Tafsir Surah al Fatihah
(11)<http://adanipermana.co.cc/2009/05/18/tafsir-surah-al-fatihah-11/>

   Posted by: adanipermana   in Tafsir
Tematik<http://adanipermana.co.cc/category/tafsir-tematik/>

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

Tunjukilah kami jalan yang lurus, (QS. 1: 6)

قِرَاءَة الْجُمْهُور بِالصَّادِ وَقُرِئَ السِّرَاط وَقُرِئَ بِالزَّايِ قَالَ
الْفَرَّاء وَهِيَ لُغَة بَنِي عُذْرَة وَبَنِي كَلْب

Jumhur Ulama membacanya dengan memakai huruf “shod” {ص}. Adapula yang
membacanya dengan huruf “syin” {س}= ( السِّرَاط), serta ada juga membacanya
dengan huruf “za” {ز}. Al-Farra’ mengatakan : Bacaaan ini merupakan bahasa
Bani ‘udzrah dan Bani Kalb.

Setelah menyampaikan pujian kepada Allah Subhana wa Ta’ala dan hanya
kepada-Nya permohonan ditjukan, maka layaklah jika hal itu diukitu dengan
permintaan. Sebagaimana firman-nya :”Setengah untuk-Ku dan setengah lainnya
unutk hamba-Ku. Dan bagi hamba-Ku apa yang ia
minta.[1]<http://adanipermana.co.cc/2009/05/18/tafsir-surah-al-fatihah-11/#_ftn1>

Yang demikian itu merupakan keadaan yang amat sempurna bagi seorang yang
mengajukaan permintaan. Pertama ia memuja rabb yang akan ia minta, kemudian
memohonkan keperluanyya sendiri dan keperluan saudara-saudaranya dari
kalangan orang-orang yang berimana, melalui ucapannya { اهْدِنَا الصِّرَاطَ
الْمُسْتَقِيمَ} (*Tunjukilah kami jalan yang lurus)*

* *Karena yan demikian itu lebih memudahkan pemberian apa yang dihajatkan
dan lebih cepat dikanulkan. Untuk itu Allah Tabaraka wa Ta’ala membimbing
kita agar senantiasa melakukannya, sebab yang demikian itu lebih sempurna.

Permohonan juga dapat diajukan dengan cara memberitahukan keadaan dan
kebutuhan orang yang mengajukan permintaan tersebut, sebagaimana yang
diucapkan Musa ‘alaihi sallam

رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

“Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau
turunkan kepadaku”. (al-Qashash : 24)

Permintaan itu bisa didahului dengan meyebut sifat-sifat siapa yang akan
diminta, seperti ucapan Dzun dan Nun (nabi Yunus ‘alaihi sallam)

لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

“Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau,
sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.” (al-Anbiyya : 87)

Kata hidayah pada ayat ini berarti bimbingan dan taufik. Terkadang kata
hidayah 
(mya’addi/transitif)[2]<http://adanipermana.co.cc/2009/05/18/tafsir-surah-al-fatihah-11/#_ftn2>dengan
sendirinya (tanpa huruf lain yang berfungsi sebagai pelengkapnya),
seperti pada firman Allah Subhaana wa Ta’ala { اهْدِنَا الصِّرَاطَ
الْمُسْتَقِيمَ}, dalam ayat ini terkandung makna berikanlah ilham kepada
kami, berikanlah taufik kepada kami, berikanlah rizki kepada kami atau
berikanlah anugerah kepada kami.

Sebagaimana yang ada pada firman Allah

وَهَدَيْنَاهُ النَّجْدَيْنِ

“Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan.” (QS al-Balad : 10) artinya
Kami telah menjelaskan kepadanya jalan kebaikan dan jalan kejahatan. Selain
itu dapat juga menjadi muta’addi dengan memakai kata “*‘ila*“, sebagaimana
firman Allah

اجْتَبَاهُ وَهَدَاهُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

“Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus. ” (an-Nahl
: 121)

Maka hidayah dalam ayat diatas ialah dengan pengertian bimbingan dan
petunjuk. Demikian juga dengan firman-Nya

وَإِنَّكَ لَتَهْدِي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Dan sesungguhnya kamu (Muhammad Shalalallahu ‘alahi wasallam) benar-benar
memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. (QS. Asy-Syura’: 52)

Terkadang kata hidayah menjadi mu’addi dengan memakai kata “li” sebagaimana
yang diucapkan oleh para penghuni surga {الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا
لِهَذَا } “”Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga)
ini” (QS: al-A’raf: 43), yakni Allah memberikan taufik kepada kami unutk
memperoleh surga ini dan Dia janjikan kami sebagai penghuninya.

Sedangkan mengenai firman Allah { الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ }, Imam Abu
ja’far bin Jariri mengatakan bahwa ahli tafsir secara keseluruhan sepakat
bahwa “Shirathal mustaqim” adalah jalan yang terang dan lurus.

Kemudian terjadi perbedaaan penafsiran dikalangan mufaasir dari kalangan
ulama salaf dan khalaf dalam menafsirkan kata shirath, meskipun pada
prinsipnya kembali kepada satu makna, yakni mengikuti Allah dan Rasul-Nya.

Jika ditanyakan : “Mengapa seorang mu’min memohon hidayah pada setiap saat,
baik pada waktu mengerjakan shalat maupun diluar shalat, padahal ia sendiri
menyandang sifat itu. Apakah yang demikian itu termasuk memperoleh sesuatu
yang sudah ada?

Jawabnya adalah tidak. Kalau bukan karena dia perlu memohon hidayah siang
dan malam hari, niscaya Allah tidak akan membimbing kearah itu, sebab
seorang hamba senantiasa membutuhkan Allah setiap saat dan situasi agar
diberikan keteguhan, kemantapan, penambahan dan kelangsungan hidayah, karena
ia tidak kuasa memberikan manfaat atau mudharat kepada dirinya sendiri
kcuali Allah menghendaki.

Oleh karena itu Allah selalu membimbingnya agar ia senantiasa memohon
kepada-Nya setiap saat dan supaya Dia memberikan pertolongan, keteguhahn dan
taufik.

Reference:

   1. 
www.qurancomplex.com<http://www.qurancomplex.com/Quran/tafseer/Tafseer.asp?nSora=1&t=katheer&l=arb&nAya=6#1_6>
   2. 
http://quran.al-islam.com<http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?nType=1&bm=&nSeg=0&l=arb&nSora=1&nAya=6&taf=KATHEER&tashkeel=0>

------------------------------

[1]<http://adanipermana.co.cc/2009/05/18/tafsir-surah-al-fatihah-11/#_ftnref1>Lihat
pembahasannya pada Tafsir Surah al-Fatihah yang ke 10

[2]<http://adanipermana.co.cc/2009/05/18/tafsir-surah-al-fatihah-11/#_ftnref2>Transitif
adalah kata kerja yang membutuhkan objek sebagi pelengkapnya,
tanpa objek, kata kerja itu kurang lengkap. Conoth (Ali membuka al-Quran
(membuka verb, dan al Qur’an adalah objeknya)

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke