wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh...
Ini sekilas riwayat beliau ....

*Abbas bin Abdul Muththalib radhiallahu 'anhu*

**Ia adalah paman Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dan salah seorang
yang paling akrab dihatinya dan yang paling dicintainya. Karena itu, beliau
senantiasa berkata menegaskan, *"Abbas adalah saudara kandung ayahku.
Barangsiapa yang menyakiti Abbas sama dengan menyakitiku."*

Di zaman Jahiliah, ia mengurus kemakmuran Masjidil Haram dan melayani
minuman para jamaah haji. Seperti halnya ia akrab di hati Rasulullah,
Rasulullah pun dekat sekali di hatinya. Ia pemah menjadi pembantu dan
penasihat utamanya dalam bai'at al-Aqabah menghadapi kaum Anshar dari
Madinah. Menurut sejarah, ia* *dilahirkan tiga tahun sebelum kedatangan
Pasukan Gajah yang hendak menghancurkan Baitullah di Mekkah. Ibunya, Natilah
binti Khabbab bin Kulaib, adalah seorang wanita Arab pertama yang mengenakan
kelambu sutra pada Baitullah al-Haram.

Istrinya terkenal dengan panggilan Ummul Fadhal (ibu Si Fadhal) karena anak
sulungnya bemama al-Fadhal. Wajahnya tampan. Ia duduk dibelakang Rasulullah
Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika beliau menunaikan haji *wada'-nya. *Ia
meninggal* *dunia di Syam karena bencana penyakit *amuas. *Anak-anaknya yang
lain sebagai berikut ; yaitu anak kedua, Abdullah, seorang ahli agama yang
mendapat doa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, meninggal di Thaif.
Ketiga, Qutsam, wajahnya mirip benar dengan Nabi Shallallahu 'alaihi wa
sallam . Ia pergi berjihad ke negeri Khurasan dan meninggal dunia di
Samarkand. Keempat, Ma'bad, mati syahid di Afrika. Abdullah (bukan Abdullah
yang pertama), orangnya baik, kaya,dan murah hati* *meninggal dunia di
Madinah. Kelima, Puterinya, Ummu Habibah, tidak banyak dibicarakan oleh
sejarah.

Para ahli sejarah berbeda keterangan tentang Islamnya Abbas. Ada yang
mengatakan, sesudah penaklukkan Khaibar. Ada yang mengatakan, lama sebelum
Perang Badar. Katamya, ia memberitakan kegiatan kaum musyrikin kepada Nabi
di Madinah, dan kaum muslimin yang ada di Mekkah banyak mendapat dukungan
dari beliau. Kabamya, ia pemah menyatakan keinginannya untuk hijrah ke
Madinah, tapi Rasulullah menyatakan, *"Kau lebih baik tinggal di Mekah* ".

Keterangan kedua ini dikuatkan oleh keterangan Abu Rafi', pembantu
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, "Pada waktu itu, ketika aku masih
kanak-kanak, aku rnenjadi pembantu di rumah Abbas bin Abdul Muththalib.
Ternyata, pada waktu itu, Islam sudah masuk ke dalam rumah tangganya. baik
Abbas maupun Ummul Fadhal, keduanya sudah masuk Islam.* *Akan tetapi, Abbas*
*takut kaumnya mengetahui dan terpecah-belah, lalu ia menyembunyikan
keislamannya."

Abbas radhiallahu 'anhu  mempunyai peran penting yang tidak bisa diabaikan*
*dalam baiat al-Aqabah. Ia* *orang pertama yang berpidato dalam majelis itu.
Ia berkata

 "Wahai* *kaum Khazraj, (pada masa itu, suku al-Aus dan al-Khazraj dipanggil
dengan al-Khazraj saja) kalian seperti yang saya ketahui* *telah mengundang
datang Muhammad. Ketahuilah bahwa Muhammad itu orang yang paling mulia di
tengah-tengah familinya. Ia dibela oleh orang orang yang sepaham dan
orang-orang yang tidak sepaham dengan pikirannya demi memelihara nama baik
keluarga. Muhammad sudah menolak tawaran orang lain selain kalian. Kalau
kalian memiliki kekuatan, ketabahan, dan pengertian tentang ilmu peperangan,
mempunyai kekuatan menghadapi persekutuan dan permusuhan seluruh bangsa
Arab, karena mereka akan menyerang* *kalian dengan satu busur dan satu anak
panah, maka camkanlah baik-baik terlebih dahulu, rembukkanlah antara kalian*
*dengan mufakat dan sepakat bulat dalam  majelis ini karena sebaik-baik
bicara itu ialah yang jujur."

*Sebab turunnya surat Al-anfaal : 7*

*"Hai Nabi, katakanlah kepada tawanan-tawanan yang ada di tanganmu, jika
Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu niscaya Dia akan memberikan
kepadamu yang lebih baik dari apa yang telah diambil darimu dan dia akan
mengampuni kamu. Dan, Allah Maha Pemgampun lagi Maha Penyayang". **(Q.,s.
al-Anfaal : 7)*

Menurut beberapa orang ahli tafsir, ayat tersebut diturunkan berkenaan
dengan Abbas bin Abdul Muththalib, Aqil bin Abdul Muththalib dan Naufal ibnu
al-Harits, ketika mereka ditawan dalam perang Badar.

Dalam Perang Badar yang berkecamuk antara kaum muslimin dan kaum musyrikin,
Abbas berhasil ditawan oleh Abul Yusr, Ka'ab bin Amru, yang menurut Ahli
sejarah kedua tangannya kurus dan perawakannya juga lemah, sedangkan Abbas
seorang yang tinggi besar. Rasulullah Shallallâhu 'alaihi wasallam bertanya
keheranan, "Ya Abal Yusr, bagaimana kau bisa menawan Abbas?"

"Ya Rasulullah, aku dibantu oleh seorang yang belum pernah kulihat sebelum
dan sesudah itu (lalu ia mengutarakan ciri-ciri dan perawakan orang itu),"
jawab Abul Yusr.

"Kau dibantu oleh seorang malaikat yang pemurah," sabda Rasulullah.

Ketika Abbas jatuh sebagai tawanan, pertanyaan pertama yang terlontar adalah
tentang keadaan Muhammad kepada yang menawannya, "Bagaimana keadaan Muhammad
dalam peperangan ini?"

"Allah memuliakan dan menenangkannya," jawabnya.
"Segala sesuatu selain Allah rusak. Kini, apa maumu?" tanya Abbas
"Rasulullah melarang kami membunuhmu," jawabnya.
"Itu bukan kebaikannya yang pertama."

Abbas diborgol dan dikumpulkan bersama tawanan perang lainya. Kiranya,
ikatannya terlalu keras sehingga ia merintih kesakitan. Ternyata rintihan
itu terdengar oleh Rasulullah Shallallâhu 'alaihi wasallam. Beliau gelisah
dan tidak bisa memejamkan matanya. Berapa orang shahabat yang melihatnya
belum tidur, menegurnya, "Wahai Nabi Allah, sudah jauh malam, engkau belum
tidur?"

*"Aku mendengar riuntihan Abbas,"* jawab Nabi.

Orang itu lalu pergi melonggarkan ikatannya, kemudian Rasulullah Shallallâhu
'alaihi wasallam.bertanya lagi, *"Mengapa sekarang aku tidak mendengarkan
rintihannya?"*

"Aku longgarkan ikatannya, ya Rasulullah," jawab shahabat
"Lakukanlah juga terhadap semua tawanan lainnya," perintah Nabi.

Pagi harinya, semua tawanan dihadapkan kepada Rasulullah Shallallâhu 'alaihi
wasallam. Akhirnya, sampai giliran Abbas.

Nabi Shallallâhu 'alaihi wasallam bersabda, *"Ya Abbas, tebuslah dirimu dan
keponakanmu aqil bin Abi Thalib, Naufal bin al-Harits, dan teman karibmu
Utbah bin Amru bin Jahdam karena engkau seorang kaya."*

"Ya Rasulullah, saya ini seorang Muslim, tetapi saya dipaksa ikut berperang
oleh mereka," ucap Abbas.

"Allah saja yang Maha Tahu dengan keislamanmu itu: kalau pengakuanmu itu
benar, Allah akan mengganjarmu, namun aku melihatmu dari segi lahirmu maka
bayarlah tebusanmu itu."

'Aku tidak mempunyai uang, ya Rasulullah."

*"Mana uang yang kau simpan pada Ummul Fadhal, isterimu, ketika kau hendak
keluar  ikut berperang, lalu pesanmu kepadanya, 'Kalau aku tewas dalam
peperangan, uang itu dibagi-bagikan antara kau, Fadhal, Abdullah,
Ubaidullah, dan Qatsam.'?"* tanya Rasulullah.

"Dari mana kau tahu ini padahal aku tidak pernah memberitahukan hal itu
kepada siapa pun?" tanya Abbas keheranan.

*"Allah Subhânahu wata'âla Yang memberitahukan rahasiamu itu,"* jawab Nabi.
"Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah dan engkau benar-benar rasul Allah,
bahwa kau seorang yang jujur."

Pada saat itu, turunlah firman Allah Subhânahu wata'âla.

*"Hai Nabi, katakanlah kepada tawanan-tawanan yang ada di tanganmu:"Jika
Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan
kepadamu yang lebih baik dari apa yang telah diambil daripadamu dan Dia akan
mengampuni kamu". Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." **(Q.,S.
al-Anfal: 70)*

Abbas berkomentar, "Allah berkenan menepati janji-Nya kepadaku, memberikan
kebaikan lebih dari apa yang diambil: 20 *uqiyah* diganti dengan 20 orang
budak. Kini, aku sedang menantikan pengampun-Nya. Aku diberi kuasa mengurus
air zamzam dan aku bisa merasa bangga lebih dari itu, meskipun aku memiliki
semua harta penduduk kota Mekkah. Kini, aku sedang menantikan
pengampunan-Nya."
Abbas radhiallâhu 'anhu, kembali ke rahmatullah menyusul keponakkannya
Shallallâhu 'alaihi wasallam dan rekan-rekannya yang lain, pada hari Jumat
tanggal 12 Rajab 32 Hijrah, dalam usia 82 tahun.




Pada 24 Oktober 2008 14:48, enang nugerahman <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

> ass.wr.wb,
>
> Bulan lalu saya berkunjung ke Ta'if, mampir di sebuah Mesjid yang
> didalamnya ada makam paman Rosululloh yaitu Abbasra.
>
> Tolong dong yang tahu riwayat tentang paman Nabi ini....
>
> syukron
>
>  ------------------------------
> *Dari:* Eko Pujianto <[EMAIL PROTECTED]>
> *Kepada:* [email protected]
> *Terkirim:* Jumat, 24 Oktober, 2008 07:14:59
> *Topik:* [mediamusliminfo] Re: puasa hari arafah
>
> Puasa Arafah biasanya dilakukan pada tanggal 9 Zulhijjah
> sedangkan fadilahnya, Rasul bersabda: "Ia menghapuskan dosa setahun yang
> lalu dan tahun-tahun kemudiannya." (Riwayatkan oleh Muslim dan al-Turmuzi)
>
> Pada 24 Oktober 2008 08:48, Dedy Iskandar <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>
>>
>> saya ingin tanyakan apa yang dimaksud dengan puasa arafah dan puasa
>> tersebut dilaksanakan pada tanggal dan bulan apa dalam tahun hijriah.
>>
>>
>>
>>  ___________________________________________________________________________
>> Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
>> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan
>> @rocketmail.
>> Cepat sebelum diambil orang lain!
>> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
>>
>>
>>
>
>
> --
> Salam Hormat
>
> Eko Pujianto
> 0812-300-888-48
> T. 021-7260716
> F. 021-7260713
> [EMAIL PROTECTED]
> [EMAIL PROTECTED]
>
> ------------------------------
>  Apa dia selingkuh?
> <http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=AvBZVi6lFVNDeCdqvOFQRQzJRAx.;_ylv=3?qid=20080415021033AAesuEj>
> Temukan jawabannya di Yahoo Answers!
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke