Herdarmadhi Kuswandito Utomo wrote:
>
> PURUHITO (Pito) schrieb:
> > Mohon info, sebenarnya apa sih pengertian active speaker?
> perbedaannya, aktif speaker enggak perlu amplifier lagi...
> jadi cukup pake preamp doang.....
Ikutan ah ...diskusi soal hi-fi.. masak soal komputer terus
Istilah aktif speaker sebetulnya dipopulerkan pertengahan tahun 70-an
dan awal
80-an (saya ingat waktu masih SMP kelas 1 pernah bikin beginian)
Seperti kita ketahui setiap sistem seperti speaker dan amplifier
memiliki response
frequensi yang berbeda. Sehingga agar sistem dapat bekerja dengan baik
(noise kecil
penguatan maksimal) maka harus dijalankan untuk masukan pada frequency
yang sesuai.
Mungkin masih ingat Bode Plot dsb. Karena audio itu memiliki frequency
yang bercampur,
maka speaker (prinsipnya kan terdiri dari R, L, C) harus digunakan pada
frequency yang
berbeda. Misal tweeter dikenal untuk high-freq, midrange, woffer untuk
low freq, dan
subwoffer untuk freq rendah sekali (sub sonic) untuk memberikan effect
penekanan.
Prinsipnya sistem konvensional
audio source ---> pre amp --> power amp ---> cross over --> 3 jenis
speaker
(pasif) (dengan
response freq
yang
berbeda)
Crossover berfungsi memfilter sehingga suara menjadi Low (BAss), Mid,
dan Treble
Kelemahan dari konfigurasi ini adalah power amp harus dapat bekerja
dengan
rentang freq dari 10 Hz hingga 20 KHz ini sangat sulit sekali. (masih
ingat
pelajaran elektronika mungkin). Distorsi akan dapat mudah timbul bila
dipaksakan.
Sehingga orang mencoba memecahkan dengan model aktiv speaker
Pada sistem aktif speaker
--> audio source --> pre amp --> crossover aktif --> power amp Low -->
speaker Bass
--> power amp Mid -->
speaker Mid
--> power amp High-->
speaker treble
Crossover aktif pada dasarnya rangkaian filter aktif yang memisahkan
menjadi tiga output (HPF, LPF, dan BPF).
Keuntungan model aktif speaker ini biasanya po-amp dijadikan satu dengan
speaker (sehinnga
ini menyebabkan dikenal sebagai aktif speaker), adalah power amp bisa
optimum bekerja
untuk band freq tertentu di sampin gitu suara bisa lebih terpisah dengan
baik
Kalau yang punya telinga emas (alias telinganya minta suara bagus) bisa
membedakan suara
nyampur atau tidak
Di samping itu crossover aktif dapat memisahkan lebih baik daripada
crossover pasif
(seperti pada sistem konventional).. Sebab crossover pasif hanya terdiri
dari R, L, C
yang terpengaruh oleh temperature, dan ketelitian. Sedangkan crossover
aktif prinsipinya
menggunakan Gyrator pada filter aktif. (atau sekarang ada yang pakai
DSP).
Sub woffer sendiri ditambahkan dengan cara mengambil phase yang saling
berlawanan untuk
menaikkan efek "sub sonic"
IMW
* Gunadarma Mailing List --------------------------------------
* Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Berhenti : 'unsubscribe' ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]