Assalamu 'alaikum wr wb Jazakumullohu khoiron katsiro atas kiriman Emailnya,semoga Alloh SWT membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda Amien
UMAT ISLAM SAAT INI KONDISINYA MEMANG PERSIS SEPERTI YANG DIGAMBARKAN DI ATAS,SEMOGA ALLOH MEMBERI KEKUATAN KEPADA KITA SEHINGGA KITA TIDAK TERSERET ARUS PENDANGKALAN AQIDAH.MARI DENGAN SEKUAT TENAGA MENYUSUN KEKUATAN UNTUK IKUT ANDIL MENEGAKKAN AGAMA ALLOH SESUAI DENGAN KEAHLIAN KITA MASING-MASING. TINGKATKAN KOMUNIKASI DAN SILATUROHMI ANTAR UMAT ISLAM UNTUK MEMBENDUNG ARUS PENDANGKALAN AQIDAH. ALLOHU AKBAR WADIYO Pada 25 Februari 2009 15:55, Mohammad Yasrif Ananda <[email protected]> menulis: > > -- On Tue, 2/24/09, gawat prayitno <[email protected]> wrote: > > Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh saudaraku se-iman, > siang ini kutemukan sebuah tulisan yang sangat berharga dan sebuah kenyataan > yang tengah melanda umat muslim sekarang ini. Bacalah perlahan, renungkan > dan pahami. Insya Allah banyak manfaat yang bisa kita ambil dari tulisan > ini. > > Seorang guru wanita sedang bersemangat mengajarkan sesuatu kepada > murid-muridnya. Ia duduk menghadap murid-muridnya. Di tangan kirinya > ada kapur, di tangan kanannya ada pemadam. Guru itu berkata, "Saya > ada satu permainan... Caranya begini, ditangan kiri saya ada kapur, > di tangan kanan ada pemadam. Jika saya angkat kapur ini, maka > berserulah "Kapur!", jika saya angkat pemadam ini, maka katalah "Pemadam!" > > Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Guru berganti-gantian > mengangkat antara kanan dan kiri tangannya, semakin lama semakin > cepat. Beberapa saat kemudian guru kembali berkata, "Baik sekarang > perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka sebutlah "Pemadam!", jika > saya angkat pemadam, maka katakanlah "Kapur!". Dan diulangkan seperti > tadi, tentu saja murid-murid tadi keliru dan kikuk, dan sangat sukar > untuk mengubahnya. Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak > lagi kikuk. Selang beberapa saat, permainan berhenti. > > Sang guru tersenyum kepada murid-muridnya. "Murid-murid, begitulah > kita umat Islam. Mulanya yang haq itu haq, yang bathil itu bathil. > Kita begitu jelas membedakannya. Namun kemudian, musuh musuh kita > memaksakan kepada kita dengan berbagai cara, untuk menukarkan > sesuatu, dari yang haq menjadi bathil, dan sebaliknya. Pertama-tama > mungkin akan sukar bagi kita menerima hal tersebut, tapi kerana terus > disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya > lambat laun kamu akan terbiasa dengan hal itu. Dan anda mulai dapat > mengikutinya. Musuh-musuh kamu tidak pernah berhenti membalik dan > menukar nilai dan etika. > > "Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang aneh, > Zina tidak lagi jadi persoalan, pakaian seksi menjadi hal yang > lumrah, tanpa rasa malu, sex sebelum nikah menjadi suatu kebiasaan > dan trend, hiburan yang asyik dan panjang sehingga melupakan yang > wajib adalah biasa, materialistik kini menjadi suatu gaya hidup dan > lain lain." "Semuanya sudah terbalik. Dan tanpa disadari, anda > sedikit demi sedikit menerimanya tanpa rasa ia satu kesalahan dan > kemaksiatan. Paham?" tanya Guru kepada murid-muridnya. "Paham > bu guru..." > > "Baik permainan kedua..." begitu Guru melanjutkan. > > "Ibu Guru ada Qur'an, Ibu Guru akan letakkannya di tengah karpet. Sekarang > anda berdiri di luar karpet. Permainannya adalah, bagaimana caranya > mengambil Qur'an yang ada ditengah tanpa memijak karpet?" > Murid-muridnya berpikir. Ada yang mencuba alternatif dengan tongkat, dan > lain-lain. > > Akhirnya Guru memberikan jalan keluar, digulungnya karpet, dan ia > ambil Qur'an. Ia memenuhi syarat, tidak menginjak karpet . > "Murid-murid, begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya. .. > Musuh-musuh Islam tidak akan menginjak-injak anda dengan terang-terang. > ..Karena tentu anda akan menolaknya mentah-mentah. Orang biasapun > tak akan rela kalau Islam dihina dihadapan mereka. Tapi mereka akan > menggulung anda perlahan-lahan dari pinggir, sehingga anda tidak sadar. > > "Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat, maka dibuat pondasi yang > kuat. Begitulah Islam, jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang > kuat. Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau > dimulai dgn pondasinya dulu, tentu saja hiasan-hiasan dinding akan > dikeluarkan dulu, kursi dipindahkan dulu, Almari dibuang dulu satu > persatu, baru rumah dihancurkan. ..." > > "Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kita. Ia tidak akan > menghantam terang-terangan, tapi ia akan perlahan-lahan meletihkan > anda. Mulai dari perangai anda, cara hidup, pakaian dan lain-lain, > sehingga meskipun anda muslim, tapi anda telah meninggalkan ajaran > Islam dan mengikuti cara yang mereka... Dan itulah yang mereka > inginkan." "Ini semua adalah fenomena Ghazwul Fikri (Perang > Pemikiran). Dan inilah yang dijalankan oleh musuh musuh kita... " > > "Kenapa mereka tidak berani terang-terang menginjak-injak Ibu Guru?" tanya > murid- murid. "Sesungguhnya dahulu mereka terang-terang menyerang, > misalnya Perang Salib, Perang Tartar, dan lain-lain. Tapi sekarang > tidak lagi." "Begitulah Islam... Kalau diserang perlahan-lahan, > mereka tidak akan sadar, akhirnya hancur. Tapi kalau diserang > serentak terang-terangan, mereka akan bangkit serentak, baru mereka > akan sadar". > > "Kalau begitu, kita selesaikan pelajaran kita kali ini, dan mari kita > berdoa dahulu sebelum pulang...." Matahari bersinar terik tatkala > anak-anak itu keluar meninggalkan tempat belajar mereka dengan > pikiran masing-masing di kepalanya... > > RENUNGILAH SAHABAT SEMUA.. > > TOLONG SEBARKAN PADA SAUDARA2 ISLAM KITA..SEMOGA ALLAH MEMBERI TAUFIQ DAN > HIDAYAH PADA KITA DAN KELUARGA KITA... MARILAH KITA SAMA2 SADAR BAHWA > AGAMA, BANGSA DAN TANAH AIR KITA SEMAKIN TERANCAM! > > UMAT ISLAM SEMAKIN MUDAH DIBELI DENGAN UANG, DILALAIKAN DENGAN > KEINDAHAN DAN MEMUJA KESERAKAHAN HIDUP, HINGGA HILANG MARTABAT DAN HARGA > DIRI!! > > UNTUK ITU, MARILAH, KITA BETULKAN APA YG KITA MAMPU BERSAMA2..JANGAN > HANYA BILA SEGALANYA SUDAH TERJADI, SAMA SEPERTI SAUDARA KITA DI > NEGARA2 LAINNYA, BARU KESADARAN ITU TIMBUL, MUNGKIN MASIH BELUM > TERLAMBAT TAPI KITA MASIH BISA INSYA ALLAH MEMPERBAIKINYA. MULAI DARI > DIRI KITA, KELUARGA KITA, KERABAT, SAHABAT DAN ORANG-ORANG > DISEKELILING KITA > > YA ALLAH, SATUKANLAH UMAT ISLAM.. AMIIINN... > > Sebagai umat Islam yang bertanggungjawab, tolonglah forwardkan e-mail > ini kepada sahabat2 Islam kita yang lain. Semoga yang baik dijadikan > teladan dan yang buruk dijadikan peringatan.. ALLAHU A,lam!!!! > > Alhamdulillah > kebenaran senantiasa datang dari Allah subhanahu wa ta'ala > kita sebagai hamba-Nya hanya bisa berusaha dan berdoa serta terus berusaha > untuk menjaga supaya nikmat IMAN dan ISLAM senantiasa tetap bersemi indah > dalam diri kita, amin Ya Allah... > > "bukanlah dikatakan orang baik jika kita masih bermaksiat kepada Allah > ta'ala" > > saudariku seiman, yang belum berhijab, segeralah berhijab, hidayah Allah > tidak datang begitu saja, melainkan harus diusahakan. Berusaha dan terus > berusaha untuk mempelajari qalam-nya, berjalan di muka bumi berpegangan > terhadap Quran dan Sunnah sesuai pemahaman salafus shalih, insya Allah. > > wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh > ________________________________ > Berbagi foto Flickr dengan teman di dalam Messenger. > Jelajahi Yahoo! Messenger yang serba baru sekarang! > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam Google Groups yaitu "Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected] ------------------------------------------------------------------------------------------------------ Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu. ------------------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi http://groups.google.com/group/mediamusliminfo Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
