Kali ini saya menuliskan pengalaman saya ngucek-ngucek notebook saya.

Kebetulan saya mendapat notebook "muntahan" yaitu Pentium 133, 32 MB Ram,
dan dengan CDROM dan berwarna.  Dan juga saya baru saja mendapat modem
US Robotics Sportster... (baru gajian...duit langsung abis).  Sayangnya
notebook ini hanya punya 1 GB Hard disk. Sebetulnya notebook ini 
milik Universitas Gunadarma.. (thanks...udah diperbolehkan memakai).

OK no problemo apa yang bisa saya perbuat dg si notebook ini.

Kebetulan udah ada Win95 di dalam notebook ini, tapi agar biar fresh saya
apus  semua. Rencananya notebook ini saya bagi 2 sama besar, 500 MB
dan 500 MB yang satu untuk Win95 dan yang satu untuk Linux.  Hanya
untuk perbandingan... seberapa pusing dan lengkap untuk instalasi
sebesar 500 MB itu..  Di samping itu kalau saya lagi di rumah, bisa
ngerjain  macem-macem dan temen yang mau dial via notebook saya
karena ingin pakai Windows bisa juga.

OK let's roll.

Pertama adalah pengumpulan source.  Kebetulan saya punya CDROM Win95
(seharga 170 DM) dan Lotus Smartsuit (49 DM) yang saya gunakan sebagai
aplikasi office (MS OFfice terlalu mahal karena diatas 200 DM jadi saya
abaikan).  Sengaja saya tidak membandingkan dg harga bajakan karena
untuk "fair play". Juga untuk program Netscape di Windows saya
dapat dari majalah seharga 7,5 DM juga. dan untuk mengetik LaTEX
saya punya CD dari buku (Scientific Workbench) seharga 80 DM.
Jadi total saya abis untuk software 170+49+7,5+80 = 306,5 DM.
                                                    ========

Untuk Linux kebetulan hari ini saya ke toko majalah dan di majalah PC
Profesionelle mereka membagikan Linux SuSE gratis, majalah ini dg
CD ROM berharga 7.5 DM (jadi untuk source Linux saya menghabiskan
7.5 DM).  (walau sebetulnya bisa gratis dg cara mendownload tapi saya
lagi pengen perhitungan harga yang nyata). Jadi total untuk
Linux saya habiskan 7,5 DM
                    ======

Anaknya Om Bill Gates diberi kesempatan pertama
===============================================

Pertama saya akan install Win95 karena katanya "lebih mudah" dan 
lebih Linux agak sulit untuk menginstall "dial up modem dan ppp account".
Sebab notebook ini akan saya gunakan untuk login ke Uni dari rumah
saya. Terus terang saya BELUM PERNAH MENGINSTALL MODEM untuk Linux.
(boleh percaya boleh tidak...he.he.he. abis pakai koneksi langsung seeeh).

Pertama saya buat disket boot yang ada driver CD ROM saya (ini sedikit
rumit, karena harus cari-cari disk boot DOS, dan driver CDROM, serta
file MSCDEX.EXE). setelah menemukan di notebook saya satunya saya
boot disket ini.  Disk ini dibutuhkan karena CDROM saya tidak bisa
memboot dari CDROM dan lagi Win95 tidak support hal ini.  Untungnya
si notebook satunya masih punya file ini.

Setelah bisa boot dan membaca CDROM barulah saya bisa menginstall Windows.
Proses instalasi tidak begitu berbeda, dan ketika mulai menambahkan modem,
koneksi dan lain-lainnya.. barulah.. timbul kesulitan. karena ternyata Add
dial up icon saya tidak nongol.. saya pikir karena era 1995 Internet
sudah umum dia akan lanngsung ada (sorry saya nggak pernah pakai Win 95)
ternyata saya harus tambahkan component dari menu Add Software. 
Dan setelah kutak-katik
sana sini dan beberapa kali boot (perubahan IP dan konfigurasi termasuk
monitor menuntut proses boot), barulah bisa dial.

Tetapi apa lacur.. walau sudah bisa dial, konfigurasi untuk PABX saya
tidak jalan (rumah saya memakai PABX jadi harus mendial 0 dulu dan
menunggu hingga line kosong).  Sehingga saya pilih pakai dial manual
dan setelah kontak baru koneksi.  Tetapi ada lagi masalah ternyata speed
koneksi tidak bisa lebih dari 14400 8-( padahal modem saya bisa sampai 
56 K.  Wah kutak-katik... akhirnya belum bisa juga, dan saya memutuskan
menginstall Lotus Smart Suite, Netscape, dan Scientific Workbench
(tiga kali ganti CD).

Jadi setelah beberapa jam berkutetan saya "berhasil" menginstall Windows
basic, dengan Lotus Smart Suite dan menghabiskan sekitar 200 DM 8-( di
space 500 MB tersebut.  Setelah memboot ulang (sudah dua kali boot nih..
saya baru bisa menginstall Netscape... 8-(  Sudah bisa dial tapi tidak
bisa memanfaatkan 56 KBps saya (ada yang punya idea...??? )

Si LINUX beraksi
================

Nah sekarang giliran si Linux saya instalasi (terus terang saya belum
punya pengalaman instalasi di Notebook, dan pakai modem ..he. he. he). 
dan agak sedikit "gentar juga.... kalau nggak bisa khan reseh.."

Saya bikin boot disk dulu (sebetulnya bisa dengan cara setup dari DOS)
tetapi saya mau coba sama-sama bikin boot disk.  Enaknya bikin boot disk
untuk Linux kita tidak usah cari-cari device driver untuk CDROM
semua bisa dipakai.  Akhirnya boot, dan pilih bahasa Indonesia, dan 
pilih sumber program CD ROM (dari majalah PC Profesionelle), dan saya
mulai mempartisi. saya letakkan Linux saya di partisi sisa dan secara
otomatis SuSE saya membuat swap sebesar 64 MB.  OK setelah itu
dia memformat dan membuat file system, dan saya melakukan memilih
option program apa saja yang diinstall.  

Saya pilih program base, termasuk apache server, sendmail, ftp,
emacs (ini wajib), pico, joe, tetex, ghostview, perl, Tcl/Tk, gcc ,
kernel source tidak saya masukkan. Xwindows dg kde saya install
dan beberapa aplikasi utama (sayang GIMP tidak muat padahal ada
di CDROM tersebut dan juga Applixware demo). Netscape belum
saya install karena belum muat.

Setelah itu tinggal saya enter dan tunggu proses instalasi, setelah
selesai, Linux meminta konfigurasi IP, name server, divais, dll.
dan create user baru dan beberapa pertanyaan, setelah itu dia boot dan
menyelesaikan proses konfigurasi (tidak perlu mengganti CDROM dan
ketika instalasi bisa saya tinggal no hassle..)

Hanya sekali boot dia sudah hidup (juga http server, ftp server dll). 
Nah sekarang pengalaman dial-mendial. (belum cerita pengalaman XWindow
dan Netscape).

saya sama sekali belum pernah memakai wvdial (program ini saya
sarankan bagi pengguna Linux yang ingin mendial).  saya ketik
man wvdial.. dan ternyata saya hanya perlu mengubah /etc/wvdial.conf

Tidak sulit cuma mengisi, nomor telfon (dan karena saya pakai PABX,
saya bisa kasih 0, (untuk delay dan koneksi ke luar)) dan saya cukup
isikan nama dan password (serta init string untuk memelankan speaker
modem saya, abis berisik nggak enak ama yang punya rumah).

OK setelah conf selesai.. saya panggil wvdial si modem langsung tulalit,
koneksi ke PABX, dan tunggu sebentar dan koneksi ke Uni dan langsung
tercipta PPP koneksi dan ketika saya lihat speednya ternyata sampai
50 KBps ... saya pikir aaah masa..

Saya buka virtual terminal dg Alt-F2 dan login, lalu telnet ke mesin
nakula saya... woooos kenceng sekali saya coba uji dengan ftp file
yang agak besar.. (1 MB) ternyata cepat.. wah ini bener-bener yahud.
Saya coba download lyx dari sitenya sebesar 2.5 MB hanya butuh waktu
sekitar 8 menit.

OK saya disconnect .. cukup untuk dial mendial.. artinya saya sukses
walau pengalaman pertama memasang modem di Linux.

Sekarang giliran perjuangan berikutnya dg X WIndows.  sebelum saya
panggil SaX saya harus tahu dulu jenis chipset di notebook saya yang
menangani graphics. saya panggil "SuperProbe" dan menunjukkan
bahwa chipset saya adalah ct65548.  

Karena ini pengalaman pertama saya nggak berani begitu saja, maka saya
download dulu dari www.xfree.org HOWTO Video Timing, dan HOWTO untuk
chips ini.  Ternyata ada beberapa option yang bisa ditambahkan.

Karena saya nggak tau XServer mana yang cocok saya pakai Xserver
paling rendah (biasanya selalu compatible)

saya panggil "sax -s vga16".

Si Sax nongol, saya pilih mouse, card ternyata si cg65548 ini bisa pakai
SVGA dengan modus ekspert saya masukkan option seperit "linear" "no_accel"
dsb (buat yang tertarik bisa saya sertakan XF86Config saya).

Dan monitor saya pilih VESA saja karena katanya paling kompatible menurut
si HOWTO.  dan saya coba.. sur.. langsung nongol xfine untuk adjust posisi
XWindows. Setelah di adjust langsung exit dan save.. sip X Windows sudah
terinstall.  Tetapi ternyata setelah quit dari XWindows ada problem yaitu
screen jadi berkedip-kedip.. Wah hati jadi deg-degan.. cepet-cepet di
shutdown...   Baca lagi HOWTO (di sini asiknya jadi makin belajar)..
ternyata kuncinya setelah baca HOWTO adalah "sering terjadi pada notebook
penyelesaiannya, switch ke tombol LCD-Monitor dan switch balik.  Saya
coba.. dan ternyata sip.... Sial.. gara-gara vendor hardware nggak ngasih
spec.. jadi orang repot.  Dasar konspirasi yang merugikan user...

Ok sekarang sudah nongol tuh XWindows.. dengan KDE ngejreng..boo..
Sudah bisa browse.. dan mulai coba browse (oh iya KDE khan udah ada
built-in browser).. tetapi rupanya sering problem kalau ada Javascript
dan Javaapplet.. akhirnya..saya keluar lagi dari XWindows..
panggil YAST dan uninstall KDE serta komponennya (saya memutuskan pakai
FVWM95 aja...), terus install Netscape... rupanya proses install dan
uninstall mudah.. tinggal pilih F10 dan go...

Setelah keluar.. saya panggil lagi startx dengan fvwm95 dan netscape sudah
siap on.... jadi di mesin saya telah ada, apache+php hm, sendmail, ftp
server, pearl, dll dan satulagi. Lyx word processor favorit saya.. bisa
untuk ngetik LinuxDoc (versi SGML), tinggal convert ke HTML, postscript
apapun juga bisa ke RTF lalu ke Word no problem.

Perbandingan yang saya peroleh dari kedua sistem ini

                        Win95           Linux

Harga                   306,5 DM        7,5 DM

Fasilitas               OS              OS (multi task-user)
                        GUI             GUI lebih dari 4 pilihan
                        Netscape        Netscape
                        Office App      Lyx     
                        Scientific      LaTEX dan konverter 
                                        Web, ftp, mail server
                                        c compiler, perl, tcl/tk
                                        
Koneksi                 14.400          50.666 KBps

Boot selama instalasi
dan konfigurasi         lebih dari 4    hanya 2 kali

OK segitu dulu.. cerita saya bermain-main dengan notebook dan Linux

IMW                     
        

===========================================================================
I Made Wiryana (0521-106 5328)            Universitas Gunadarma - Indonesia
Rechnernetze und Verteilte Systeme  http://nakula.rvs.uni-bielefeld.de/made
Universitaet Bielelfeld                                   Check my e-zine :
[EMAIL PROTECTED]    http://nakula.rvs.uni-bielefeld.de/majalah
===========================================================================









* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke