Ass.wr.wb,

Sebelumnya mohon maaf sekiranya enggak tahu bahwa yang menjawab pertanyaan saya 
adalah mbak Mina tetapi walau demikian saya berdoa agar segala yang sudah 
diinformasikan dicatat sebagai amalan shaleh, Amin.

Terima kasih, kalau tidak keberatan banyak yang ingin tahu tentang tempat 
bersejarah di tanah suci ini, kebetulan sedang tugas di Saudi ini 4 tahun, ke 
depan mungkin berkesempatan mengunjungi tempat lain, insya Allah.

wass.wr.wb,

enang nugerahman




________________________________
Dari: Mina Lestari <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jumat, 24 Oktober, 2008 18:35:27
Topik: [mediamusliminfo] Re: Bls: [mediamusliminfo] Re: puasa hari arafah

wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh...
Ini sekilas riwayat beliau ....

Abbas bin Abdul Muththalib radhiallahu 'anhu
Ia adalah paman Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dan salah seorang yang 
paling akrab dihatinya dan yang paling dicintainya. Karena itu, beliau 
senantiasa berkata menegaskan, "Abbas adalah saudara kandung ayahku. 
Barangsiapa yang menyakiti Abbas sama dengan menyakitiku." 
Di zaman Jahiliah, ia mengurus kemakmuran Masjidil Haram dan melayani minuman 
para jamaah haji. Seperti halnya ia akrab di hati Rasulullah, Rasulullah pun 
dekat sekali di hatinya. Ia pemah menjadi pembantu dan penasihat utamanya dalam 
bai'at al-Aqabah menghadapi kaum Anshar dari Madinah. Menurut sejarah, 
iadilahirkan tiga tahun sebelum kedatangan Pasukan Gajah yang hendak 
menghancurkan Baitullah di Mekkah. Ibunya, Natilah binti Khabbab bin Kulaib, 
adalah seorang wanita Arab pertama yang mengenakan kelambu sutra pada Baitullah 
al-Haram. 
Istrinya terkenal dengan panggilan Ummul Fadhal (ibu Si Fadhal) karena anak 
sulungnya bemama al-Fadhal. Wajahnya tampan. Ia duduk dibelakang Rasulullah 
Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika beliau menunaikan haji wada'-nya. Ia 
meninggaldunia di Syam karena bencana penyakit amuas. Anak-anaknya yang lain 
sebagai berikut ; yaitu anak kedua, Abdullah, seorang ahli agama yang mendapat 
doa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, meninggal di Thaif. Ketiga, 
Qutsam, wajahnya mirip benar dengan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam . Ia 
pergi berjihad ke negeri Khurasan dan meninggal dunia di Samarkand. Keempat, 
Ma'bad, mati syahid di Afrika. Abdullah (bukan Abdullah yang pertama), orangnya 
baik, kaya,dan murah hatimeninggal dunia di Madinah. Kelima, Puterinya, Ummu 
Habibah, tidak banyak dibicarakan oleh sejarah. 
Para ahli sejarah berbeda keterangan tentang Islamnya Abbas. Ada yang 
mengatakan, sesudah penaklukkan Khaibar. Ada yang mengatakan, lama sebelum 
Perang Badar. Katamya, ia memberitakan kegiatan kaum musyrikin kepada Nabi di 
Madinah, dan kaum muslimin yang ada di Mekkah banyak mendapat dukungan dari 
beliau. Kabamya, ia pemah menyatakan keinginannya untuk hijrah ke Madinah, tapi 
Rasulullah menyatakan, "Kau lebih baik tinggal di Mekah ". 
Keterangan kedua ini dikuatkan oleh keterangan Abu Rafi', pembantu Rasulullah 
Shallallahu 'alaihi wa sallam, "Pada waktu itu, ketika aku masih kanak-kanak, 
aku rnenjadi pembantu di rumah Abbas bin Abdul Muththalib. Ternyata, pada waktu 
itu, Islam sudah masuk ke dalam rumah tangganya. baik Abbas maupun Ummul 
Fadhal, keduanya sudah masuk Islam.Akan tetapi, Abbastakut kaumnya mengetahui 
dan terpecah-belah, lalu ia menyembunyikan keislamannya." 
Abbas radhiallahu 'anhu  mempunyai peran penting yang tidak bisa diabaikandalam 
baiat al-Aqabah. Iaorang pertama yang berpidato dalam majelis itu. Ia berkata 
 "Wahaikaum Khazraj, (pada masa itu, suku al-Aus dan al-Khazraj dipanggil 
dengan al-Khazraj saja) kalian seperti yang saya ketahuitelah mengundang datang 
Muhammad. Ketahuilah bahwa Muhammad itu orang yang paling mulia di 
tengah-tengah familinya. Ia dibela oleh orang orang yang sepaham dan 
orang-orang yang tidak sepaham dengan pikirannya demi memelihara nama baik 
keluarga. Muhammad sudah menolak tawaran orang lain selain kalian. Kalau kalian 
memiliki kekuatan, ketabahan, dan pengertian tentang ilmu peperangan, mempunyai 
kekuatan menghadapi persekutuan dan permusuhan seluruh bangsa Arab, karena 
mereka akan menyerangkalian dengan satu busur dan satu anak panah, maka 
camkanlah baik-baik terlebih dahulu, rembukkanlah antara kaliandengan mufakat 
dan sepakat bulat dalam  majelis ini karena sebaik-baik bicara itu ialah yang 
jujur."
Sebab turunnya surat Al-anfaal : 7

"Hai Nabi, katakanlah kepada tawanan-tawanan yang ada di tanganmu, jika Allah 
mengetahui ada kebaikan dalam hatimu niscaya Dia akan memberikan kepadamu yang 
lebih baik dari apa yang telah diambil darimu dan dia akan mengampuni kamu. 
Dan, Allah Maha Pemgampun lagi Maha Penyayang". (Q.,s. al-Anfaal : 7) 
Menurut beberapa orang ahli tafsir, ayat tersebut diturunkan berkenaan dengan 
Abbas bin Abdul Muththalib, Aqil bin Abdul Muththalib dan Naufal ibnu 
al-Harits, ketika mereka ditawan dalam perang Badar.
Dalam Perang Badar yang berkecamuk antara kaum muslimin dan kaum musyrikin, 
Abbas berhasil ditawan oleh Abul Yusr, Ka'ab bin Amru, yang menurut Ahli 
sejarah kedua tangannya kurus dan perawakannya juga lemah, sedangkan Abbas 
seorang yang tinggi besar. Rasulullah Shallallâhu 'alaihi wasallam bertanya 
keheranan, "Ya Abal Yusr, bagaimana kau bisa menawan Abbas?" 
"Ya Rasulullah, aku dibantu oleh seorang yang belum pernah kulihat sebelum dan 
sesudah itu (lalu ia mengutarakan ciri-ciri dan perawakan orang itu)," jawab 
Abul Yusr. 
"Kau dibantu oleh seorang malaikat yang pemurah," sabda Rasulullah. 
Ketika Abbas jatuh sebagai tawanan, pertanyaan pertama yang terlontar adalah 
tentang keadaan Muhammad kepada yang menawannya, "Bagaimana keadaan Muhammad 
dalam peperangan ini?" 
"Allah memuliakan dan menenangkannya," jawabnya.
"Segala sesuatu selain Allah rusak. Kini, apa maumu?" tanya Abbas
"Rasulullah melarang kami membunuhmu," jawabnya.
"Itu bukan kebaikannya yang pertama." 
Abbas diborgol dan dikumpulkan bersama tawanan perang lainya. Kiranya, 
ikatannya terlalu keras sehingga ia merintih kesakitan. Ternyata rintihan itu 
terdengar oleh Rasulullah Shallallâhu 'alaihi wasallam. Beliau gelisah dan 
tidak bisa memejamkan matanya. Berapa orang shahabat yang melihatnya belum 
tidur, menegurnya, "Wahai Nabi Allah, sudah jauh malam, engkau belum tidur?" 
"Aku mendengar riuntihan Abbas,"jawab Nabi. 
Orang itu lalu pergi melonggarkan ikatannya, kemudian Rasulullah Shallallâhu 
'alaihi wasallam.bertanya lagi, "Mengapa sekarang aku tidak mendengarkan 
rintihannya?" 
"Aku longgarkan ikatannya, ya Rasulullah," jawab shahabat
"Lakukanlah juga terhadap semua tawanan lainnya," perintah Nabi. 
Pagi harinya, semua tawanan dihadapkan kepada Rasulullah Shallallâhu 'alaihi 
wasallam. Akhirnya, sampai giliran Abbas. 
Nabi Shallallâhu 'alaihi wasallam bersabda, "Ya Abbas, tebuslah dirimu dan 
keponakanmu aqil bin Abi Thalib, Naufal bin al-Harits, dan teman karibmu Utbah 
bin Amru bin Jahdam karena engkau seorang kaya." 
"Ya Rasulullah, saya ini seorang Muslim, tetapi saya dipaksa ikut berperang 
oleh mereka," ucap Abbas. 
"Allah saja yang Maha Tahu dengan keislamanmu itu: kalau pengakuanmu itu benar, 
Allah akan mengganjarmu, namun aku melihatmu dari segi lahirmu maka bayarlah 
tebusanmu itu." 
'Aku tidak mempunyai uang, ya Rasulullah." 
"Mana uang yang kau simpan pada Ummul Fadhal, isterimu, ketika kau hendak 
keluar  ikut berperang, lalu pesanmu kepadanya, 'Kalau aku tewas dalam 
peperangan, uang itu dibagi-bagikan antara kau, Fadhal, Abdullah, Ubaidullah, 
dan Qatsam.'?"tanya Rasulullah. 
"Dari mana kau tahu ini padahal aku tidak pernah memberitahukan hal itu kepada 
siapa pun?" tanya Abbas keheranan. 
"Allah Subhânahu wata'âla Yang memberitahukan rahasiamu itu,"jawab Nabi. 
"Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah dan engkau benar-benar rasul Allah, 
bahwa kau seorang yang jujur." 
Pada saat itu, turunlah firman Allah Subhânahu wata'âla. 
"Hai Nabi, katakanlah kepada tawanan-tawanan yang ada di tanganmu:"Jika Allah 
mengetahui ada kebaikan dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan kepadamu yang 
lebih baik dari apa yang telah diambil daripadamu dan Dia akan mengampuni 
kamu". Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Q.,S. al-Anfal: 70)
Abbas berkomentar, "Allah berkenan menepati janji-Nya kepadaku, memberikan 
kebaikan lebih dari apa yang diambil: 20 uqiyah diganti dengan 20 orang budak. 
Kini, aku sedang menantikan pengampun-Nya. Aku diberi kuasa mengurus air zamzam 
dan aku bisa merasa bangga lebih dari itu, meskipun aku memiliki semua harta 
penduduk kota Mekkah. Kini, aku sedang menantikan pengampunan-Nya." Abbas 
radhiallâhu 'anhu, kembali ke rahmatullah menyusul keponakkannya Shallallâhu 
'alaihi wasallam dan rekan-rekannya yang lain, pada hari Jumat tanggal 12 Rajab 
32 Hijrah, dalam usia 82 tahun. 



Pada 24 Oktober 2008 14:48, enang nugerahman <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

ass.wr.wb,

Bulan lalu saya berkunjung ke Ta'if, mampir di sebuah Mesjid yang didalamnya 
ada makam paman Rosululloh yaitu Abbasra.

Tolong dong yang tahu riwayat tentang paman Nabi ini....

syukron 




________________________________
Dari: Eko Pujianto <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jumat, 24 Oktober, 2008 07:14:59
Topik: [mediamusliminfo] Re: puasa hari arafah

Puasa Arafah biasanya dilakukan pada tanggal 9 Zulhijjah
sedangkan fadilahnya, Rasul bersabda: "Ia menghapuskan dosa setahun yang lalu 
dan tahun-tahun kemudiannya." (Riwayatkan oleh Muslim dan al-Turmuzi)


Pada 24 Oktober 2008 08:48, Dedy Iskandar <[EMAIL PROTECTED]> menulis:


saya ingin tanyakan apa yang dimaksud dengan puasa arafah dan puasa tersebut 
dilaksanakan pada tanggal dan bulan apa dalam tahun hijriah.


     ___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/





-- 
Salam Hormat

Eko Pujianto
0812-300-888-48
T. 021-7260716
F. 021-7260713
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]

________________________________
Apa dia selingkuh? 
Temukan jawabannya di Yahoo Answers!





      
___________________________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke