Note: forwarded message attached.


Yahoo! Personals
Skip the bars and set-ups and start using Yahoo! Personals for free

---------------------------------------------------------------------------
Official Website    : www.micky-fc.com
Photos              : http://mickierzsphotos.fotopic.net
Archives            : http://www.mail-archive.com/[email protected] 
---------------------------------------------------------------------------




SPONSORED LINKS
Dosa Celebrity Aku
Tak Tuk Entertainment arts


YAHOO! GROUPS LINKS




--- Begin Message ---


Note: forwarded message attached.


Yahoo! Personals
Single? There's someone we'd like you to meet.
Lots of someones, actually. Yahoo! Personals
--- Begin Message ---

 

 


From: Veredy
Sent: Wednesday, November 30, 2005 8:34 AM
To: ananda dewi; angeline astrid karli; annisa laila khaled; boy alexander; cecilia diake suryawati; Chandra; danny prihadi; doddie pradhono; doni emri; dwi indarti; effendi; ferdy sinaga; fitri asriyanti; gandy wibisono; jackson damanik; janita sri ulina; Joshua Gunawan; jovita lia; lani khoo; nita gartika; nita mediawati; rina; Ryan Sudibyo; santoso samudra; siska ismawan; suani huang; susanti; susanto jaya; valent; Verra Cornusia; wong rina; yanti antariani; yeyen; yudhi susanto; yustinus hoo; [EMAIL PROTECTED]
Subject: FW: Be Careful:Jgn Matiin HP

 

 

 


From: Glen Tan [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, November 24, 2005 12:02 PM
To: rina waty; Sesilia Miyana; Yuliana; [EMAIL PROTECTED]; Riesa Tanudjaja; Herky
Subject: FW: Be Careful:Jgn Matiin HP

 

 

 


From: FangFang [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, October 24, 2005 4:24 PM
To: Albert; Chandra Djaja; [EMAIL PROTECTED]; Endri Wijaya; Erika Iswari; Freddy Ng; [EMAIL PROTECTED]; Glen Tan; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Lenny; Meylina Suwita; Shi Wie; santi; YULIEA HAKIM; Utami Taufik; Trisiana Gunawan; Ade Riza; 'Alexander Amzul'; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Maulis L.P; 'Mona'; [EMAIL PROTECTED]; 'Subianto'; 'Togi Panggabean'; 'Toni Saptanto'; [EMAIL PROTECTED]; 'Rita'; Suntea; Susi; 'Tina Soenarto'
Subject: FW: Be Careful:Jgn Matiin HP

 

-----Original Message-----
From: Taufik Sujianto
Sent: Thursday, October 20, 2005 7:13 PM
Subject: Be Careful:Jgn Matiin HP

Subject: Be Careful:Jgn Matiin HP


Dah mulai marak nih motif kejahatan model ini. Bbrp temen di ktr ada yg
hampir kena.

 Be careful

 Halo, ini gue Ican, gue mau share sedikit, barusan orang tua gue kena
tipu.

 Sebenernya ini bukan penipuan dengan modus baru, gue sempet baca di
Koran kompas beberapa waktu lalu. tapi sekarang kena ke keluarga gue
langsung. Hari ini, masih fresh. Orang tua gue sendiri.

 Yang gue tau penipu penipu ini nyari uang dengan membuat panik saudara,
istri, atau orang tua kita, manfaatin kepanikan mereka dengan bilang
kita kecelakaan dan semakin panik karena hp kita nggak bisa dihubungi
dan lalu minta kirim uang untuk gawat darurat ke orang tua atau keluarga
kita tersebut.

Skenario ini jalan kalo hp kita mati, hp orang orang kita yang terdekat
juga mati.

Tadi pagi pas gue dijalan ada yang nelp, ngakunya dari Polda, bilang
kalo no Hp gue udah digandain sama Bandar narkoba, dan gue harus matiin
hp gue alasanya biar mereka bisa ngelacak si Bandar. Gue iyain aja, tapi
di otak gue udah yakin ini bohong.  Karena gue inget cerita di Koran
kompas ada berapa hal yang nggak logis, lagian secara teknis ada yang
aneh.

1. Kalo gue no hp gue keduplikat sama hp Bandar narkoba, seharusnya gue
duluan yang didatengin polisi dan dicurigain sebagai Bandar.
2. Secara teknis emang mungkin no hp digandain, tapi ada syaratnya. SIM
card gue secara fisik pernah dipinjem dan diduplikat langsung. Which is
impossible ! hp gue nggak pernah kemana mana. Dan walaupun secara fisik
bisa  dicopy, nggak segampang itu buat duplikatnya. Gue tau teknologi
Smart Card. SIM card yang ada di Indonesia yang buat perusahaan
international namanya GEMPLUS, lah gue dagang Smart Card.
3. Gue inget cerita di kompas soal modus kayak gini.

Jadi hp nggak gue matiin. Dan langsung telp istri gue, ternyata hpnya
udah mati. untung setelah bersusah payah gue bisa telp ke kantornya dan
nyambung. Ternyata dia juga ditelp oleh orang yang ngakunya dari
kepolisian dengan alasan yang sama. Dan istri gue karena nggak ngerti
langsung matiin hp. Tapi setelah gue jelasin langsung dia nyalaian lagi
hpnya dan gue suruh telp ke orang tua gue, orang tua dia, adek adek
semuanya. Gue telp kerumah. Nggak ada yang angkat, langsung gue balik ke
rumah. Sampe rumah ternyata telp rumah emang dicabut sama baby sitter,
katanya disuruh orang telkom. Wah, ternyata makin jelas nih motifnya,
langsung telp rumah gue suruh nyalain lagi.

Istri gue berhasil menghubungi Ibu gue tapi sayangnya Ibu gue nggak bisa
hubungi Ayah gue, Hpnya udah mati, telp rumah nggak ada orang.

Sementara gue nelp sana sini, itu orang yang ngakunya polisi selalu telp
nggak berhenti, ada kali puluhan kali, sempet gue angkat sekali dan dia
Tanya kok nggak dimatiin. Gue bilang aja entar. Terus aja dia telp sampe
bego kali. Sayangnya nomornya di held. Ini kampretnya Indosat sama
Satelindo nih !

Gue pikir udah aman nih,  istri udah tau, keluarga udah tau, Cuma emang
ayah gue nggak bisa dihubungi.  Gue udah antisipasi, nggak taunya, itu
orang udah sempet telp ke rumah dan bilang ke ayah gue kalo gue
kecelakaan. Namanya Bapak sayang anak.

Nggak pake ngecek lagi ayah gue langsung transfer ke BCA, pertama
diminta 14 juta, tapi akhirnya karena di BCA Cuma ada 1,5 jt, segitu
yang ditransfer, alasannya buat uang emergency di rumah sakit.

Setelah transfer baru ayah gue telp ke gue dan nanya gue kecelakaan ato
nggak. Gue bilang nggak. Gue pikir aman nih, nggak taunya emang
rejekinya tuh tukang tipu, reaksi ayah gue diluar skenario, transfer
dulu baru telp ke gue untuk ngecek, bukan ngecek dulu baru mastiin
transfer. J . Bapak memang sayang anak. Reaksi gue udah bener, Cuma
sayang kalah cepet sama tuh tukang tipu. Dan sayangnya, ayah gue emang
nggak pernah mau bawa hp.. J.

Skenario yang umum, orang tua ato istri dibuat panik dengan berita
kecelakaan, dan semakin panik karena hp kita mati, padahal sebelumnya
udah diatur sedemikan rupa sama si penipu agar kita matiin hp.

Udah kejadian mau diapain, mau dikejer di BCA ? udah diambil ternyata.
Dilacak dari nomor rekening ? tau sendiri di Indonesia bikin KTP palsu
gampang kayak apa. Nggak ada gunanya.. lapor ke polisi ? ya. mikirin
sekolah anaknya aja sama bayar kontrakan mereka susah !

Jadi buat yang laen jangan sampe kena. :
1. ingetin ke istri, adek, saudara soal modus begini.
2. No HP nggak bisa diduplikat, kecuali SIM Card HP pernah dipinjem
secara fisik buat diduplikat. AMPS bisa di tap langsung, SIM Card GSM
nggak bisa, harus secara fisik. Jadi kalo ada polisi yang ngaku ada
duplikat itu berate tipu !
3. Bilang ke Orang tua, terutama buat yang orang tuanya selebritis.
4. Jangan pernah mau angkat nomor telp "Witheld". Ini emang kampret
indosat, sama Satelindo... bikin orang jahat tambah seneng aja.

Semoga jadi waspada.


Regards,
Rakhmat Ichsan



--- End Message ---

--- End Message ---

Kirim email ke