mba deenaa kok file pdfnya gak bisa kebaca sama adobe pdf reader 7?

2008/9/16 Dee Na <[EMAIL PROTECTED]>

> maaf jika tidak berkenan
>
> ---------- Forwarded message ----------
>
> Subject: [tahajud_call] Shalat Khusuk itu Mudah
>
>
> Assalamu'alaikum wr wb.
>
> Ada e-book bagus tenteng Shalat Khusyuk. Semoga bisa memperbaiki kualitas
> shalat kita. Silahkan menyebarkan *e-book* ini, menempatkan pada
> situs/blog, menyalin, mengutip, mengcopy, mencetak, membagikan, sepanjang
> bukan untuk diperjualbelikan.
>
> Berikut kutipan kata pengantar dari Abu Sangkan, penulis buku " Pelatihan
> Shalat Khusyuk"
>
> Sekilas saya rasakan, buku ini seolah mengajak dan menuntun untuk
> merasakan, bukan memikirkan!! Ketika rukuk dan sujud, terasa sekali
> ketenangan ruas-ruas tulang dan otot menjadi rileks. Ketika mengucapkan
> tasbih dengan penghayatan dan seolah memberikan pujian dihadapan Allah
> dengan sesungguhnya. Terasa sekali desiran hati akan sentuhan kalimat
> tayyibah menyusup dengan jelas. Sungguh sajian yang menarik untuk dimiliki
> dan dirasakan secara langsung.
>
>
>
> Kalau masih mempunyai hobbi berdebat lalu mencari kesalahan dan mencari
> pembenaran atas aliran-aliran fikih dalam Islam, disarankan jangan baca buku
> ini. Karena saya pikir, khusyu' itu tidak hanya dimiliki oleh satu aliran
> fikih saja. Akan tetapi, bisa dirasakan oleh siapa saja yang meyakini akan
> pertemuannya dengan Allah dikala berdiri shalat. Apapun jalan syariatnya,
> yang penting sesuai dengan nash yang sudah disepakati oleh jumhur ulama
> salaf maupun khalaf dan semuanya mengacu kepada hadist Nabi:
>
>
>
> *Shallu kama raitumuuni ushalli *
>
> Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat..
>
>
>
> Saya sangat *appreciate*, atas diterbitkannya buku saudara Mardibros.
> Karena untuk menjalankan shalat yang khusyu', tidak harus menjadi ahli dalam
> bidang agama yang luas. Sebagaimana orang yang hendak menunaikan ibadah
> zakat , haji ataupun berpuasa. Ilmu yang diperlukan hanya sekitar
> hukum-hukum fikih, zakat, haji dan puasa. Disamping itu, hanya diperlukan
> sebuah keyakinan adanya Allah yang sangat dekat. Kalau keyakinan itu ada,
> tidaklah mungkin orang yang meyakini adanya Allah yang Maha Melihat, lalu
> shalatnya terburu-buru. Kalau dia meyakini bahwa Allah Maha Mengetahui
> gerak-gerik hati setiap hamba-Nya, tidak mungkin shalatnya tidak serius.
>
>
>
> Masihkah masalah shalat khusyu' menjadi persoalan yang harus diperdebatkan
> dan diberikan alasan bermacam-macam. Hanya gara-gara tidak serius atas
> seluruh ibadahnya, lalu mengatakan shalat khusyu' itu tidak ada bahkan
> mengatakan tidak mungkin.
>
> Padahal dengan tegas, Al Qur'an mengatakan :
>
>
>
> *Qad aflahal mu'minuun, alladziina hum fii shalaatihim khasyi'uun. *
>
> Sungguh beruntung orang-orang beriman, yang di dalam shalatnya dilakukan
> dengan rasa khusyu'. (QS Al Mukminun [23]:1-2).
>
>
>
> Sebaliknya Al Qur'an juga mengatakan bahwa ada shalat yang dilakukan oleh
> orang-orang munafik.
>
>
>
> *Innal munaafiqiiina yukhadi'uunallaaha wa huwa khaadi'uhum, idzaa qaamuu
> ilash shalaati qaamuu kusaalaa yuraauunan naasa wa la yadzkuruunallaaha
> illaa qaliilaa.  *
>
> Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah juga akan
> membalas atas tipuannya tersebut. Mereka itu apabila melaksanakan shalat
> dilakukan dengan perasaan malas, dan mereka tidak serius didalam mengingat
> Allah kecuali hanya sedikit saja. (QS An Nisaa' [4]:142)
>
>
>
> Singkatnya, shalat itu ada dua jenis yang tercantum dalam Al Qur'an, yaitu
> shalatnya orang mukmin dan shalatnya orang-orang munafik. Tinggal kita
> menilai, jenis shalat yang mana yang biasa kita lakukan.
>
>
>
>
>
> *Abu Sangkan *
> Jakarta, 31 Agustus 2008
>
>
>
> Best Regards,
> Abdul Chalim
>
> Department of Architecture,
> School of Architecture, Planning, and Policy Development
> Institute Technology of Bandung
>
> blog : http://chaliim.wordpress.com <http://chaliim.wordpress.com%20/>
> e-mail : [EMAIL PROTECTED]
> [EMAIL PROTECTED]
>
> __,_._,___
>
>
>
> --
>
> Dee Na
>
> 'Setiap hembusan dan tarikan nafas ada 165'
>
> >
>


-- 
lebih baik nekat ke surga dari pada terencana masuk neraka

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke