Tafsir Surah al Fatihah
(10)<http://adanipermana.co.cc/2009/05/04/tafsir-surah-al-fatihah-10/>

   Posted by: adanipermana   in Tafsir
Tematik<http://adanipermana.co.cc/category/tafsir-tematik/>

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon
pertolongan (QS. 1 : 5)

Para ahli qiraa’at sab’ah dan jumhurul ‘ulama membacanya dengan memberikan
tasydid pada huruf ya’ pada kata “إِيَّاكَ”. Sedangkan kata “نَسْتَعِينُ”
dibaca dengan memfathahkan huruf “nun” yang pertama. Menururt bahasa, kata
ibadah berarti tunduk dan patuh. Sedangkan menurut syari’at, ibadah berarti
ungkapan dari kesempurnaan cinta, ketundukan dan ketakutan.

Didahulukan maf’ul (objek) yaitu kata “iyyaka”, dan setelah itu diulangi
lagi, adalah merupakan tujuan mendapatkan perhartiam dan juga sebagai
pembatasan. Artinya “ Kami tidak beribadah keculai kepada-Mu., dan kami
tidak bertawakal kecuali hanya kepada-Mu. Dan inilah puncak kesempurnaan
keta’atan. Dan agama itu secara keseluruhan kembali kepada kedua makna
diatas.

Yang demikian itu seperti kata sebagaian ‘ulama terdahulu, bahwa surat
al-Fatihah adalah Rahasia Al Qur’an, dan rahasia al-Fatihah terletak pada
ayat :

{ِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ} artinya “Hanya kepada Engkaulah
kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan”.

Pengalan pertama, yakni “Hanya kepada-Mu kami beribdahah” merupakan
pernyataan berlepas dari kemusrikan, sedangkan pada pengalan kedua, yaitu
“Hanya kepada-Mulah kami memohon pertolongan” merupakan sikap berlepas diri
dari upaya dan kekuatan serta meyerahkan urusannya hanya kepada Allah
Subhana wata’ala saja.

Makana seperti ini tidak hanya terdapat dalam satu ayat al-Qur’an saja,
seperti firman-Nya :

فَاعْبُدْهُ وَتَوَكَّلْ عَلَيْهِ وَمَا رَبُّكَ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ

Artinya: “*maka sembahlah Dia, dan bertawakallah kepada-Nya. Dan sekali-kali
Tuhanmu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan*” (Qs. Hud 123)

Dalam ayat tersebut terjadi perubahan bentuk dari ghaib (orang ketiga)
kepada mukhatha (orang kedua, lawan bicara) yang ditandai dengan huruf {كَ}
padakata “iyyaka”. Yang demikian itu memang sejalan karena ketika seorang
hamba memuji kepada Allah, maka seolah-olah ia merasa dekat dan hadir
dihadapannya. Oleh karena itu Allah berfirman

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon
pertolongan (QS. 1 : 5)

Ini merupakan dalil yang menunjukan bahwa awal-awal surat al-Fatihah
merupakan pemberitahuan dari Allah yang memberikan pujian kepada diri-Nya
sendiri dengan berbagi sifat-Nya yang Agung, serta petunjuk kepada
hamba-hamba-Nya agar memuji-Nya dengan pujian tersebut.

Dalam Sahih Muslim, diriwayatkan dari al-‘Ala bin Abdurrahman, dari ayahnya
dari Abu Hurairah ra, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يَقُول اللَّه تَعَالَى قَسَمْت الصَّلَاةَ بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي
نِصْفَيْنِ فَنِصْفهَا لِي وَنِصْفهَا لِعَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ إِذَا
قَالَ الْعَبْد ” الْحَمْد لِلَّهِ رَبّ الْعَالَمِينَ ” قَالَ اللَّه
حَمِدَنِي عَبْدِي وَإِذَا قَالَ ” الرَّحْمَن الرَّحِيم ” قَالَ اللَّه
أَثْنَى عَلَيَّ عَبْدِي فَإِذَا قَالَ : ” مَالِك يَوْم الدِّين” قَالَ اللَّه
مَجَّدَنِي عَبْدِي وَإِذَا قَالَ ” إِيَّاكَ نَعْبُد وَإِيَّاكَ نَسْتَعِين ”
قَالَ هَذَا بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ فَإِذَا قَالَ ”
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيم صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْت عَلَيْهِمْ
غَيْر الْمَغْضُوب عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ ” قَالَ هَذَا لِعَبْدِي
وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ

“Aku telah membagi shalat menjadi dua bagian antara diri-Ku dengan hamba-Ku.
Bagi hamba-Ku apa yang di minta. Jika ia mengucapkan “segala puji bagi
Allah, Rabb semesta Alam”, maka Allah berfirman “ Hamba-Ku telah memuji-Ku”.
Dan jika ia mengucapkan “maha Pemurah lagi Maha Penyanyang” maka Allah
berfirman :”Hamba-Ku telah menyanjung-Ku”. Jika ia mengucapkan “Yang
menguasai Hari pembalasan” maka Allah berfirman “Hamba-ku telah
memuliakan-Ku”. Jika ia mengucapkan “hanya kepada Engaku kami menyembah dan
hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan” maka Allah berfirman “Inilah
bagian antara diri-Ku dan hamba-Ku. Untuk hamba-Ku apa yang dia minta. Dan
jika Ia mengucapkan “Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan
nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai, dan bukan pula jalan
mereka yang sesata, maka Allah berfirman “Ini unutk hamba-Ku dan bagi
hamba-ku pula apa yang ia minta.”

{Iyyakana’budu}didahulukan dari {wa-iyyakanasta’in}, karena ibadah
kepada-Nya merupakan tujuan, sedangkan permohonan pertolongan hanya
merupakan sarana untuk beribadah. Yang terpenting lebih didahulukan dari
pada yang sekedar penting. Jika ditanyakan : Lalu apa makna huruf (nun -
نَعْبُدُ-) pada firman Allah

{ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ}

Jika huruf (nun) itu dimaksudkan sebagai bentuk jamak, padahal orang yang
mengucapkan itu hanya satu orang, dan jika untuk pengagungan, maka yang
demikian itu tidak sesuai dengan kondisi?

Pertanyan diatas dapat dijawab : Bahwa yang dimaksudkan dengan nun
(NA’budu/Kami beribadah) itu adalah untuk memberitahukan mengenai jenis
hamba dan orang yang shalat merupakan salah satu darinya, apalagi jika
orang-orang melakukannya secara berjama’ah, atau imam dalam shalat,
memberitahukan tentang dirinya sendiri dan juga saudara-saudaranya yang
berimana tentang “ibdah” yang untuk tujuan inilah mereka diciptakan.

Tafsir Surah al-Fatihah sebelumnya :
1<http://adanipermana.co.cc/2008/11/11/tafsir-surah-al-fatihah-1/>|
2 <http://adanipermana.co.cc/2008/11/11/tafsir-surah-al-fatihah-2/> |
3<http://adanipermana.co.cc/2008/11/11/tafsir-surah-al-fatihah-3/>|
4 <http://adanipermana.co.cc/2008/11/12/tafsir-surah-al-fatihah-4/> |
5<http://adanipermana.co.cc/2008/11/14/tafsir-surah-al-fatihah-5/>|
6 <http://adanipermana.co.cc/2008/11/19/tafsir-surah-al-fatihah-6/> |
7<http://adanipermana.co.cc/2009/03/14/tafsir-surah-al-fatihah-7/>|
8 <http://adanipermana.co.cc/2009/04/12/tafsir-surah-al-fatihah-8/> |
9<http://adanipermana.co.cc/2009/04/26/tafsir-surah-al-fatihah-9/>|

Insyaallah bersambung…..

Referensi :

   - 
www.qurancomplex.com<http://www.qurancomplex.com/Quran/tafseer/Tafseer.asp?nSora=1&t=katheer&l=arb&nAya=5#1_5>
   - 
http://quran.al-islam.com<http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?nType=1&bm=&nSeg=0&l=arb&nSora=1&nAya=5&taf=KATHEER&tashkeel=0>




-- 
http://adanipermana.co.cc
http://it-database.blogspot.com

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke