Ass Wrb. Sejalan dgn pemikiran Pak Hanief Arief (salam kenal Pak)
saya ikut prihatin terhadap fatwa haram Golput ini klo memang hanya untuk menandingi atau tidak tersaingi oleh penganut agama selain Islam, mengapa tidak sekalian ke akar masalah, dengan dasar "Orang-orang beriman (*mukmin*) itu sesungguhnya *bersaudara*" mengapa harus ada banyak partai islam, mengapa tidak difatwakan haram berpecah belah termasuk dalam partai... inikan aneh, ummat dilarang Golput tapi Caleg Muslim saling menghujat, saling bersaing, saling sikut, padahal semuanya adalah "panutan" klo panutan sudah bersikap demikian dampaknya... di bawah juga bisa terjadi gesekan. sebagai orang awam saya bingung... ketika saya melihat ustad A berada di partai X, ustad B di partai Y, ustad C di partai Z...dst. apakah hal itu tidak membingungkan ummat? wajar donk bagi saya untuk milih semua karena mereka "orang yg saya hormati" salam, jaynawawy Pada 8 Februari 2009 07:57, <[email protected]> menulis: > > Ass Wr Wb... > > jika dilihat dari cerita tentang sulawesi selatan, mungkin saja yang > memilih mereka itu orang muslim juga, muslim ini khan banyak jenisnya..ada > muslim KTP, ada Muslim Nasionalis, ada Muslim Religius ada Muslim Liberal, > Muslim Abangan, jadi kita saja sudah banyak model seperti ini..nah > sekarang berapa persen sih dari penduduk Indonesia ini yang Muslim Kaffah? > > jadi tugas besar kita adalah meyakinkan mereka yang muslim ini agar tidak > golput..lalu kenapa bukan UU PEMILUnya yang dirubah dan di pertegas dan > diperketat misalkan YANG GOLPUT DIDENDA, ATAU KENA SANGSI, ATAU MASUK > PENJARA dan PEMERINTAH yang berwenang melakukan itu, khan pemerintahnya > MUSLIM, mulai dari presiden dan wapres serta ketua KPUnya Muslim semua > kenapa mereka tidak lakukan itu justru itu lebih tegas dan mengikat semua > warga negara, seperti banyak dilakukan di beberapa negara....ditambah lagi > mayoritas DPRnya muslim hampir 99%, tapi kenapa mereka tidak lakukan itu? > nah ini yang saya maksud kenapa intervensi Agama masuk dalam koridor ini? > kita ini sudah lama jadi keset terus, Muslim yang berjuang dalam merebut > kemerdekaan yang menikmati para nasionalis..kita kalah telak terus dengan > mereka, padahal kalo bicara komunitas kita terbesar tapi ketika bicara > kepentingan Muslim kita terpecah, coba bayangkan kita saja yang mayoritas > dalam membuat policy tidak melakukan hal ini, jadi harusnya main di > wilayah HUKUM POSITIF justru ini lebih fair menurut saya, TAPI > KENYATAANNYA? > > jadi wacana golput haram ini menurut saya tidak mengakomodir kepentingan > muslim yang lebih luas, wacana ini hanya digunakan untuk kepentingan > jangka pendek saja...ya ini pendapat saya aja mas, namanya juga diskusi ya > he he he he > > Wassalam.. > hanief arief > > > > > > > > > Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. > > > > perkenankan saya menambahkan sedikit antara realita dan pendapat... > > > > Pada pemilihan yang kemaren (pemilihan DPR dan Presiden termasuk anggota > > DPD di DPR tercinta), saya sebagai salah satu entri data di KPU wilayah > > Sulawesi Selatan. sebagian data pemilihan masih tersimpan di memori > > saya,,,, > > > > Sulawesi Selatan yang notabene orang2 bilang serambi Madinah, entah > > siapa yang pertama kali menyebutnya seperti itu, memiliki wakil di DPR > > sebagai anggota DPD sebanyak 4 (empat), 2 orang muslim (Aksa mahmud dan > > Azis Kahar) dan 2 ekor non muslim (Benyamin bura dan Lupa yang satunya), > > jika melihat dari wakil di DPR sebagai anggota DPD, Sulsel mempunyai > > kekuatan suara 50% muslim dan selebihnya non muslim,,,,, tetapi data yang > > kurang akurat juga mengatakan klo sesungguhnya penduduk muslim di sulsel > > sekitar 80% dari total yang ikut pemilu, ini masih menyangkut jumlah dan > > hasil pemilihan, hal yang sangat membuat saya tercengang dari daerah yang > > jelas2 tidak mempunyai warga non muslim, kedua anggota DPD yang non > muslim > > medapat suara meskipun jumlahnya kecil tetapi jika di kalkulasi dengan > > daerah lain akan berjumlah banyak...sehingga benyamin bura dan Pdt yang > > satu itu lolos, saya bisa memastikan kalau ada daerah yang tidak > mempunyai > > warga non muslim karena > > saya pernah juga menjadi surveyor PT SUCOFINDO di sulsel tentang > > pendataan penduduk di daerah tersebut,,,, > > > > yang menjadi pertanyaan, kenapa mereka bisa memperoleh suara di daerah > > yang tidak ada warga non muslimnya? > > > > hal ini menjadi pertanyaan besar bagi saya, lanjut cerita, sewaktu saya > > masuk PLN dan masih tahap OJT (on the job training) saya banyak bergaul > > dengan teman nasrani (khatolik, adven, pantecosta dan protestan), saya > > bergaul dengan nama James sehingga saya di sangkanya non muslim sehingga > > saya berhasil masuk ke gereja mereka, banyak membaca artikel dan majalah > > intern mereka, tidak bisa di pungkiri klo secara organisasi mereka memang > > kuat, coba kawan2 perhatikan setiap label gereja, misalkan GBIP, gereja > > dengan judul GBIP itu mempunyai hubungan yang kuat sesama gereja GBIP, > > tiap hari minggu pada saat peribadatan mereka mengumumkan kebutuhan dan > > keperluan gereja GBIP se indonesia dan mereka mempunyai schedule yang > > lengkap tiap gereja mana yang akan mereka sokong buat membantu > > perkembangan jemaatnya,,, intinya semua gereja mempunyai misi untuk > > mendapatkan jemaat yang sebanyak2nya,,,,, dengan membimbing domba2 > > tersesat (NON NASRANI utamanya UMAT ISLAM) menjadi > > pengikut yesus,,,, > > > > setiap warga gereja diwajibkan memberikan uang persembahan pada saat > > melaksanakan paduan suara(nyanyi di gereja Red), untuk membangun kekuatan > > organisasi mereka, secara organisasi dan ekonomi mereka kuat,,,,, kenapa > > saya mengatakan kuat karena klo saya bandingkan dengan organsasi islam > dan > > perkumpulan islam (Jemaah tabliq, Alwahdah Al Islamiah, HT, NU, > > Muhammadiyah, HMI, KAMMI dan sebagainya) mereka membangun kekuatan > > organisasi dan pondasi ekonomi secara mendasar, maksud saya kekuatan > > mereka dari jemaatnya (dengan doktrin gereja) dan kekuatan dari vatikan, > > serta mereka satu misi buat yesus tanpa memandang organisasi mereka. beda > > dengan Umat Muslim yang secara realita setiap Mesjid tidak mempunyai > > hubungan emosional yang kuat dengan mesjid yang lain. malah setiap mesjid > > yang dikuasai oleh organisasi muslim tertentu menunjukkan kalau > organisasi > > mereka kuat yang ditandai dengan simbol Mesjid yang megah berdiri > meskipun > > pada saat Sholat kosong melompong.... > > ini salah satu keberhasilan non muslim membuat umat muslim > becerai-berai, > > jadi secara fundamental umat muslim itu rapuh,,,,, saya berkata demikian > > karena hampir semua organisasi muslim, saya pernah berkecimpung > > didalamnya. > > > > saya masuk gereja dah g terhitung lagi hanya untuk mendapatkan informasi > > mereka,,, sehingga saya berhasil membuat seorang pengikut gereja menjadi > > muslimah,,, > > > > jadi GOLPUT merupakan rekayasa mereka itu bisa saja.... sebagai tipu > > muslihat. saya hanya berpendapat seperti itu karena saya terakhir masuk > > gereja tahun 2006 jadi perkembangan terakhir di Gereja saya tidak tau > > > > > > silahkan teman2 muslim mengkaji apa yang akan kita lakukan untuk > > mempertahankan eksistensi kita sebagai muslim,,,,, > > > > Saya tambahkan lagi, di MANADO dan sekitarnya, gereja itu bagaikan > mesjid, > > saat kita melaksanakan Sholat 5 waktu, mereka juga melolong digereja dan > > lolongan mereka lebih mendominasi suara Adzan di mesjid, saya hanya 2 > > minggu (awal 2007) di manado dan itu pengalaman saya > > > > > > semua apa yang saya tulisakan diatas merupakan pengalaman saya dan saya > > juga minta maaf klo tulisan saya g tersusun sebagaimana seorang sastrawan > > menulis karena saya g berbakat jadi penulis, hehe > > > > wassalam > > > > Jamal Idris > > > > PT PLN (Persero) > > > > Wilayah Sultanbatara > > > > Sektor Bakaru > > > > Unit PLTA Bakaru > > > > INDONESIA > > > > --- Pada Jum, 6/2/09, [email protected] > > <[email protected]> menulis: > > Dari: [email protected] <[email protected]> > > Topik: [mediamusliminfo] Re: Fw: Tahukah Anda ? Golput adalah rekayasa > > kaum nasoro & sekutunya > > Kepada: [email protected] > > Tanggal: Jumat, 6 Februari, 2009, 7:33 AM > > > > dasarnya apa analisa ini ya? > > bisakah dengan melakukan presentasi jumlah pemilih yang muslim berapa dan > > yang non muslim berapa lalu buat simulasi dengan skema jika golput sekian > > kita seperti apa atau jika tidak seperti apa, jadi harus rasionallah > > jangan terkesan dipaksakan kita khan belum pernah meneliti...coba > tuangkan > > dalam media ini..jadi jangan digiring kearah ini dulu...biar hasil > > menyakinkan tapi jika datanya seperti ini sulit dipercaya...malah bukan > > sistem UU dan mental para elite yang diperbaiki saya rasa itu lebih > > bijak.... > > > > thanks > > wassalam > > hanief arief > > > > > >> Sebarkan kepada ummat Muslim, JANGAN SALAH KIRIM KE NON MUSLIM > >> AssWrWb, > >> > >> Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa fenomena golput yang belakangan > >> marak > >> di kalangan umat, sebenarnya adalah rekayasa kalangan non muslim dan > >> sekutunya. > >> > >> Melalui "silent operation" kalangan non muslim dengan kekuatan > > media > >> massanya-lah yang awalnya menggulirkan sosialisasi golput. Sementara > >> pada > >> saat yang sama, melalui jaringan gereja, mereka mewajibkan jemaatnya > >> untuk > >> TIDAK GOLPUT. > >> > >> Mengapa ? mereka berharap semakin banyak umat islam yang golput akan > >> memberi peluang lebih besar dalam mendudukkan caleg-2 non muslim di DPR. > >> Karena bukan rahasia lagi, gereja berusaha mengarahkan jemaatnya pada > >> salah satu parpol-nya yang begitu ambisius menguasai parlemen. Tahukah > >> anda ? Coba amati partai non muslim mana yang paling sengit penolakannya > >> terhadap UU Perbankan Syariah dan UU Anti Pornografi ? Apa lagi kalau > >> bukan PDS. > >> > >> Dengan segelintir anggota dewan saja PDS berani berjibaku menolak UU > >> tsb. > >> Apa jadinya kalau semakin banyak anggota dewan dari mereka ? Sementara, > >> DPR adalah dapur yang melahirkan aturan-2/ UU yang > >> secara sah/ legitimate menurut hukum di RI. > >> > >> Dengan latar belakang itulah sebenarnya ratusan ulama melalui musyawarah > >> MUI mengluarkan fatwa golput. > >> Alasan sebenarnya ini memang tidak mungkin diungkapkan secara terus > >> terang > >> kepada umat, karena MUI pasti dikeroyok gereja-gereja melalui kekuatan > >> media massanya. > >> > >> Lihatlah, dengan tidak mengungkapkan alasan yang sebenarnya-pun MUI > >> sudah > >> jadi bulan-bulanan media massa. Sayangnya tidak sedikit umat Islam > >> terbawa > >> arus media massa. > >> > >> Pendeknya, dengan memilih GOLPUT sama saja dengan membiarkan negeri ini > >> dikuasai kaum nasoro. > >> > >> Ana sampaikan hal ini untuk menjadi renungan kita bersama dan mohon > >> disebar-luaskan demi membendung ambisi nasoro menguasai DPR. > >> > >> Wass. > >> > >> Anti > >> > >> [Non-text portions of this message have been removed] > >> > >> > >> > >> __._,_.___ > >> . > >> > >> __,_._,___ > >> > > >> > > > > > > > > > > > > > > > > > ___________________________________________________________________________ > > Dapatkan nama yang Anda sukai! > > Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com. > > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/ > > > > > > > > > > > -- Salam, dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (Al ´Ashr : 3) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam Google Groups yaitu "Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected] ------------------------------------------------------------------------------------------------------ Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu. ------------------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi http://groups.google.com/group/mediamusliminfo Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
