Masyarakat kita biasanya mengkonsumsi talas hanya untuk camilan.

Namun di beberapa daerah Indonesia dan di sejumlah daerah tropis, umbi talas 
ini dijadikan merupakan salah satu makanan pokok.

Umbi talas sebagai karbohidrat pengganti beras sehingga dapat dimanfaatkan 
untuk berbagai keperluan.

Salah satu daerah yang makanan pokoknya umbi talas adalah Kabupaten Sorong, 
Papua.

Talas merupakan tumbuhan yang 90% bagiannya dapat dimanfaatkan.

Bagian tanaman talas yang dapat dimakan yaitu umbi, tunas muda, dan tangkai 
daun.

Sedangkan pelepah dan daun talas dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangat, obat, 
maupun pembungkus makanan.

Bagian yang tidak dapat dimakan hanyalah akar-akar serabutnya.

Dalam talas terdapat kandungan gizi karbohidrat yang tinggi pada umbinya, dan 
juga mengandung rendah lemak, serta protein.

Kandungan protein pada daun talas lebih tinggi dari umbinya. Selain itu, dalam 
umbi talas juga mengandung vitamin, diantaranya vitamin C, vitamin E, vitamin 
B6, dan beta karoten (nutrisi setara vitamin A), serta terdapat kandungan serat 
yang cukup baik.

Talas juga mengandung beberapa unsur mineral.

Adanya berbagai macam kandungan gizi pada talas, membuatnya memiliki manfaat 
tertentu bagi kesehatan manusia.

Beberapa manfaat talas sebagai berikut.

Kandungan serat yang cukup baik dapat memperlancar kerja pencernaan.

Apabila dibuat bubur talas dapat dikonsumsi sebagai makanan bayi dengan tingkat 
alergi yang rendah dan melancarkan pencernaan.

Mengkonsumsi talas rebus tanpa tambahan apapun menjaga kolesterol darah tetap 
rendah, mencegah resiko gangguan jantung dan tekanan darah, karena setiap 
cangkir talas mengandung potasium, mangan, dan kalium yang manusia butuhkan.

Potasium berguna menjaga kerja jantung dan tekanan darah, mangan untuk 
memperlancar metabolisme protein dan lemak dalam tubuh, dan kalium baik untuk 
menjaga kesehatan jantung.

Secangkir talas mengandung vitamin C yang cukup baik untuk memperkuat 
pertahanan tubuh, vitamin B6 membantu menjaga imunitas tubuh, dan vitamin E 
menurunkan resiko terkena serangan jantung.

Kandungan beta-karoten pada talas bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, 
kulit, dan meningkatkan fertilitas.

Kebutuhan beragam mineral dapat terpenuhi dengan satu cangkir talas, karena 
mengandung magnesium, fosfat, dan tembaga yang dibutuhkan manusia setiap hari.

Hasil samping talas seperti akar rimpang yang dibuat bubur dipercaya sebagai 
obat encok, sementara cairan akar rimpang talas dapat digunakan sebagai obat 
bisul.

Sedangkan getah getah daunnya sering digunakan untuk menghentikan luka 
pendarahan dan sebagai obat untuk bengkak.

Pelepah dan tangkai daun yang dipanggang dapat dimanfaatkan untuk mengurangi 
gatal-gatal.

Pelepah daun juga diyakini mampu mengobati gigitan kalajengking.

Daun, kulit, dan ampas umbinya dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak 
(misalnya daunnya untuk pakan ikan gurame).

Lalu, talas bisa diolah menjadi kuliner apa saja…..yuk simak yang berikut ini.

Stik talas

Perkedel talas

Donat talas

Puding talas

Kue sumping talas

Jus talas

Smoothie talas

Talas Goreng

Kolak talas

https://www.griyakuliner.com/aneka-olahan-camilan-talas-kaya-nutrisi-yang-enak-dan-mudah/

February 22, 2022 at 02:43AM

Milis Griya Kuliner
https://www.griyakuliner.com

Manage

Unsubscribe from these notifications or sign in to manage your Email service.




IFTTT

        Manage on IFTTT:
        https://ifttt.com/myrecipes/personal/125562536

Reply via email to