Larangan
<http://alhikmah.web.id/2009/10/larangan-berbicara-ketika-buang-air-besar/>
Berbicara Ketika Buang Air Besar

 

Sumber :
http://alhikmah.web.id/2009/10/larangan-berbicara-ketika-buang-air-besar/ 

عَنْ ابْنِ عُمَرَ { أَنَّ رَجُلًا مَرَّ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَبُولُ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ }
رَوَاهُ الْجَمَاعَةُ إلَّا الْبُخَارِيَّ

Dari Ibnu Umar, bahwa seorang laki-laki lewat, sedangkan Rasulullah sedang
kencing, lalu ia memberi salam kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi
wasallam, tetapi ia tidak menjawabnya. (HR Jama’ah kecuali Bukhori, Nailut
<http://feqh.al-islam.com/Display.asp?DocID=92&MaksamID=36&ParagraphID=44&Sh
arh=0>  Authar Hadist No. 79)

 

وَعَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ : سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ يَقُولُ : { لَا يَخْرُجُ الرَّجُلَانِ يَضْرِبَانِ الْغَائِطَ
كَاشِفَيْنِ عَوْرَتَهُمَا يَتَحَدَّثَانِ فَإِنَّ اللَّهَ يَمْقُتُ عَلَى
ذَلِكَ } رَوَاهُ أَحْمَدُ وَأَبُو دَاوُد وَابْن مَاجَهْ

 

Dan dari Abi Sa’id, ia berkata, Aku mendengar Nabi Shalallahu ‘alaihi
wasallam bersabda: “Janganlah dua orang laki-laki keluar buang Air dengan
membuka auratnya sambil berbicara, karena sesungguhnya Allah murka dengan
yang demikian itu” (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah, Nailur Authar
Hadist No. 80
<http://feqh.al-islam.com/Display.asp?DocID=92&MaksamID=36&ParagraphID=44&Sh
arh=0> )

 

Penjelasan:

 

Hadist No. 1di atas dalam riwayat yang lain terdapat tambahan berikut

 

أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَبُولُ فَسَلَّمَ
عَلَيْهِ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ حَتَّى تَوَضَّأَ ثُمَّ اعْتَذَرَ إلَيْهِ
فَقَالَ : إنِّي كَرِهْتُ أَنْ أَذْكُرَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ إلَّا عَلَى
طُهْرٍ  . وَأَخْرَج هَذِهِ الرِّوَايَة النَّسَائِيّ وَابْن مَاجَهْ وَهُوَ
يَدُلُّ عَلَى كَرَاهِيَةِ ذِكْرِ اللَّهِ حَالَ قَضَاءِ الْحَاجَةِ

Telah datang kepada Nabi Shalallaahu ‘alaihi wasallam sedangkan ia sedang
buang air kecil, kepmudian laki-laki itu memberi salam kepadanya, tetapi
Nabi tidak menjawabnya hingga ia berwudhu kemudian ia menyampaikan alasan
kepadanya, dan Nabi Berkata kepadanya : “Sesungguhnya aku tidak suka meyebut
nama Allah Yang Maha Agung melainkan dalam keadaan suci”. Di riwayatkan oleh
An Nasai, Ibnu Majah dan hadist ini menjadikan dalil atas tidak disukainya
berdzikir ketika buang hajat (air besar). 

 

Menurut Imam Nawawi, yang di maksud lafazh “Tidak Suka” di sini adalah
meninggalkan yang utama, yaitu yang utama ketika menjawab salam ketika
sedang buang air besar, kemakruhan ketika menjawab salam ketika sedang buang
air, disepakati oleh ulama syafi’iyah, demikian pula dengan hukum bertasbih
dan berdzikir. Demikian juga dengan pendapat Ibnu Abbas, ‘Atho, Ma’bad al
Juhari, dan ikrimah mereka memakruhkannya, berdasarkan riwayat Ibnu Munjir.

 

Namun An Nakahi dan Ibnu Sirin tidak memakruhkannya, dan Ibnu Mundzir
sendiri berkata “Saya utamakan supaya supaya dihentikan jangan berdzikir
ketika sedang buang air, namun demikian saya tidak memutuskan hukum berdosa
bila melakukannya”.

 

Sabda Rasulullah “Janganlah dua orang laki-laki keluar buang Air..dst” ,
Ibnu Hajar berkata :

 

وَالْحَدِيث يَدُلّ عَلَى وُجُوبِ سَتْرِ الْعَوْرَةِ وَتَرْكِ الْكَلَامِ
فَإِنَّ التَّعْلِيلَ بِمَقْتِ اللَّهِ تَعَالَى يَدُلُّ عَلَى حُرْمَةِ
الْفِعْلِ

 

Artinya: Dan hadist ini sebagai dalil atas wajibnya menutup aurat dan
meninggalakan pembicaraan, karena alasan-alasan akan mendapatkan kemurkaan
Allah Ta’ala itu, menunjukan atas haramnya pekerjaan tersebut.

 

Kesimpulan :

 

Hadist-hadist tersebut diatas adalah hal-hal yang harus di hindari ketika
buang air baik kencing maupun buang air besar, yakni berbicara meskipun
menjawab salam. Dan juga jangan sampai menampakan aurat . Namun Imam Asy
Syaukani berpendapat “Apabila seseorang diberikan salam padahala ia sedang
hajatnya, hendaklah ia tangguhkan jawabannya sehingga ia berwudhu atau
tayamum, jika ia tidak takut hilang hak orang yang membeikan salam, kalau
dia takut bolehlah ia bersegera menjawabnya”

 

Download ebooknya : Viewer : MS Doc, File Size : 43 KB, klik disini
<http://www.pilarfurniture.com/download/Larangan%20Berbicara%20Ketika%20Buan
g%20Air%20Besar.doc> 

 

Wallahu’alam bishowab

 

Referensi : 

 

Nailur Authar syarah Al Muntaqo Syaikhul Ibnu Taimiyyah, oleh Imam Asy
Syaukani
<http://feqh.al-islam.com/Display.asp?DocID=92&MaksamID=36&ParagraphID=44&Sh
arh=0>  [Bab { باب
<http://feqh.al-islam.com/Display.asp?DocID=92&MaksamID=36&ParagraphID=44&Sh
arh=0>  كف المتخلي عن الكلام} No.Hadist 79 - 80]

 

Bintaro, 27 Oktober 2009

A Dani Permana

http://alhikmah.web.id

http://it-database.blogspot.com 

 



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke