Waalaikumsalam, Saya coba uraiken salahsatu alternatif cara ngitung biayanya, nambahin postingan temen2 yang laen.
Walaupun dizain (desain/design) itu bisa jadi melibatkan muatan seni yang kental (jadi boleh nge-charge harga ala seniman), tapi yang namanya dizain haruslah terukur; pengajuan biaya harus didasarkan atas hal yang bisa diukur. Maka dalam hal ini, dalam mengajukan harga pun jangan pake prinsip ngitung kancing atau asal ngomong, tapi hitung berdasarkan perkiraan kita akan item2 terkait kerjaan yang harus dibuat/dilakukan (deliverables). Hal yang perlu diperhatikan dalam penentuan komponen harga: 1. Harapan client. Cari tau dengan jelas apa yang client mau, lalu break-down atau perjelas lagi mengenai detailnya: 2. Fitur-fitur / elemen-elemen yang harus ada, plus lisensi dan teknologinya. Ini vital, karena menyangkut jam kerja yang akan dihabiskan, dan/atau biaya pembelian lisensi software/apps. 3. Jenis kerjaan. Apakah buat baru? Re-build? Skinning aja? Template doang? Waktu kerja untuk masing-masing jenis akan berbeda-beda. Misalnya, untuk Skinning yang harus connect dengan engine yang udah ada, maka bakalan ada bagian kerja pengenalan dan pemaduan antara skin baru dengan engine yang udah ada, sedangkan kalau template doang tentu masalah integrasi ini gak perlu dipikirin. 3. Deadline. Ngerjain satu proyek dengan bobot "x" dalam satu bulan tentu butuh usaha lebih keras daripada menyelesaikan "x" tersebut dalam waktu 6 bulan, akan sangat terkait dengan resources (dan waktu) yang perlu dicurahkan buat proyek Hmm... apa lagi ya? 4. Perkiraan tingkat kesulitan berkonsultasi dengan client. Ada client yang duduk manis dan baik, lalu actually ngerti soal dizain, tapi ada juga client yang dari awal udah treat dizainer sebagai tools, dan kurang bisa denger pendapat profesional dizainer. Sekiranya ribet, maka alokasikan waktu lebih banyak untuk bagian template building / visualisasi web / feature development / dll. yang sekiranya sesuai. Kalo dah tau clientnya doyan revisi dizain (5 - 6 kali sebelum final, itupun masih mikir2), maka jangan alokasiin waktu cuma seminggu buat dizain development, itu bunuh diri. Kalau semua elemen pekerjaannya udah bisa di-list dan break-down, baru deh di-assign ke faktor harga. Dan kalo ngambil basis pekerjaan konsultansi, maka biasanya perhitungan kerja ini dihitung berdasarkan "man-hour" atau "man-days" atau "man-month" yang dasarnya sebenarnya adalah "ongkos kerja". Btw, "mandays" = pekerjaan satu orang dalam satu hari. Contoh: A. Pembuatan Template Dizain - 10 mandays B. Pembuatan Engine - 20 mandays C. Integrasi Template & Engine - 3 mandays D. Total = 33 mandays Setelah ketemu mandays nya, maka barulah di-assign berapa biaya yang kita akan charge untuk 1 mandays itu. Untuk jenis kerjaan Dizain misalnya 300 ribu rupiah per mandays? 150 ribu rupiah per mandays? Sesuaikan dengan bobot kerja yang akan dihadapi (atau cost dari freelancer yang diperlukan). Jangan lupa juga perhitungkan semua biaya terkait semisal biaya lisensi apps, ongkos taksi, ongkos internet, entertainment?, supaya gak tekor. Dan kalo applicable, pajak. Jangan lupa di MARK UP sebesar profit yang kita inginkan. Elemen mandays ini sendiri emang cukup subyektif... seorang dizainer bisa beresin kerjaan jenis "x" dalam waktu sekian hari, sedangkan dizainer lain mungkin bisa ngerjain dalam waktu lebih cepet satu hari. Tapi ini sah-sah aja, asal si dizainer bisa ngasi alasan yang valid, dan masih dalam range yang wajar. Tinggal si client yang nawar, tapi paling nggak kitanya dah punya dasar perhitungan yang matang (plus proyeksi keuntungan). Dengan perhitungan berbasis waktu kerja ini, maka baik dizainer maupun client gak akan terjebak ke euphoria tapi belakangan ngerasa ketipu... Dapet proyek seharga tigapuluh juta rupiah, tapi butuh waktu kerja sampe tiga bulan karena item yang harus di ubah sampe 200+? Development partner yang sulit dihubungi? Client yang perlu konfirmasi ke 5 level boss? Belum tentu lebih menguntungkan daripada proyek lima jutaan tapi bisa selesai dalam waktu sebulan. Oh iya satu lagi, sebagai para tukang web profesional (jual jasa dengan imbalan duit), jangan lupa sering-sering cek harga pasaran atau standar. Jangan harap semua dizainer / developer mau buka kartu sih, tapi sering-sering aja pantau kondisi dan tanya-tanya. Kalopun nggak bisa, cari tau standar upah profesional di daerah anda itu berapa, supaya gak kejebak dibayar client sama murahnya dengan mereka mempekerjakan buruh pabrik / tukang sapu / tukang cat. Apalagi di era global ini kerja nggak harus selalu dari client satu kota / negara kan? Bukan apa-apa, daripada ribet ngurusin kode HTML/PHP/MySQL/Javascript, estetika, web standards, cross-browser safe (itupun perlu sekola dulu sekian taun, dan beli buku2 mahal), mendingan kursus tiga bulanan dan jadi tukang mebel, atau jadi tukang servis elektronik (±70 ribu per-hari kerja). Siapa lagi yang akan menghargai profesi kita kalau bukan kita sendiri? Wassalam, -bay- http://kangbayu.multiply.com --- In [email protected], "sindy" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ass. > mau tanya tarif normal bila kita bikinkan website umtuk suatu instansi > itu beraPA YACH? > tolong jawab ya ---------------------------------------------------------- Komunitas MasterWeb Indonesia http://www.master.web.id ---------------------------------------------------------- MWN, Masternya WEBHOSTING di Indonesia, Indo/USA Servers, Customer Support 24 jam http://www.masterwebnet.com ---------------------------------------------------------- WebDevelopment,Designing/Programming http://www.dlanet.com ---------------------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/milis-masterweb/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/milis-masterweb/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
