidah Islam, karena sudah jelas orang di luar Islam itu tidak diperkenankan
untuk disumpah dengan menggunakan Alquran. “Kalau majelis hakim memaksakan itu
artinya majelis hakim menanggung dosa dari proses yang terjadi ini,” ujarnya.
Ini menunjukkan, tambah Munarman, bahwa soal akidah itu tidak dianggap serius
dalam sistem hukum di Indonesia. Padahal secara resmi Ahmadiyah itu sudah
dianggap sesat baik oleh Departemen Agama maupun Bakor Pakem. Bahkan SKB
pelarangan Ahmadiyah telah dikeluarkan oleh Bakor Bakem.
Protes terhadap sumpah saksi penganut Ahmadiyah ini juga pernah disampaikan
penasehat hukum Habib Rizieq pada persidangan Senin (08/09). Ary Yusuf Amir,
salah seorang kuasa Habib meminta hakim untuk tidak mengulangi lagi kesalahan
fatalnya, yakni menyuruh sumpah saksi penganut Ahmadiyah dengan cara agama
Islam. Jika itu dilakukan, maka persidangan yang dilakukan menjadi cacat. Namun
tampaknya protes itu tak dihiraukan majelis hakim. Buktinya majelis hakim masih
mengulanginya lagi pada persidangan Munarman, pada Rabu Sore (10/09).
Demikianlah, kedangkalan berfikir umat akibat cengkraman sekularisme. Akidah
Islam tak diperhatikan lagi. Kemuliaan Islam pun dengan mudah dihinakan. Di
mana para pejaga akidah umat ini? Di manakah mereka para penjaga kemurnian
Islam ini? Hanya Khilafah Islamiyyah, satu-satunya institusi penjaga akidah
umat dari segala penodaan.
Yakinlah, siapa pun manusia, ketika ajal tiba semua akan dihadapkan di depan
pengadilan yang tak seorang pun merekayasanya. Di sana masing-masing manusia
akan dimintai pertanggungjawaban di depan pengadilan Yang Mahaadil, itulah
pengadilan Allah Swt. Takutkah umat ini dengan azab-Nya?
___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam Google Groups yaitu
"Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info dan
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian
satu-per-satu.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---