2009/4/23 masjhud <[email protected]>:
> +: Wah, maaf. Saya juga nggak tahu itu dari Hadis apa dari Quran, apa malah
> cuma omongan saya saja. Tapi yang terang itu logis, dan menurut saya Islam
> adalah agama yang logis.

yg jelas bukan hadist, tolong hati2 menyebut suatu ucapan adalah hadist
tanpa terlebih dahulu kita mengeceknya
karena klo bilang hadist artinya berbohong atas nama Rasulullah
dan ini tertunya berdosa

untuk masalah bahwa agama adalah logika,
sayyidina Umar pernah berkata (pada saat mencium hajar aswad):

"Sesungguhnya aku tahu engkau hanya sekedar batu yang tidak bisa
memberi madharat dan manfaat. Kalau tidak karena kulihat
Rasulullah menciummu, tentu aku tidak akan menciummu."(HR. Bukhari
dan Muslim)

dan juga sayyidina ali pernah ditanya masalah kelogisan agama
dan beliau mengatakan:
"Andaikata agama itu cukup dengan ra'yu (akal), maka bagian bawah
khuf (alas kaki) lebih utama untuk diusap daripada bagian atasnya.
Aku benar-benar melihat Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam
mengusap bagian atas khuf-nya."
(HR. Abu Daud dengan sanad yang baik. Dalam Al-Talkhishul Habir,
1/160 Al-Hafidh Ibnu Hajar Al-Atsqalani berkata hadits ini shahih,
dan juga telah disepakati Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani di
dalam Shahihul Abu Daud, 1/33)

> Demokrasi mungkin memang tidak Islami. Tapi Islam itu demokratis. Bagaimana
> pendapat anda?

koq kontradiktif, mas?? dikatakan demokrasi tidak islami, tp islam itu
demokratis??
demokratis khan asal katanya dari demokrasi juga

Islam itu mengajarkan MUSYAWARAH untuk mufakat berlandaskan al-Quran
dan as-Sunnah
jadi klo ada perbedaan, dikembalikan kepada al-Qur'an dan as-Sunnah
klo demokrasi dikembalikan kepada voting karena sesuai kepentingan golongannya
dimana dalam Islam pertimbangannya adalah syariat, JELAS BEDA

demokrasi menyebut bahwa suara rakyat adalah suara tuhan (silahkan
cari di wikipedia)
dan dalam hal ini jelas sekali, bahwa Allah tidak sama dengan
mahluk-Nya, JELAS BATHIL

bahwa dalam demokrasi semua suara dihitung sama
artinya suara seorang ulama dihitung sama dengan suara pelacur, naudzubillah
jgn terlalu jauh lah dibandingkan dengan para ulama
apakah anda rela disebut sama dengan pelacur???
tentunya tidak, dan ini JELAS TIDAK ADIL

terakhir, Islam itu berdasarkan syariat yg ada dalam al-Quran dan as-Sunnah
bukan berdasarkan pendapat masing2
klo berdasarkan pendapat masing2, pastinya akan berbeda2
karena secara fitrah, manusia punya ego masing2
karena itu lah klo ada perbedaan harus dikembalikan kepada al-Quran
dan as-Sunnah
wallahu'alam

mari kita sama2 belajar lagi tentang agama ini
masa klo untuk urusan pekerjaan semangat belajarnya tinggi
tp belajar ilmu syar'i terkesan kurang bersemangat

wassalam,

risdy

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke