----- Forwarded Message ----
From: ezr_19841004 <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Saturday, July 12, 2008 9:09:07 AM
Subject: [sma3_2003] semoga bermanfaat bagi para wanita-wanita. ...




--- Pada Sen, 7/7/08, Leeya April <taurus_leeya@ yahoo.com:

Subject: FW: Let this true story serve as a warning (Biarlah cerita 
nyata ini menjadi peringatan)

LET THIS TRUE STORY SERVE AS A WARNING 
Biarlah cerita nyata ini menjadi peringatan 

To the men : warn your loved ones! 

Untuk para pria : peringatilah orang yang Anda kasihi ! 

To the women : remember this! 

Untuk para wanita : ingatlah akan hal ini ! 

About a month ago there was a woman standing by the Mega Mall 
entrance passing out flyers to all the women going in. The woman had 
written the flyer herself to tell about an experience she had, so 
that she might warn other women.
Sekitar satu bulan ada seorang wanita sedang berdiri di Pintu masuk 
Mega Mall dan sedang membagikan flyer kepada semua wanita yang masuk 
ke mall tersebut. Wanita tersebut telah menulis sendiri flyer 
tersebut untuk menceritakan mengenai pengalaman yang dialaminya, 
sehingga dia dapat memperingati wanita lainnya. 

The previous day, this woman had finished shopping, went out to her 
car and discovered that she had a flat. She got the jack out of the 
trunk and began to change the flat. A nice man dressed in business 
suit and carrying a briefcase walked up to her and said, 
Sehari sebelumnya, wanita ini telah selesai berbelanja, keluar 
menuju ke mobilnya dan mendapati bahwa ban mobilnya kempEs. Dia 
mengeluarkan dongkrak dari bagasi dan mulai mengganti ban yang 
kempes itu. Seorang pria yang ramah dengan pakaian bisnis dan 
membawa sebuah koper menghampiri dia dan berkata, 

'I notice you're changing a flat tire. Would you like me to take 
care of it for you?' 
'Saya perhatikan Anda sedang mengganti ban yang kempes. Maukah Anda 
membiarkan saya yang melakukannya untuk Anda?' 

The woman was grateful for his offer and accepted his help. They 
chatted amiably while the man changed the flat, and then put the 
flat tire and the jack in the trunk, shut it and dusted his hands 
off. 
Wanita tersebut sangat berterima kasih dengan tawarannya dan 
menerima pertolongannya. Mereka bercakap-cakap dengan ramah 
sementara sang pria mengganti ban kempEs tersebut, dan meletakkan 
ban kempes serta dongkrak ke dalam bagasi, menutupnya dan 
membersihkan tangannya. 

The woman thanked him profusely, and as she was about to get in her 
car, the man told her that he left his car around on the other side 
of the mall, and asked if she would mind giving him a lift to his 
car. She was a little surprised and asked him why his car was on the 
other side. He explained that he had met an old friend in the mall 
whom he hadn't seen for some time and they had a bite to eat and 
visited for a while; he got turned around in the mall and left 
through the wrong exit, and now he was running late and his car was 
clear around on the other side of the mall. 
Wanita tersebut sangat berterima kasih kepadanya, dan ketika dia 
hendak masuk ke mobilnya, pria tersebut mengatakan bahwa dia 
memarkir mobilnya di bagian lain dari mall tersebut, dan bertanya 
apakah wanita tersebut tidak keberatan untuk memberinya tumpangan 
sampai ke mobilnya.Wanita tersebut sedikit terkejut dan menanyakan 
mengapa mobil pria tersebut ada di bagian lain. Pria itu menjelaskan 
bahwa dia baru saja bertemu dengan teman lama di mall yang sudah 
lama tidak ditemuinya dan mereka baru saja makan dan bercengkerama 
sebentar; dia kemudian berjalan ke arah sebaliknya dari mall 
tersebut dan keluar melalui pintu yang salah, dan dia sekarang telat 
dan mobilnya berada di bagian lain dari mall tersebut. 

The woman hated to tell him 'no' because he had just rescued her 
from having to change her flat tire all by herself, but she felt 
uneasy. Then she remembered seeing the man put his briefcase in her 
trunk before shutting it and before he asked her for the ride to his 
car. 

Wanita tersebut merasa sungkan untuk berkata `tidak' karena dia baru 
saja menolongnya sehingga tidak perlu mengganti bannya sendirian, 
tetapi dia merasa gelisah. Kemudian dia teringat melihat pria 
tersebut menaruh kopernya ke dalam bagasinya sebelum menutupnya dan 
sebelum pria itu bertanya apakah dia bisa menumpang di mobilnya. 

She told him that she'd be happy to drive him to his car, but she 
just remembered one last thing she needed to buy. She said she would 
only be a few minutes; he could sit down in her car and wait for 
her; she would be as quick as she could be. She hurried into the 
mall, and told a security guard what had happened; the guard came 
out to her car with her, but the man had left.. 
Wanita tersebut berkata bahwa dia sangat ingin mengantar pria 
tersebut ke mobilnya, tetapi dia baru saja ingat bahwa masih ada 
yang harus dibelinya. Wanita itu berkata bahwa dia hanya akan 
sebentar; pria tersebut dapat duduk di mobilnya dan menunggunya; dia 
akan secepatnya kembali. Wanita tersebut kemudian tergesa-gesa masuk 
ke dalam mall dan memberitahu satpam apa yang telah terjadi; satpam 
tersebut mendatangi mobilnya, akan tetapi pria tersebut telah 
hilang.. 

They opened the trunk, took out his locked briefcase and took it 
down to the police station. The police opened it (ostensibly to look 
for ID so they could return it to the man). What they found was 
rope, duct tape and knives.
Mereka kemudian membuka bagasinya, mengambil koper pria tersebut 
yang masih terkunci dan membawanya ke kantor polisi. Polisi kemudian 
membukanya (tentu saja untuk mencari kartu identitasnya sehingga 
dapat mengembalikannya kepada pria tersebut). Apa yang mereka 
temukan ternyata tali, plester dan pisau. 

When the police checked her 'flat' tire, there was nothing wrong 
with it; the air had simply been let out. It was obvious what the 
man's motive was, and obvious that he had carefully thought it out 
in advance. 
Ketika polisi memeriksa bannya yang kempes, tidak ada yang salah 
dengan bannya; udaranya telah dikeluarkan dengan sengaja. Jelaslah 
motif pria tersebut, dan jelas pula bahwa dia telah merencanakannya 
dari awal. 

The woman was blessed to have escaped harm. How much worse it would 
have been had she waited in the car while the man fixed the tire, or 
if she had a baby strapped into a car seat. Or if she'd gone against 
her judgment and given him a lift. 

Wanita tersebut masih diberkati dan telah lolos dari bahaya. Betapa 
akan lebih buruk jadinya bila dia menunggu di dalam mobil sementara 
pria tersebut memperbaiki bannya, atau jika ada bayi di dalam 
mobilnya. Atau dia tidak menghiraukan kata hatinya dan memberi pria 
tersebut tumpangan. 

I'd like you to forward this to all the women you know .. 
Saya ingin Anda mem-forward hal ini ke semua wanita yang Anda 
kenal.. 

It may save a life . A candle is not dimmed by lighting another 
candle. I was going to send this to the ladies only; but guys, if 
you love your mothers, wives, sisters, daughters, etc., you may want 
to pass it on to them as well. 

Hal tersebut mungkin dapat menyelamatkan sebuah nyawa. Cahaya sebuah 
lilin tidak berkurang dengan nyalanya lilin lain. Saya sebenarnya 
ngin mengirimkannya kepada para wanita; tetapi untuk para pria, jika 
Anda mengasihi ibu, isteri, saudara perempuan, anak perempuan Anda, 
dan lainnya, Anda dapat mengirimkannya kepada mereka juga. 

Send this to any woman you know that may need to be reminded that 
the world we live in has a lot of crazies in it.... better safe than 
sorry . 
Kirimkan ini ke semua wanita yang Anda kenal yang patut diingatkan 
bahwa dunia yang kita tinggali banyak memiliki kegilaan… lebih baik 
berhati-hati daripada menyesal. 

PLEASE BE SAFE AND NOT SORRY! 

Mohon berhati-hati daripada menyesal ! 

JUST A WARNING TO ALWAYS BE ALERT AND USE YOUR HEAD!!! 
Hanya sebuah peringatan untuk selalu waspada dan menggunakan akal 
sehat Anda !!! 

Pass this along to every woman you meet. Never let your guard down. 
Sebarkan hal ini kepada setiap wanita yang Anda termui. Jangan 
pernah Anda lengah. 

SOMETIMES, THAT FEELING IN YOUR GUT IS THE VOICE OF GOD. TRUST YOUR 
INSTINCTS!! 

KADANG-KADANG, PERASAAN DI HATI ANDA ADALAH SUARA TUHAN. PERCAYA 
PADA INSTING ANDA !! 









 


      

Kirim email ke